Duri Dalam Keluarga

Duri Dalam Keluarga
Liburan Keluarga Bude


__ADS_3

Dan benar saja ibu dengan mudahnya menyerahkan uang sepuluh juta tersebut pada bude, bude yang menerima uang tersebut tak kuasa menyembunyikan wajahnya yang bahagia. Senyumnya merekah dengan sempurna.


“Ya sudah biar aku bawa saja, nanti kalau kiranya sudah cukup untuk benerin genting aku kembalikan kembali, sekarang pulanglah tak perlu membuat sarapan untuk kami, hari ini kami akan berlibur. Ucap bude seraya meninggalkan ibu yang masih duduk di ruang tamu rumahnya.


“Ya sudah Mar, pulang saja dulu kami mau siap-siap dulu”.


Mendengar perintah pakde dan bude tersebut ibu lekas menuruti perintah mereka dan berlalu pulang ke rumahnya.


Ibu sudah berharap banyak dengan uang tersebut akan lekas dapat memperbaiki rumahnya, namun sayang harapannya sedikit harus di tahan karena nyatanya ang tersebut masih sangat jah dari cukup untuk hanya sekedar membenahi genting.


Sementara itu di rumahnya bude sedang sibuk mempersiapkan diri beserta keluarga untuk liburan. Liburan dadakan setelah mendapat rezeki nomplok pagi itu, entah mengapa otak bude begitu encer dalam berfikir jadi ketika menerima uang maka akan bersiap untuk pergi berlibur.


Keluarga bude dan pakde akan berlibur di Batu Malang, mereka satu, merencanakan untuk mengunjungi jatim park satu, dua dan tiga. Tak tanggung-tanggung mereka membawa semua keluarga anak-anaknya termasuk mas Udin. Pakde dan bude memilih untuk menyewa mobil untuk menemani perjalanan mereka.


Tak membutuhkan waktu yang lama dalam hitungan beberapa jam saja semua persiapan sudah rampung dilakukan, dan beberapa menit kemudian mobil yang mereka rental sudah memasuki pekarangan rumah mereka.


“Lo mas Udin, mau ke mana? Kok bawa mobil segala?”. Sapa ibu yang kebetulan baru saja pulang dari belanja dan melihat ada mobil melewati rumahnya.


“Itu bulek mau jalan-jalan sebentar, nyenengin ibu dan bapak”. Jawab mas Udin dan lekas masuk ke dalam rumahnya.


Ibu masih diam di situ enggan untuk masuk.


Beberapa menit kemudian keluarlah bude, pakde beserta rombongan dengan membawa beberapa tas yang besar dan beraneka macam makanan.


“Lo mbak mau ke mana kok bawa barang-barang banyak sekali?”. Ibu tak bisa menahan keinginan tahannya untuk tak bertanya pada bude yang terlihat kesulitan menenteng tas besar. Sepertinya berisi baju-baju.


“Mau jalan-jalan lah Mar, ini Udin habis gajian ngajak keluarganya jalan-jalan kepingin nyenengin keluarganya katanya”.

__ADS_1


“Maaf ya gak bisa ajak kamu, mobilnya gak muat lagian nanti siapa yang jaga mbah di rumah”. Jawab bude dengan memasukan beberapa barang bawaannya ke dalam mobil.


Terlihat dua anaknya yang masih kecil tertawa bergembira karena akan berangkat liburan, sementara mas Udin sudah berada di jok kemudian dan pakde berada di sebelahnya.


“Oh ya Mar kami akan menginap beberapa hari di sana, jadi kamu tak usah masak untuk kami, nanti jika sudah ma pulang aku kabari ya”. Bude lekas masuk ke dalam mobil dan menutup pintu mobilnya.


Sementara mas Udin lekas menyalakan mesinnya, mas Udin tak langsung menancap gas, sengaja berlama-lama memanasi mobilnya agar tetangga sekitar rumah tahu jika mereka akan berangkat liburan.


“Mar kapan-kapan minta ajak Tari liburan, dia kan sekretaris masak gak bisa bawa ibunya liburan”. Bude kembali berbicara dengan nada mencibir.


“Iya mbak, nanti-nanti kalau Tari sudah tidak repot dan Mbak sudah pulang biar gantian yang jagain mbah”. Jawab ibu dengan tersenyum.


“Eh enak saja, kalian mau liburan terus aku suruh jagain mbah, ya kalau kalian mau liburan silahkan sewa oranglah buat jagain mbah”.


Pakde hanya diam saja tak memberikan jawaban. Sementara ibu sedikit menari nafas dalam.


“Hati-hati mbak”. Jawab ibu dengan tulus mendoakan keselamatan saudaranya yang hendak berlibur.


Mobil berlalu meninggalkan pekarangan rumah, sementara ibu kembali masuk ke dalam rumah bersiap-siap untuk memasak.


***


Malang.


Sesampainya di Malang bude beserta keluarga langsung mencari tempat penginapan, tak tanggung-tanggung bude memilih hotel bintang lima Golden Tulip Resort untuk tempat mereka bermalam nanti. Sesampainya di lobi hotel bude lekas memesan kamar untuk keluarga kali ini bude memilih untuk memesan dua kamar. Satu untuknya dan pakde dan satu lagi untuk ketiga anak-anaknya. Bude memilih Deluxe room untuk tempat beristirahat mereka. Tak lupa bude juga memesan untuk breakfast sekalian.


Sesampainya di kamar mereka bude lekas mengambil ponsel dalam tasnya. Bude mengabadikan dirinya saat pertama kali memasuki rungan kamar hotel tersebut. Bude memilih kamar bersebelahan dengan anak-anak mereka agar lebih mudah dalam mengaturnya.

__ADS_1


“Assalamualaikum Golden Tulip Resort”, dengan memulai vidio tersebut bude membuka pintu dan menunjukan isi dalam kamar tersebut. Tak lupa bude pun menunjukan senyum termanisnya di depan kamera ponselnya.


Beberapa menit kemudian bude lekas mengunggah vidio tersebut ke dalam status Wa nya.


“Liburan tipis-tipis”. Begitulah caption nya.


Setelah itu bude dan keluarga lekas berkemas merapikan barang bawaannya dan bersiap-siap untuk jalan-jalan. Kali ini tujuan jalan-jalan mereka yang pertama adalah jatim park dua. Krena dua anaknya yang masih kecil ingin melihat aneka satwa. Tanpa pikir panjang keluarga tersebut lekas menuju lokasi.


Sesampainya di lokasi mereka lekas berjalan-jalan menikmati pemandangan indah yang memanjakan mata. Tak lupa bude mendokumentasikan kegiatan mereka hampir di setiap sudut Jatim park. Ya hampir di setiap melewati satu binatang bude akan berfoto terlebih dahulu.


Tak lupa hasil foto tersebut akan di bagikan langsung ke sosial medianya.


Seperti saat ini bude sedang meminta mas Udin untuk di foto, kali ini bude berpose di depan kandang monyet. Tak lupa dengan menunjukan senyum termanis yang dia punya.


Lelah berkeliling melihat aneka satwa, rombongan tersebut keluar dari area lokasi tempat wisata. Bude mengajak keluarganya untuk menikmati makan bersama.


Ya bude dan keluarga benar-benar menikmati liburannya, kali ini mereka singgah di salah sat resto terkenal yang ada di kota Malang tersebut. Bude memilih beraneka macam menu masakan, seperti ayam panggang utuh, iga bakar, gurami asam manis, aneka lalapan lengkap dengan sambalnya, tak lupa beberapa tumis dan tahu tempe untuk memeriahkan meja makan mereka.


Kelima anggota keluarga tersebut makan dengan begitu lahapnya, tak lupa sebelum acara makan di mulai bude kembali mengabadikan moment foto makanan yang terhidang di atas meja tersebut.


“Alhamdulilah, makan seadanya”. Begitulah kira-kira caption bude Murni dan lekas membagikan pada semua akun media sosialnya.


Tak lupa bude juga memotret kebersamaan keluarganya yang lengkap dengan menikmati hidangan yang tersaji di atas meja makan mereka. Dengan gaya kompak mengangkat jempol mereka.


Sementara itu di rumah ibu yang membuka story Wa bude langsung tersenyum.


“Masya Allah enak ya mereka bisa liburan, Udin baik banget bisa nyenengin oran tuanya, beda dengan Tari untuk benerin genting saja harus menunggu waktu yang lama”. Ucap ibu dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2