
Siang hari itu tidak secerah hari kemarin mendung yang menyelimuti matahari dan hujan mulai turun membasahi bumi .
Naomi sedari tadi hanya memperhatikan gerak gerik Maya yang tidak beraturan kadang ke kiri kekanan sesekali memaju mundurkan langkahnya .
Maya berjalan mondar mandir di depan kamar miliknya sesekali Ia mengerutuh sendiri membuat Naomi tidak tahan untuk menegurnya .
" Maya kau kayak penumpang yang ketinggalan pesawat saja ! sudah kekiri ke kanan lagi , maju mundur Apa kamu tidak capek Apa?" ucap Naomi yang tak tahan melihat tingkah maya .
Mendengar ucapan Naomi sontak Maya menghentikan gerakanya , meremas remas jarinya dan menggigit bibir bagian bawahnya .
"Astaga kenapa harus sampai segugup ini shi ,! " ucapnya dalam hati sembari terus meremas remas jarinya .
" Ayo kemari temani ibu ngobrol " ucap Naomi yang duduk di sofa ruang tamu .
Mendengar Naomi memanggilnya, Maya langsung melangkah mendekatinya.
" Ayo duduk sini coba ceritaain ke ibu apa masalahmu sehingga bisa segelisah ini ?" ucap Naomi sambil menepuk nepuk punggung sofa menyuruh maya untuk duduk di dekatnya .
" Baik bu " ucap maya sembari mendudukkan dirinya di samping Naomi .
" Na ceritakan sekarang apa masalahmu ? ucap Naomi memandang tajam ke arah maya .
Lama maya berpikir kemudian .
" A...braham mau berkunjung! " ucap Maya terbata bata.
Seketika mata Naomi melotot dahinya mengkerut dan pecalah sudah tawa dari wanita paruh baya itu .
" Ha ha ha dengan Abraham kamu takut sedangkan Arcan dan Evan kau makan mentah mentah dan bukankah Abraham juga sudah tidak terhitung berapa kali dia sudah datang kemari ! ucap Naomi sambil menggeleng gelengkan kepalanya diikuti tawa kecilnya .
" Bukan seperti itu bu maksuknya ! Aku cuma risau kalau Abraham mengutarakan niatnya lagi " ucap Maya memalingkan wajahnya ketempat lain .
"Niat Apa Maksudnya ?" ucap Naomi balik
" Ibu ini ! Apa lagi kalau bukan ingin melamar Maya dan ibu tau sendirikan Maya masih troma dengan pernikahan dengan Ryo dulu di tambah lagi rayuan rayuan Abraham itu kayak ABG baru jatuh cinta " ucap maya sembari menutup wajahnya karna malu .
__ADS_1
" Ah kau ini ! ya nikmati Aja kan kamu juga sejak lahir sampai umur kepala tiga belum perna juga pacarankan sama halnya dengan ibu he he he ! ucap Naomi sembari senyum .
Tidak lama kemudian pintu rumah di ketok , Maya dan Noamo berbalik kearah datangnya suara .
" Sudah sana bukain calon suami kamu tu Abraham ! ucap Naomi tersenyum geli kepada Maya .
Mendengar Naomi menjailinya sontak Maya memukul Naomi pake bantal sofa dan berdiri dan melangkah kearah pintu Naomi cuma terkekeh melihat tingkah Maya yang malu malu gitu .
Maya membuka pintu benar adanya Abraham sudah berdiri tegap di depan sana dengan baju sedikit basah terkena air hujan .
" Masuk Bram ! kenapa baju kamu basah seperti ini " ucap Maya sambil menepuk nepuk baju Abraham untuk mehilangkan air yang melekat di baju Abraham .
Melihat perbuatan Maya begitu perhatian Abraham tersenyum tipis dan membiarkan Maya tetap melakukanya .
" Ciee begitu perhatianya pada calon suami " ucap Naomi yang sedari tadi berdiri di belakang maya .
Mendengarucapan Naomi sontak Abraham dan Maya mendongak dan memandang kearah Naomi yang sudah sedaritadi memasang senyumanya , Mereka berdua merasa malu Terlebih lebih dengan Maya Ia terdiam memaku sesekali menundukkan kepalanya ke arah lantai .
" Ayo masuk Bram " ucap Naomi mengajak Abraham masuk diiringi anggukan kepala dari Abraham.
Setelah mereka bertiga berada dalam ruangan tamu , Maya berdiri dan minta izin untuk mengambil minuman buat Abraham .
Belum juga melangkah Naomi sudah mencegahnya .
" Gak usah biar ibu saja ! kamu ambilin Abraham handuk kasihan dia sangat kedinginan ! ucap Naomi sambil beranjak kearah dapur .
Maya kembali dari dalam bilik kamarnya dengan membawah tuala .
" Bram ini Ambillah " ucap Maya sambil memberikan handuk miliknya .
" Trimah kasih sangyangku " ucap Abraham sambil mengambil handuk dari tangan Maya dan melap sekujur tubuhnya yang basah .
Mendengar perkataan Abraham Maya hanya geli geli sendiri dan mendudukkan tubuhnya kembali diatas sofa .
" Arthur mana kok dari tadi Babang tidak melihatnya ? ucap Abraham yang masih Asyik melap tubuhnya .
__ADS_1
" Ide e...kalau bahasa bugis tu babang artinya pintu Apa Bram mau saya panggil pintu ! ucap Maya terkekeh dengan ucapan Abraham .
" Tidak Apa apa babang kan pintu hati untuk ade Maya ! balas Abraham tidak mau kalah .
Maya kalah telak Abraham pasti tidak akan kehabisan akal untuk menggodanya .
" Anak saya lagi tidur dia masih dalam pemulihan setelah peristiwa itu " ucap maya
" Anak kita dek ..Anak kau dan babang " ucap Abraham menatapi maya sambil meletakkan tuala diatas kepala sofa .
Maya pasrah saja tidak akan dia menang kalau melawan Abraham berdebat .
" Bagai mana kemarin rapatnya di kantor Apa ade berhasil membasmi orang orang sombong seperti Evan itu ? ucap Abraham menatapi maya .
Maya mulai panik ia tau maksud dari ucapan Abraham itu .
" Iya semua karena campur tanganMu Bram kalau tidak ada Kamu entahlah apa yang akan terjadi " ucap maya lagi .
" Kau ..ini ! sudah ku katakan kepada ade mintalah satu akan ku beri dua kau meminta dua akan ku beri tiga , Asal jangan Ade memintaku untuk mengunci hatiku untuk tidak mencintaimu karna itu babang tidak akan perna sanggup " ucap Abraham tegas dan memandang tajam kearah maya .
Mendengar ucapan Abraham rasanya Maya ingin sekali memukul mukulkan kepala Abraham kearah tembok agar dia cepat pingsan dan melupakan ucapannya barusan .
" Dan ade masih ingat syarat kemarin bukan"
ucap Abraham menatap lekat ke arah maya
Maya cuman mengangguk pasrah dengan ucapan Abraham .
"Baiklah kalau ade sudah mengerti satu bulan lagi.
kita akan menikah maka itu persiapkan dirimu
babang sudah tidak tahan lagi ingin memangsamu " ucap Abraham sambil terkekeh kekeh melihat perubahan wajah Maya yang putih menjadi merah delima .
" tapi ...." ucap maya gantung karna di potong langsung oleh Abraham .
__ADS_1
" Babang tidak mau ada penolakan lagi darimu sayangku " ucap Abraham menahan ucapan maya .
👉hay guys maaf lambat up karna akhir akhirini Authornya lagi sibuk....Babnya sudah Babang panjangin ya ...sekarang kawan kawsn sebangsa dan setanah air panjangin juga ya like ,vote , koment dan rite bintang limanya ..upss jangan lupa mampir .Di cinta anak terlarang ......makasih .