
Setelah kepergian arcan dan istrinya mega , kini suasana dalam AULA makin mencekam .
para istri pengusaha kini saling mendorong satu sama lain untuk berada di posisi terdepan.
Ketakutan kini mulai merasuki mereka dari ujung rambut sampai ujung kaki.mereka yang dari tadi memasang wajah serigalanya melihat ke maya kini berubah wajah menjadi kelinci yang setiap saat bisa di sembelih.
" kalian masih mau tinggal di sana atau tinggal kenagan " ucap jonathan yang sedari tadi melihat keringat bercucuran di tubuh dan wajah mereka .
Mendengar kata dari jonathan , tampa aba aba mereka berhamburan keluar . langkah mereka begitu cepat seakan akan tak menginjak lantai .
"hay nyonya rita yang terhormat kenapa dirimu hanya diam terpaku disana ! apa Anda juga merasakan apa yang mereka rasa "ucap maya untuk menyadarkan rita dari lamunan panjangnya .
Mendengar ucapan dari maya " rita sontak mendongakkan sedikit kepalanya , kejadian barusan membuatnya seolah oleh bagai mimpi di siang bolong , kenapa tidak maya yang dulunya gampang dia perdaya kini berbading terbalik 180 derajat , dan yang makin mengherankan lagi cuman dengan satu jari telunjuknya di bisa menghancurkan perusahan besar dalam hitungan detik.
" Hebat kau sekarang , kau bisa menghancurkan perusahan ARCAN hanya dalam hitungan detik. bahkan saya bisa dibilang penguasa di negara ini takkan perna sanggup melakukan itu !" tapi itu hanya perusahan kecil beda dengan perusahaan kami, sampai kapan pun kau tidak akan bisa menghancurkanya ha ..ha ha !" ucap rita untuk mengurangi keteganganya.
"Perusahaanmu katamu ha ha ha !?" kalian hanya pemegang saham NO 2 , bisa bisanya NYONYA rita yang terhormat mengatakan perusahaanku " miris bukan !??"ucap maya dengan rada mengejek .
" Kalau kami hanya pemegang saham NO 2 , terus yang pemegang NO 1 itu kamu ' HAH !" jangan harap , perempuan sepertimu mana mungking bisa memiliki saham sebesar itu , bahkan bermimpi saja bagimu itu takkan bisa terjadi !?" ucap rita membalas perkataan maya .
" Terus apa kau belum dengar kabar tentang Ryo anak kesayanganmu itu ?" siapa yang membuatnya lenser dari posisi CEO " sini aku kasih tau ...itu AKU nyonya " maya yang sengaja menekan kata AKU .
Setelah pemilihan CEO kala itu , Ryo segaja tidak memberi tau kepada kedua orang tuanya , ia takut pasti akan mendapatkan murkah dari mereka .
"Apa katamu perempuan tak tau malu " ucap teos yang baru keluar dari bilik sebelah .
Teos yang ingin memberikan pukulan ke arah maya tapi lagi lagi di halangi oleh jonathan .
"Tak anak tak bapak , sama sama saja ringan tangan kepada wanita " ucap jonathan sambil mendorong tubuh teos .
"shit" ucap teos tak terimah .
"Oh Tuan Teos yang terhormat apa kata anda tadi ?"
__ADS_1
perempuan tak tau malu , Anda tak punya cermin?" siapa diantara saya atau Anda yang tak tau malu ?"
sini saya ingatkan lagi anda itu cuman numpang di keluarga AMANDA , Anda hanya pengangguran yang menghambur hambur kan kekayaan keluarga ini dengan cara poya poya , Na anda nilai sendiri aku atau anda yang tau malu " balas maya dengan geram.
Mendengar hal itu teos hanya mematung , wajahnyah kini merah merona bukan karna jatuh cinta tapi entahlah antara marah atau malu .
mendengar perkataan maya yang menghina tersayangnya rita kini mulai angkat bicara mungkin karna ada teos disampingnya jadi keberaniannya mulai kembali .
" Kau benar perempuan gila !" apa sebenarnya tujuanmu datang ke kediaman kami ?" ucap maya dengan nada ketus .
" itu pertanyaan yang sedari tadi saya tunggu Nyonya rita. ingatkan janji saya 20 tahun silam , kalau suatu hari nanti saya akan datang membalas apa yang kalian lakukan di malam itu ."ucap maya sambil memandangi mereka berdua.
Teos dan rita mulai mengingat kejadian 20 tahun sialam di mana mereka menyiksa maya dengan memukulnya , menjambak , menampar ,menendang serta mengusirnya di malam hari buta.
" Ingat kah !?" kata maya membubarkan lamunan mereka berdua .
"secretaris Jo bagikan kedua orang itu kertas ya kemarin aku kasih " ucap maya
"baik NYONYA " balas jo sambil membuka tas yang sedari tadi di tentengnya dan mengeluarkan dua bua kertas putih yang memiliki ketikan yang sama .
Spresi muka mereka sekarang beruba dari putih menjadi pucat pasih.
"Hah ...Apa !?" ucap teos dan rita secara bersamaan membut Jo yang sedari tadi di dekatnya menjadi kaget bukan main .
"Santai aja dong " ucap Jo mengelus dada dan mengucak ngucak telinganya.
"50 % harta dari AMANDA GRUP , BUTIQ , SWALAYAN dan perusahaan kecil lainya menjadi milimu!? ucap rita yang yang shock melihat apa yang tertera di kertas itu .
" Belum hanya itu di bawah kertas itu MENSION ini juga jadi milikku seutuhnya , jadi hentikan mulai dari sekarang mengatakan kalau MENSION ini adalah milik keluarga anda lagi nyonya rita yang terhormat " ucap maya menekan kata MENSION.
"Sialan " nenek sialan itu memberikan sebagian besar hartanya kepada orang lain" ucap teos yang tidak terimah semua itu .
" TUAN teos ,tuan teos terus nenek AMANDA harus memberikan pada anda yang jelas jelas dari dulu tidak perna menganggap anda , beliau hanya menganggap anda benalu yang subur tumbuh di keluarga AMANDA !.ucap maya rada mengejek .
__ADS_1
" Diam kau perempuan hina " balas teos .
Maya tidak mengubris lagi ucapan teos, maya hanya tersenyum getir mendengarkan teos berceloteh .
" Na sekarang kalia berdua paham apa maksud saya datang ke mari bukan !?" ucap maya sambil menyilang kedua tangan di depan dada .
"kalau kami tidak mau , kau mau apa ?" ucap rita yang tidak mau mengikuti kata maya .
" Baiklah kalau begitu mau nyonya rita !?" ucap maya sambil memandang keluar AULA " kemana sih kok lama banget " ucapnya maya dalam hati .
Akhirnya apa yang di tunggunya datang juga sebuah mobil mini cup bertirai merah muda melaju kencang masuk kehalan MENSION tersebut , dari arah kemudi keluar wanita berumur memakai kacamata hitam berdiri di samping mobil tersebut .
"Nyonya lihat mobil itu " maya menunjuk kearah mobil mini cup.
" jelas aku lihat kau kira mataku buta !" ucap rita dengan rada rada marah .
"Maaf, " nyonya tak buta mata tapi buta hati ..he he he " ucap maya sambil tersenyum lebar .
"KAU....." balas rita tak terimah ucapan maya .
" Baiklah kalian lihat pertunjukan selanjutnya " maya menunjuk kearah wanita berkacamata hitam itu , kini jarinya di lurus kemudian di gerak gerakkan keatas memberi aba aba.
Melihat aba aba dari maya wanita yang sedari tadi berdiri di sampin mobil , menarik tirai yang menutupi box jaring jaring mobil mini cup itu.
Gonggongan anjing dari luar pun terdengar sangat riuh di dalam AULA.
Melihat itu Jo menepuk jidatnya , apa yang di lihatnya di atas mobil mini cup sangat berbanding terbalik dengan prediksinya .
"Bisa bisanya NYONYA naomi membawakan nyonya rita dan tuan teos anjing kampung , seingat saya nyonya maya menyuruhnya membawa BULL DOG , HERDER untuk menakuti mereka berdua , tapi sungguh terlalu nenek nenek itu cie cie cie " Jo yang menggeleng gelengkan kepalanya.
👉 ***hay silessurang ogiku dan kawan kawan seluruh nusantara sudah up nich ..gak gantung lagi kan ...author sudah menulis kata lebih dari 1000 , jadi like , coment , dan rite bintang limanya di perbanyak juga ya ..trimah kasih 👈
Cacatan bila ada judul yang doubel bukan niat author ya ..mungkin masalah jaringan atau aplikasi masih sedikit masalah .
__ADS_1
@bersambung***@.