
Naomi tiba tiba masuk membawa tiga gelas minuman Ia meletakkan minuman di atas meja dan menyuguhkan kearah Abraham dan Maya sedangkan yang satunya untuk dirinya sendiri .
"Silahkan di minum Nak Bram " ucap Naomi mempersilahkan Abraham .
"Trimah kasih Bu " ucap Abrahan sambil mengangkat gelas kecil itu dan menyerupnya dengan sangat pelan .
"Gimana nich kesepakatanya ? ucap Naomi memandangi keduanya .
" Kesepakan Apa maksudnya Bu?" Ucap Maya yang tidak mengerti maksud dari Naomi .
" Hem.....Menyatukan KDJ! " ucap Naomi sambil ikut meminum kopi miliknya .
"DKJ ...?" ucap Abraham dan Maya serentak .
Noami hanya tersenyum melihat kekompakan mereka berdua .
" Iya DKJ ...duda ketemu janda he ..he ..he ! ucap Naomi sambil sengegesan .
Ucapan Naomi kembali membuat pasangan yang tidak berpacaran itu tapi mau menikah dibuatnya malu .
Dari Arah tangga Arthur melangkah mendekat keruang tamu , matanya tertujuh pada sosok pria tinggi besar sedang bercengrama dengan ibu dan neneknya .
Arthur mempercepat langkahnya setelah mengetahui Abraham sedang ada disana .
"Ayah Abraham....." ucap Arthur yang masih jarak 5 meter dari mereka beriga .
Mendengar seseoran memanggilnya Abraham membalikkan tubuhnya dan tersenyum kepada sang pemanggil .
"Kemarilah Ayah kangen ...." ucap Abraham merentangkan tanganya .
__ADS_1
Melihat Abraham merentangkan tangan Arthur ikut merentangkan tangan keduanya kini saling berpelukan erat .
"Aku rinduh ayah ...." ucap Arthur dengan mata berkaca kaca .
"Ayah juga merindukanmu " balas Abraham sambil membelai lembut rambut arthur .
Melihat hal itu Maya dan Naomi tersenyum melihat jalinan kasih Antara anak dan ayah walau tidak sedarah .
Arthur memerlukan figur seorang ayah dan Abraham merindukan seorang anak bisa dibilang mereka berdua saling melengkapi .
" hem ..Arthur sudah melupakan Ibu padahal Ibu loh yang melahirkan dan membesarkan Arthur hingga saat ini " ucap Maya yang merasa Arthur lebih memilih memeluk Abraham dari pada dirinya .
Mendengar hal itu Abraham dan Arthur melepas pelukanya mereka berdua saling memandang satu sama yang lain sambil menaikan bahu masing masing tanda tidak mengerti atas ucapan maya .
" Ibu ini cemburuan bangat masa peluk Ayah saja tidak boleh " ucap Arthur sambil melangkah diduduk di samping Maya dan memeluknya dari samping.
Melihat tingkah Arthur , Maya cuman tersenyum dan mengelus rambut anaknya itu dengan kasih sayang
" Ayah kenapa berdehem Apa ayah juga cemburu jika Arthur memeluk ibu ? ucap Arthur memandangi Abraham .
Abraham merasa sangat malu sepertinya Ia harus membuang rasa posesif yang tidak beralasan itu .
" Ah masa shi dengan Arthur saja aku harus semburu " ucap Abraham dalam hati sambil menggaruk garuk lehernya dengan tujuan menetralkan kembali rona mukanya .
Naomi hanya menggeleng geleng kepala melihat drama korea yang sedang siaran langsung dihadapanya .
"Ibu ke dapur Ah ibu takut terkena virus bucin" ucap Naomi berdiri dan melangkah kearah dapur .
"Bu hari ini Arthur mau kerja! Arthur bosan tinggal dirumah badan Arthur seakan ingin remuk bila tidak melakukan aktifitas sama sekali " ujar Arthur memecah keheningan sambil menatap ke arah Ibunya
__ADS_1
"Tapi apa kondisimu sudah membaik Nak ? ucap Maya menatapi anaknya
" Iya bu Arthur sudah pulih seperi sedia kalah coba ibu perhatikan ? ucap Arthur sambil melakukan gerakan lari di tempat melompat lompat dan menggerak gerakkan tubuhnya kiri dan kanan
Melihat kelakuan Arthur Maya dan Abrahan ketawa terpintal pintal .
" Baiklah ibu izinin asal Arthur jaga kesehatan dan pola makan teratur ya ! ucap maya .
" Oke bu siap laksanakan " ucap Arthur sembari meminta izin mengambil tasnya di bilik kamarnya .
Kini tinggal Maya dan Abraham berdua di ruang tamu tersebut .
" Dek entar malam babang hubungi ya kita video call" ucap Abraham dengan rada rada berbisik .
" Tidak bisa Bram saya pake kartu GSM beda dengan kamu punya takut ongkosnya akan mahal ! ucap Maya yang menolak halus keinginan Abraham .
" Kalau kita beda kartu GSM, itu tidak masalah bagi Babang asalkan nantinya nama Babang dan Ade ada di kartu Keluarga yang sama" ucap Abrahan cengegesan .
" Ayah Babang itu Apa ? ucap Arthur yang baru tiba di tempat itu dan mendengar sekilas Abraham menyebut kata babang .
" Ea..Anu ..........." ucap Abraham tidak tau harus berkata apa .....
" Babang itu Aki Aki yang kena puber stadium akhir " ucap Maya memotong ucapan Abraham sambil cengegesan melihan tingkah Abraham yang salah tingkah .
" Na itu maksud Ayah! ......Tegah banget si ade "ucap Abrahan sangat pelan tapi masih bisa di dengar oleh Maya
Arthur cuman mengangguk entah mengerti atau tidak ucapan Ayah dah ibunya itu .
👉 Ayo kawan kawan budayakan
__ADS_1
Like , vote , comen serta rate bintang lima
yang banyak ya .....makasih .