Gadis Manis Penakluk Hati Tuan Kejam.

Gadis Manis Penakluk Hati Tuan Kejam.
Bab 7


__ADS_3

Malam hari telah tiba, keluarga Farwa akan pergi ke luar kota untuk menghindari Argani, mereka sudah memutuskan untuk menjauhi dan bersembunyi dari orang seperti dia.


Mereka sudah mengemas barang-barang mereka untuk keperluan selama di sana, mungkin Mahad juga akan mencari pekerjaan di tempat lain. Begitu juga dengan Farwa dan adik bungsunya itu, mereka semua sudah memikirkan dengan matang untuk pergi meninggalkan kota ini dan bersembunyi dari kejaran Argani.


"Apa kalian sudah siap untuk berangkat? "tanya Mahad kepada istri dan juga anaknya.


"Kita sudah siap Ayah Mari kita segera berangkat, sebelum pagi itu tiba. sebab orang itu suka datang dengan tiba-tiba, makanya kita harus pergi di malam hari agar tidak ada orang yang melihat kepergian kita" kata Zulaikha terhadap suaminya,


Akhirnya mereka semua membawa koper mereka masing-masing untuk segera dimasukkan ke dalam bagasi kendaraan yang akan mereka tumpangi, kali ini Mahad akan mengemudikan kendaraannya sendiri. Meskipun jaraknya sangat jauh mungkin ini jalan terbaik untuk tidak menikahkan Farwa dengan seorang laki-laki yang tidak mempunyai hati dan perikemanusiaan.


Semuanya sudah siap untuk segera berangkat, dan mereka sudah berada di dalam kendaraan.


Berat memang ini yang dirasakan keluarga Farwa pada saat ini, meninggalkan pekerjaan rumah dan semuanya yang mereka miliki di tempat ini.


Mereka akan memulai hidup baru di kota yang baru, untuk sementara mereka akan menumpang terlebih dahulu di rumah adik dari Zulaikha yang ada di pinggiran kota kecil yang sangat jauh dan kemungkinan kecil Argani bisa menemukan nya.


Mahad menyalakan mesin kendaraannya, lalu menginjak gas dengan perlahan. Zulaikha menatap kembali ke belakang, ia tidak rela jika harus meninggalkan tempat tinggal yang sudah puluhan tahun mereka tempati di sini.


Begitu juga dengan Farwa dan adiknya, berat rasanya untuk meninggalkan kenangan yang sudah mereka lalui di tempat ini. Tidak ada pilihan lain, selain pergi dan menghindari orang-orang yang akan berbuat jahat terhadap mereka semua.


Kendaraan melaju dengan kecepatan sedang, mereka berharap selama di perjalanan tidak ada hambatan apapun untuk segera sampai di tempat tujuan. Agar mereka merasa tenang dan aman ketika sudah berada jauh dari kota tempat mereka tinggal sekarang.


Waktu bergulir begitu cepat, perjalanan yang mereka lalui sangatlah lancar tidak ada hambatan apapun.


Dua puluh empat jam perjalanan yang mereka tempuh. Mereka semua sangat lelah setelah menempuh perjalanan yang sangat jauh, begitu juga dengan Mahad. Untuk pertama kalinya ia mengemudi dengan jarak yang sangat jauh, mereka sudah datang di tempat tujuan.

__ADS_1


Kedatangan mereka disambut dengan hangat oleh adik dari Zulaikha, Sebab mereka sudah lama juga tidak berjumpa. Karenakan jarak dan waktu yang mereka miliki itu tidak memungkinkan untuk sering bertemu.


Akhirnya adik dari Zulaikha itu mengajak mereka untuk segera masuk, dan beristirahat terlebih dahulu. Sebab perjalanan yang mereka lalui itu sangat jauh dan sangat melelahkan, Zulaikha dan keluarga nya sudah berada di dalam rumah dan mereka sudah dipersilahkan untuk duduk di tempat yang sudah disediakan oleh sang adik. Jamuan untuk mereka itu sudah siap, karena adik dari sang Ibu itu sangat pandai memasak dan juga penyayang kepada keponakannya.


Meskipun Farwa sudah besar ia selalu dipanggil gadis kecil kesayangan Bibi, sebab dari dulu Farwa sangat dekat sekali dengan sang Bibi. Dulunya mereka tinggal bersama di rumah Farwa, akan tetapi setelah menikah sang Bibi dibawa oleh suaminya pergi ke luar kota. Di mana sekarang Farwa yang bergantian itu tinggal di rumah sang Bibi, karena di tempat tinggal yang lama merasa tidak aman.


Akhirnya mereka semua memutuskan untuk pindah ke kota ini untuk menghindari, sebelum mereka menemukan tempat tinggal baru untuk sementara tinggal di rumah ini.


Meskipun adik dari Zulaikha tidak setuju bahwa mereka akan mencari rumah baru, mereka dengan sanang hati menerima keberadaan Zulaikha beserta suami dan anak-anaknya.


Farwa dan juga keluarganya merasa bahagia, ketika mereka bisa berkumpul dan tertawa bersama berbagi canda dan tawa.


Di sini mereka merasa aman dari kejaran Argani, setelah cukup lama mereka berbagi cerita dan tertawa bersama sambil menikmati hidangan yang sudah disediakan oleh sang Bibi.


Mereka dipersalahkan untuk pergi ke kamar masing-masing dan segera beristirahat, setelah menempuh perjalanan yang sangat jauh.


Mereka sangat berterima kasih kepada sang Bibi yang sudah menampung dan menerima kehadiran mereka dengan tangan terbuka.


*****


Di tempat lain seorang pemuda yang sedang membabi buta, Iya marah dan mengajar habis-habisan semua pengawalnya.


Ketika tidak bisa menemukan keberadaan Farwa pada saat ini, bahkan mereka semua telah menggeledah rumah Farwa dengan cara paksa. Akan tetapi mereka tidak menemukan petunjuk apapun untuk menemukan keberadaan gadis pujaan hati.


Argani sangat marah dengan semua para pengawalnya, yang tidak becus dan tidak bisa diandalkan. Akhirnya laki-laki ini pergi meninggalkan mereka semua setelah menghajar habis-habisan, orang yang selalu menjadi kepercayaan dan mengawalinya kemanapun pergi. Kali ini ia akan pergi ke rumah sahabatnya untuk meminta solusi bagaimana ia harus bertindak dan mencari keberadaan belahan jiwanya.

__ADS_1


Jangankan untuk hidup beberapa hari ke depan untuk bernapas saat ini saja ia merasa kesulitan.


Argani merasa bahwa seluruh nafas yang ia hembuskan adalah semua karena Farwa. Untuk apa ia hidup di dunia ini jika tidak melihat wanita yang sangat di cintainya, sesak rasanya dada yang dirasakan Arganibpada saat ini.


Saat ia tidak bisa menemukan keberadaan gadis Pujaan hatinya, Entah ini bentuk cinta atau Obsesi. Bagi Argani seluruh hidupnya adalah tentang Farwa.


Argani melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi ia seperti orang yang kesetanan, baginya hari ini adalah hari paling menyedihkan.


Ditinggalkan oleh orang yang sangat ia cintai, tidak perlu membutuhkan waktu yang sangat lama untuk sampai di tempat tujuan.


Argani menghentikan kendaraannya di sebuah rumah mewah, yaitu tempat tinggal temannya yang selama ini selalu menemani hari-harinya dan selalu berbagi keluh kesahnya.


Ia langsung turun dari dalam kendaraan lalu berjalan dengan cepat untuk segera masuk ke dalam rumah tersebut.


Tanpa meminta izin terlebih dahulu kepada sang pemilik rumah, ia langsung menuju kamar di mana temannya sedang berada di dalam kamar.


Setelah beberapa saat ia sudah berada di dalam kamar, ia langsung menjatuhkan tubuhnya di atas sofa yang ada di kamar tersebut.


Terlihat wajah Argani yang sangat frustasi.


" Hari ini aku sangat sedih, rasanya untuk bernafas saja aku tidak bisa. Apalagi untuk hidup besok dan seterusnya " kata Argani sambil meletakkan tangannya di atas kening, lalu menatap langit-langit yang ada di kamar tersebut. Dengan tatapan mata yang sangat kosong.


"Kamu baru saja mengenalnya beberapa hari, lantas mengapa kamu harus jatuh cinta sedalam ini. " jawab temannya itu sambil menatap lekat wajah Argani yang sedang frustasi itu.


Memang jatuh cinta itu membuat orang tidak waras, akan tetapi patah hati juga membuat orang lebih tidak waras lagi.

__ADS_1


Mungkin yang dirasakan saat ini oleh Argani adalah patah hati terberatnya yaitu saat ditinggalkan oleh orang yang sangat dicintainya.


__ADS_2