Gadis Manis Penakluk Hati Tuan Kejam.

Gadis Manis Penakluk Hati Tuan Kejam.
Bab 29


__ADS_3

Di ruang rahasia.


Malik dan beberapa orang lainnya sedang melaksanakan pertemuan penting.


Ada dokter yang di beri tugas oleh malik saat kecelakaan Farwa, ia yang sudah memberikan keterangan bahwa Farwa ada di dalam kendaraan itu dan sudah meninggal dan sample DNA nya di temukan.


Adalagi seorang lelaki yang sudah tidak lagi muda, ia yang di beri tugas oleh Malik agar kecelakaan itu terjadi dan membakar kendaraan yang di tumpangi Farwa pada saat itu.


Pada malam itu ia sangat yakin bahwa Farwa sudah mati terbakar bersama kendaraan yang membawa nya pada malam itu.


Tapi mengapa sekarang perempuan itu bisa hidup kembali, apakah ia mempunyai banyak nyawa sehingga bisa selamat dari kobaran api.


"Waktu itu kamu, memberi tahu saya bahwa perempuan itu sudah meninggal dan kamu sudah melakukan tugas mu dengan baik. Tapi mengapa perempuan itu sekarang ada di rumah ku, coba kalian jelaskan! " kata Malik sambil menatap tajam kedua orang yang sedang berada di hadapan nya.


"Tuan, sebetulnya saya sudah melakukan tugas dengan baik dan membakar kendaraan itu sesuai dengan apa yang anda perintah kan. Saya juga tidak tahu mengapa dia sekarang masih hidup" jawab Amir dengan raut wajah di penuhi ketakutan.


"Tuan, maafkan saya... sebetulnya pada saat itu tidak menemukan apapun di tempat kejadian yang membuktikan bahwa perempuan itu mati terbakar saat kecelakaan itu. Saya berbohong karena takut dengan ancaman mu Tuan! " jawab dokter Mario sambil menunduk, ia sudah pasrah pasti setelah ini hidup nya akan berakhir.


"Beraninya kamu membohongi ku, tahu sendiri kan akibatnya jika berani membohongi Malik! " kata Malik dengan tatapan mata yang sangat tajam.


"Tolong maafkan saya Tuan" kata seorang dokter ia bersujud di kaki Malik agar tidak di hukum oleh pria yang sangat jahat itu.


"Dan kamu, lakukan tugas mu dengan baik... saya tunggu kabar baik secepatnya! " kata Malik sambil menunjuk Malwar.

__ADS_1


"Seperti nya sangat sulit untuk saat ini, perempuan itu sudah tinggal di rumah anda, Tuan. Pasti Argani akan menjaga nya dengan baik" jawab Malwar sambil menunduk.


"Saya tidak menerima alasan apapun, lakukan. Atau anak dan istri mu mati di tangan ku! " ancam Malik terhadap Malwar, seketika laki-laki itu merasa ketakutan saat Malik menyebutkan anak dan istrinya. Sudah pasti Malik tidak main-main dengan ucapan nya.


"Baik, Tuan saya akan lakukan itu... mohon bersabar" kata Malwar dengan nada bicara penuh permohonan.


"Silakan kalian pergi dari sini! jangan pernah kembali jika belum ada kabar baik untuk ku" kata Malik mempersilakan dua orang yang sekarang berada di hadapan nya untuk pergi.


Akhirnya mereka berdua pergi meninggalkan Malik yang masih berada di ruang rahasia, setelah kepergian dua orang yang sudah mengecewakan nya menurut Malik.


Sungguh ia sudah di bobongi oleh mereka, bisa-bisanya mereka melakukan itu padanya.


Apakah mereka sekarang sudah tidak menakuti Malik lagi sehingga dengan mudah mereka berbohong.


Setelah beberapa saat Malik terdiam dan memikirkan cara untuk menyingkirkan Farwa dari hidup Argani dan keluarga nya, sungguh kehadiran Farwa di dalam keluarga Malik telah menghancurkan nama baiknya. Seorang Malik orang paling kaya di negara ini bisa mempunyai menantu seperti Farwa, orang yang status sosialnya sangat rendah.


Setelah beberapa saat panggilan pun sudah terhubung " Bawa anak dan istri Malwar ke gudang, ancam Malwar agar segera melakukan apa yang saya perintahkan! "kata Malik, berbicara lewat sambungan telepon.


Setelah berbicara seperti itu, ia langsung menutup kembali panggilan lalu menyimpan ponsel nya ke saku jas yang di kenalannya.


Malik bangkit dari duduknya, ia berjalan perlahan untuk segera keluar dari ruangan tersebut.


Setelah beberapa saat Malik sudah berada di dalam kamar pribadi miliknya, terlihat di sana sudah ada sang istri yang sedang duduk melamun menatap keluar jendela.

__ADS_1


Entah apa yang dipikirkan perempuan itu, Malik berjalan perlahan mendekat ke arah sang istri, lalu ia mengusap bahu sang istri.


"Kamu kan ibunya coba bujuk anakmu agar mau mengantarkan Farwa ke rumah kedua orang tuanya, saya tidak mau kehadiran perempuan itu merusak nama baik keluarga kita dan menghancurkan harga diri yang selama ini aku jaga di depan orang orang "kata Malik dengan nada bicara pelan tetapi dengan penuh makanan.


"Saya sudah melakukan itu tadi, akan tetapi Argani malah mengancam ku untuk pergi dari rumah ini bersama perempuan itu. Kamu tahu kan bahwa aku sangat menyayangi anakmu, mana bisa aku kehilangan dia dan jauh darinya itu pasti sangat menyiksa ku" jawab Ambar dengan raut wajah yang sangat sedih, ia tidak mau Farwa ada di rumah ini.


Akan tetapi ia juga tidak ingin anaknya pergi dari rumah ini meninggalkan dirinya, karena ia sangat menyayangi Argani.


Walau bagaimanapun Argani adalah anak laki-laki yang sangat disayanginya, bahkan untuk bisa tetap hidup saja butuh perjuangan dan kerja kerasnya untuk membesarkan anak laki-laki ini tidak mau sekarang ditinggalkan oleh Argani.


"Kamu kan ibunya pasti kamu punya cara untuk mengusir perempuan itu dari hidup Argani " kata Malik, sambil menatap lekat perempuan yang sekarang ada di samping nya, ia merubah posisi duduk nya agar bisa menatap wajah sang istri.


" Aku tahu kamu tidak menyukai perempuan itu karena dia berasal dari perempuan kelas menengah, apa salahnya kita belajar menerima demi kebahagiaan anak kita. Bukankah kamu sangat menyayanginya? " kata Ambar sambil menatap lekat wajah suaminya.


" Justru karena aku sangat menyayanginya, maka aku tidak akan pernah membiarkan perempuan kelas menengah itu ada di samping anakku, ia tidak pantas untuk mendampingi anak kita yang levelnya lebih tinggi dari perempuan sampah sepertinya, hal itu akan merendahkan harga diri Argani saat di samping nya bukan perempuan yang tepat" kata Malik.


"kamu tahu sendiri bahwa anak kita mempunyai sifat yang sangat keras kepala seperti kamu, akan tetapi sudah sepantasnya kita sebagai orang tua mengikuti keinginan anaknya. Yang penting dia merasa bahagia dengan pilihannya sendiri, lagi pula Argani sudah dewasa berhak menentukan pilihannya sendiri tanpa campur tangan dari kita, sudah pasti yang dia pilih itu adalah yang terbaik menurutnya "Ambar berbicara dengan nada yang sangat lembut, ia berusaha membuat Malik mengerti dan memahami apa yang dikatakannya.


Sekeras apapun mereka menentang Argani, akan tetapi laki-laki itu tidak akan pernah mendengarkan kedua orang tuanya, karena rasa cinta yang dimilikinya untuk Farwa begitu besar.


Bahkan rela melakukan apapun untuk mendapatkan gadis yang sangat dicintainya, akan tetapi Malik tidak melihat itu semua.


Yang ia inginkan hanyalah Argan meninggalkan Farwa dan menikah dengan perempuan sesuai dengan keinginannya yang menurut Malik levelnya setara dengan sosial mereka.

__ADS_1


" Aku lelah, cukup jangan bahas ini lagi...ini sudah waktunya makan malam. Aku tunggu nanti di ruang makan" Ambar berkata sambil bangkit dari duduknya, lalu berjalan perlahan untuk keluar dari kamar.


Malik memijat pelipisnya, ia merasa sangat pusing sekali dengan keadaan pada saat ini. Ia tidak menyangka bahwa anak yang selama ini di bangga kan dan nurut terhadap dirinya, kali ini menjadi pembangkang setelah bertemu dengan Farwa, yang menurut Malik sudah merubah sifat Argani.


__ADS_2