
Kembali suasana hening kedua kubuh antara AMANDA grup dan EVAN grup masih ngotot mempertahankan pendapat masing masing .
" Terus apa sebenarnya ke inginan TUAN EVAN dalam masalah ini ?supaya kita bisa mengambil jalan tengah , perusahan kalian sebagai pengelolah dan perusahaan kami sebagai supplier sehingga masing masing perusahaan bisa saling di untungkan" ucap Maya yang masih nada nada merayu kepada perusahaan EVEN grup .
" Akhirnya Nyonya ini mulai mengalah ha ha ha kalian pasti tidak bisa menolak permintaan dari saya " ucap Even dalalam hati sambil senyum senyum kemenangan .
Jonathan yang sedari tadi melihat tingkah dan gerak gerik Even sangat jijik dengan kelakuan CEO itu " Ingin sekali rasanya ku ketok kepala botak sibandot tua yang tak tau diri itu " ucap Jonatan dalam hati sambil mengepalkan kedua tanganya .
" Baiklah ke inginan saya sebagai pegelolah sekaligus pemegang tender . perusahaan kalian harus menurunkan 20 persen dari harga sebelumnya dan tampa menurunkan sedikitpun kualitas bahan baku perusahaan kalian " ucap Even senyum penuh kelicikan .
Maya dan rekan rekan dari AMANDA grup mulai mengangkat wajahnya dengan serentak mereka memandangi Even dengan wajah kemarahan , bisa bisanya orang itu dengan seenaknya menurunkan harga sepihak tanpa ada perundingan terlebih dahulu diantara kedua belah pihak .
pluck ....
__ADS_1
Pak rudy yang sedari tadi sudah tidak tahan dengan ucapan Evan mengebrak meja membuat orang yang berada di ruang rapat kaget dan mengalihkan pandangan mereka ke arah beliau .
" Tuan Evan yang terhormat ! Tuan boleh melakukan nego penurunan harga kepada perusahaan kami itu wajar wajar saja kami akan terima , Tapi disini ucapan Anda seakan akan mau menurunkan harga secara sepihak seolah olah perusahaan kami yang bergantung ke perusahaan kalian itu " ucap pak Rudy dengan geram kepada Evan .
Maya yang duduk di samping pak Rudy mengusap bahu beliau dan mencoba menenangkan emosinya .
" Sudah pak Rudy kita dengar saja dulu apa keinginannya " ucap maya yang mencoba meredah emosi dari Rudy , Rudy kembali diam dan mengangguk pelan .
Melihat reaksi dari Rudy , Evan hanya memasang wajah datar seolah olah tidak terjadi masalah atas ucapanya barusan .
" Baiklah TUAN Evan kami akan menurunkan 0,5 persen dari harga yang sebelumnya kami patok , tapi kalau 20 persen kami sangat tidak bisa itu sangat merugikan bagi perusahaan kami " ucap Maya sedikit mengalah .
"Apa cuman 0,5 saja Nyonya ...Ha ha ..ha itu cuman t4i t4i kuku keuntungan perusahaan kami ! pokoknya kalau kalian tidak mau kami akan membatalkan kontrak ini titik " ucap Evan yang masih dengan gaya sombongnya .
__ADS_1
" Tapi maaf TUAN Evan , Tuan tidak bisa seenaknya saja memutuskan secara sepihak
kontrak perusahaan kami dan perusahaan Tuan ! bukan cuman perusahaan kami dan Tuan akan dirugikan tapi perusahaan perusahaan lain akan merasakan dampaknya dari pembatalan kontrak ini mereka juga berperan dalam pengelolaan proyek ini bukan ? ucap Maya mulai emosi mendengar pembatalan kontrak .
" Pokoknya saya tidak mau menandatangani kontrak kalau harga bahan baku perusahaan kalian tidak kalian turunkan 20 persen dari harga patokan ! dan kalian harus tau perusahaan kami banyak proyek bukan cuman proyek kecil yang saat ini perusahaan kita kelolah bersama ! ucap Evan yang masih membanggakan perusahaanya .
" TUAN Evan kau ini terlalu sombong baiklah kalau kau bersikeras membatalkan saya akan menurutimu tapi jangan salahkan saya kalau nantinya nama EVEN grup tinggal kenangan " ucap maya mulai tersulut emosi .
" Apa maksud NYONYA " ucap Evam mulai panik .
Semua orang dalam ruangan tersebut dibuat panik oleh Maya , kata kata Maya yang tadinya lemah lembut kini mulai memperlihatkan Sifat iblisnya , mereka tau sebentar lagi perusahan EVAN grub akan mengalami nasib yang sama dengan nasib yang menimpah ARCAN grub dulu.
Catatan : tetap mampir ya di cinta anak terbuang ...masih up terus kok .
__ADS_1
👉 hay kawan kawan semangat yuck beri vote, like ,coment ,favorite ,dan rate bitang lima ..yang banyak ya supaya author tambah semangat nulisnya .....trimah kasih .