
Argani membawa paksa Farwa, hingga sampai di suatu tempat.
Tempat itu ada di pinggir kota tersebut, ia masuk ke dalam sebuah Villa lalu mengempiskan Farwa ke atas tempat tidur.
Sorot matanya sangat tajam, ia merasa di bohongi oleh Farwa dan keluarga nya.
"Hubungi keluarga mu sekarang! bilang pada mereka bahwa kau sedang bersama ku saat ini, bagaimana respon dia nanti saat mengetahui bahwa aku sudah menemukan keberadaan mu" kata Argani dengan tatapan mata yang sangat tajam.
Farwa masih gemetar merasa ketakutan melihat sorot mata Argani yang begitu tajam, bagi Farwa tatapan itu sudah menghancurkan tulang-tulang yang menopang tubuh nya.
Argani memberikan ponsel terhadap Farwa agar menghubungi keluarga nya.
Beberapa saat Farwa terdiam, ia tidak mau mengambil ponsel dari tangan Argani.
"Cepat hubungi mereka! " bentak Argani, sehingga membuat Farwa terlonjak kaget.
Dengan tangan gemetar Farwa mengulurkan tangan nya untuk mengambil ponsel dari tangan Argani, lalu menyentuh layar dan menekankan angka demi angka.
Panggilan pun sudah tersambung, akan tetapi belum ada jawabab. Ia ulangi hingga panggilan pun terjawab.
"A-ayah, ini Aku" kata Farwa dengan nada bicara gemetar.
__ADS_1
"Apa yang terjadi dengan mu, apakah terjadi sesuatu? " tanya Mahad terhadap sang putri yang terdengar suaranya seperti orang yang sedang ketakutan.
"Dia sudah menemukan ku, sekarang aku sedang bersama nya"
Seketika Mahad kaget, tanpa terasa ponsel yang ia pegang jatuh ke lantai begitu saja.
Zulaikha yang melihat suaminya seperti itu merasa heran, lalu mendekat dan bertanya.
"Ada apa? siapa yang menghubungi mu? " tanya Zulaikha terhadap sang suami.
Akan tetapi tidak ada jawaban dari sang suami.
"Hallo dengan siapa? " tanya Zulaikha.
"Sekarang kalian bersiap, sebentar lagi akan ada yang menjemput kalian sebab esok hari pernikahan akan di laksanakan. Jika kalian tidak mematuhi apa yang saya ucapkan maka, senjata api ini akan meledak dan peluru akan bersarang di kepala putri kesayangan mu" kata Argani dengan nada bicara penuh penekanan.
Seketika tubuh Zulaikha lunglai, ia langsung ambruk. Sungguh tidak bisa membayangkan putrinya saat ini seperti apa, jika sudah berurusan dengan Argani. Hidup mereka kembali tidak tenang, sudah pasti saat ini putri nya dalam keadaan sangat ketakutan.
"Farwa.... " panggil Zulaikha sambil berderai air mata.
Setelah berbicara dengan kedua orang tua Farwa, dan ia juga mengancam Farwa dengan senjata apinya. Lalu ia keluar dari ruangan tersebut dan nengunci pintu, agar Farwa tidak bisa melarikan diri lagi darinya.
__ADS_1
Argani langsung menghubungi sahabatnya agar menjemput kedua orang tua Farwa untuk segera di bawa ke tempat di mana sekarang ia berada.
Faklan sungguh tidak percaya jika saat ini Farwa masih hidup dan Argani menemukan keberadaan perencanaan itu, jika saja Faklan bisa memilih lebih baik Argani tidak usah di pertemukan dengan Argani lagi. Entah mengapa takdir mempertemukan mereka kembali, apakah memang benar mereka itu jodoh.
Waktu bergulir begitu cepat, Faklan tadi malam sudah menjemput keluarga Farwa sehingga pagi ini mereka sudah sampai di tempat tujuan.
Faklan mempersilakan orang tua Farwa agar segera masuk ke dalam villa yang sekarang berada di hadapan mereka.
Dengan langkah ragu mereka perlahan untuk segera masuk, dan setelah sampai di dalam ternyata Argani menyambut kedatangan mereka.
"Selamat datang mertua ku, bagaimana perjalanan mu kali ini? " tanyakan Argani sambil merentangkan tangannya, ia memeluk Mahad lalu ia berbisik di telinga nya. "Bujuk anak mu agar mau menikah dengan ku saat ini juga atau aku akan menghabisi putri mu yang lain! "
Mahad tidak menjawab apapun, sungguh ia tidak bisa menyelamatkan putri nya yang satu dan mengorbankan yang lain.
Tidak ada pilihan lain bagi Farwa selain menyetujui pernikahan ini, sudah lelah ia bersembunyi dari Argani. Hingga pada akhirnya ia tetap bertemu lagi dengan laki-laki itu.
Mereka sudah mengucapkan janji pernikahan sehingga sudah sah di mata hukum dan agama. Meskipun tidak ada pesta dan kebahagiaan, setidaknya Argani saat ini sudah berhasil mengikat Farwa. Argani juga berfikir bahwa Farwa akan mencintai nya suatu saat nanti.
"Ayah mertua, tolong minta tanda tangan putrimu di kertas ini. Bahwa sekarang Farwa sudah sah menjadi istri ku, dan malam ini juga kita akan kembali ke kota. Aku akan membawa putrimu yang sekarang sudah sah menjadi istri ku akan tinggal di rumah ku, bersama dengan ku. Tolong do'akan kami agar menjadi keluarga yang bahagia" kata Argani terhadap Mahad.
Ia tidak ingin berbicara apapun.
__ADS_1