Gadis Manis Penakluk Hati Tuan Kejam.

Gadis Manis Penakluk Hati Tuan Kejam.
Bab 106


__ADS_3

Kejadian dua tahun yang lalu, di mana Argani terbaring lemah setelah operasi


Adnan datang menemui salah satu dokter yang menangani Argani pada saat ini.


"Dok, apakah anda bisa membantu saya? " tanya Adnan dengan nada bicara sedikit terbata.


"Maksudnya? membantu hal apa? saya sudah melakukan yang terbaik untuk adik anda, mungkin sebentar lagi akan siuman. Jika itu terjadi berarti sudah melewati masa kritis nya" jawab dokter tersebut.


"Bukan itu maksudnya! "


"Lantas apa? "


"Apakah ada obat bius yang bertahan cukup lama? sehingga orang mengira bahwa pasien telah meninggal dunia" tanya Adnan.


"Kenapa bertanya seperti itu? memangnya untuk siapa? obat tersebut tidak bisa di berikan terhadap sembarangan pasien, bisa di berikan hanya untuk pasien tertentu"


"Saya mohon bantulah saya, jika Argani kembali sadar dan hidup seperti biasanya maka anak dan istrinya yang menjadi korban keegoisan Papanya sendiri, sudah cukup dia yang menjadi korban. Saya tidak ingin mereka berdua celaka" Adnan menjelaskan tujuan nya.


"Resikonya yang terlalu besar, jika obat tersebut di berikan terus-terusan dalam waktu yang cukup lama, ini bisa mengakibatkan daya ingatnya hilang sebagian. Bahkan bisa juga permanen, apakah masih tetap ingin melakukan itu? " tanya dokter.


"Saya ingin melakukan nya, akan tetapi dokter harus memberikan keterangan palsu yang menyatakan bahwa Argani telah meninggal" kata Adnan.


"Kalau harus memalsukan kematian, saya tidak bisa! saya bisa di pidana karena memberikan keterangan palsu"


"Anda bekerja di rumah sakit ini mencari uang bukan? jadi setelah memberikan keterangan itu. Anda berhenti bekerja di rumah sakit ini dan jadilah dokter pribadi kamu, lalu ikut ke kota b. Kita pindah ke sana, akan tetapi anda terlebih dahulu yang membawa Argani ke sana! Nanti semuanya sudah saya siapkan di sana, sebelum itu saya membereskan semua pekerjaan yang ada di kota ini. Anda tahu kan berapa banyak kekayaan yang di miliki keluarga Malik? jadi anda bisa memilih aset mana yang di inginkan! bahkan itu jauh lebih menguntungkan daripada hanya bekerja di rumah sakit ini"


"Tapi, Tuan"

__ADS_1


"Lakukan apa yang ku minta, jika karier mu mau selamat. Saya akan melindungi kamu dan keluarga! " ancam Adnan.


Dokter pun dilema, apakah ia harus melakukan yang di minta oleh Adnan atau harus berpegang teguh pada sumpah dokter nya. Tapi jika ia tidak menuruti apa yang menjadi kemauan Adnan pun pasti akan hancur karier nya.


"Kapan harus di lakukan nya? " tanya dokter tersebut.


"Biarkan dia sadar terlebih dahulu, dan setelah itu kamu mulai berakhir lalu di sana mulai melanjutkan rencana kita. Dan semuanya sudah saya siapkan tentang mengeluarkan Argani dari rumah sakit ini tanpa ada yang curiga sedikit pun, nanti ada orang yang menukar peti yang berisi Argani dengan yang kosong. Nanti ada orang yang akan mengandung mu ke tempat yang sudah di sediakan termasuk juga alat kesehatan di sana sudah lengkap, kamu jaga baik-baik Argani di sana"


"Tapi itu sangat sulit sekali, banyak kamera pengalaman terpasang di mana-mana"


"Nggak ada yang sulit, serahkan semuanya padaku. Kamu cukup ikuti instruksi dari ku dan katakan Iya" kata Adnan sambil menatap tajam dokter yang sedang duduk di hadapan nya.


Dalam hati yang paling dalam, dokter itu tidak ingin melakukan ini semua. Akan tetapi ia juga sangat sayang terhadap karir dan masa depan keluarga nya. Jika tidak menuruti apa yang di minta oleh Adnan, sudah pasti bukan hanya karir tapi hidupnya pun akan berakhir. Bagaimana dengan keluarga nya nanti, dokter itu diam sejenak hanya untuk menetralkan perasaan dan langkah apa yang harus di ambil. Apakah harus menerima tawaran dari orang yang bisa mengendalikan kehidupan orang lain, termasuk juga kematian bagi mereka itu sangat mudah dan nyawa pun tidak ada harganya nya bagi mereka.


Setelah cukup lama terdiam, akhirnya dokter pun menyetujui apa yang menjadi permintaan nya.


Adnan pun keluar dari ruangan dokter setelah mendapatkan kesepakatan untuk melakukan hal itu, ia pergi menemui sang Papa yang masih duduk di depan ruangan di mana Argani di rawat. Mereka sedang menunggu kabar baik dari pihak dokter yang menangani Argani, semua orang terlihat sangat khawatir dengan kesehatan Argani pada saat ini.


Setelah beberapa saat Argani pun tersadar walaupun hanya sebentar, dan ternyata itu sudah bagian dari rencana yang sudah tersusun. Dan kabar meninggal nya Argani pun sudah menyebar ke mana-mana, hingga Tuan Malik pun merasa terpukul dengan keadaan ini. Ia merasa bersalah, bahwa kematian Argani di akibat kan oleh dirinya.


Di saat orang lain merasakan kesedihan akibat Argani meninggal, ada seseorang yang sedang menjalankan rencana untuk sebuah tujuan. Niatnya ini untuk kebaikan Farwa dan bayi yang di kandung nya, bahkan kali ini Adnan menjadi manusia paling kejam yaitu memisahkan seorang istri dari suaminya. Bahkan keadaan Farwa sedang hamil pun tidak menjadi pertimbangan bagi Adnan, tempat yang sudah di sediakan sudah siap di tempati dokter yang bekerjasama dengan Adnan pun sudah melancarkan rencana mereka.


Di saat peti yang berisi raga Argani di ganti dengan yang kosong, lalu mereka membawa Argani ke tempat yang sudah di siapkan oleh Adnan.


Perjalanan yang mereka tempuh juga membutuhkan waktu yang sangat lama, sehingga kondiri Argani yang masih lemah dan di bawah pengaruh obat bius dengan dosis tinggi.


Setelah cukup lama mereka menempuh perjalanan, akhirnya sampai di tempat yang di tuju.

__ADS_1


Memang benar tempat tersebut sudah di sulap seperti ruangan yang berada di rumah sakit dengan Fasilitas yang sangat lengkap, orang-orang tersebut meninggal Argani dan dokter di tempat itu. Sebab Adnan juga belum bisa datang ke tempat ini, hanya ada dua orang yang mengawasi dokter dan Argani.


Seperti berada di dalam penjara tuan Mafia, itu yang di rasakan dokter pada saat ini. Akan tetapi apalah daya hanya ini yang bisa ia lakukan untuk kebaikan keluarga nya.


Satu bulan telah berlalu, kabar meninggal nya Argani juga sudah mereda sedangkan Tuan Malik juga meninggal karena bunuh diri.


Adnan pun membiarkan sang Papa untuk memberikan setengah harta yang di milikinya untuk Farwa, dan hal ini yang membuat starla tidak terima dan memutuskan untuk menggugat Adnan dan pengadilan pun mengabulkan permohonan starla.


Adnan yang merasa bersalah terhadap sang Papa, akhirnya memutuskan untuk menghilang dari kehidupan sebelum nya dan menyamar dengan penampilan yang tidak bisa di kenali oleh orang-orang yang pernah berhubungan dengan mereka di masa lalu.


Ia memulai bisnis baru di kota B di bidang yang sama yang di kuasai nya, ia juga mempercayakan semua aset yang di miliki terhadap pengacara nya, begitu juga dengan hak nya Farwa masih berada di pengacara tersebut dan surat-surat penting nya.


Ia memulai hidup baru di kota baru bersama orang-orang baru, Argani juga selama satu tahun terus-terusan di kasih obat yang memang selama berbulan-bulan tidak sadarkan diri karena terus di kasih obat bius, hingga akhir nya dokter itu berbicara terhadap Adnan agar menghentikan pemberian obat bius namun di ganti dengan obat lain yang bisa menurunkan daya ingat nya. Hingga akhirnya Adnan pun menyetujui, apa yang di sarankan oleh dokter itu.


Setelah Argani sadar, dan tidak mengingat apapun. Adnan meminta Argani untuk melakukan sesuatu yaitu dengan menggunakan rambut palu dan gigi palsu untuk menghindari orang jahat, itu alasan yang di berikan oleh Adnan terhadap sang Adik.


Argani yang tidak mengingat apapun, ia hanya menuruti apa yang di perintah oleh sang kakak. Setelah merasa dirinya sehat dan mampu untuk melakukan pekerjaan, akhirnya Argani memutuskan untuk membuka warung sembako dan membeli sayuran hasil panen warga sekitar.


Dengan basics nya sebagai pengusaha, walaupun ia tidak ingat akan tetapi seperti air mengalir datang dengan sendirinya. Akhirnya toko sembako dan usaha yang di jalani nya berjalan dengan pesat sehingga ia juga mempunyai beberapa karyawan yang membantunya untuk mengelola toko tersebut.


Argani juga suka mengingat sesuatu akan tetapi ia lupa kapan dan di mana itu terjadi, yang dia sering bicarakan dengan orang lain yaitu mempunyai istri dan anak akan tetapi ia juga tidak tahu mereka di mana.


Hari-hari yang di lalui Argani hanya bekerja untuk mengumpulkan uang banyak, dan ia juga tidak tahu setiap hari harus meminum obat kalau tidak tahu sang kakak akan marah.


Sebagai seorang adik dan ia tahu tidak memiliki anggota keluarga lain selain sang kakak ia hanya mengikuti apa yang di minta sang kakak, entah itu akibat kecanduan atau apa. Jika tidak meminum obat tersebut kepala Argani seperti mau pecah.


Ia juga meminta sang Kakak untuk membangun sebuah hotel yang sangat mewah di pinggiran pantai, ia berkata terhadap Adnan bahwa hotel tersebut akan di hadiah kan kepada istri nya di saat hari ulang tahun nya. Meskipun Argani juga lupa istrinya itu siapa, ia Yakin bahwa suatu saat nanti akan bertemu dengan anak dan istrinya. Itu yang selalu menjadi kekuatan Argani untuk tetap bekerja keras, ia selalu percaya dengan apa yang di ucapkan sang kakak bahwa istrinya pergi meninggalkan Argani saat ia sakit dan tidak memiliki apapun.

__ADS_1


Makanya Argani dengan semangat mengumpulkan uang untuk bisa membawa kembali perempuan yang sangat di cintai nya meskipun sama sekali tidak mengingat perempuan itu, dan itu di setujui oleh Adnan.


Flasback off.


__ADS_2