Istikharah Menyatukan Kita

Istikharah Menyatukan Kita
Meet Dona


__ADS_3

Assalamu'alaikum teman-teman readers... Terima kasih karena masih setia membaca novel ini.. Ayo dukung author dengan cara like, komen, rate, vote dan fav.


Thank you. *Hug.


Happy Reading.... 💕


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sebelum Anton pergi, Rizky memberikan nomor hand phone Dona pada Anton.


Meskipun dulu Rizky adalah rivalnya di kampus, tapi Rizky selalu berprilaku baik pada Anton.


Anton pun langsung mencoba untuk menghubungi Dona.


"Halo." ucap Dona setelah ia menjawab panggilan dari Anton.


"Halo. Aku ingin bertemu denganmu secepatnya." ucap Anton.


"Hah? Ketemu? Memangnya kamu siapa?" tanya Dona heran.


"Aku Anton." jawab Anton.


"Anton? Anton siapa? Memangnya kita saling kenal?" tanya Dona.


"Kita memang belum saling kenal." jawab Anton.


"Kalau begitu untuk apa aku bertemu denganmu? Buang-buang waktuku saja." ucap Dona.


"Kamu mau datang sendiri atau aku suruh anak buahku untuk menculikmu?" ancam Anton.


"Kamu ngancam aku?" tanya Dona tidak senang.


"Iya." jawab Anton singkat.


"Memangnya kamu Anton mana?" tanya Dona.


"Aku Anton Prayoga. Apa sekarang kamu sudah tau siapa aku?"


"Hah? Anton Prayoga? Maksudmu Anton mafia itu? Kamu tidak sedang bercanda, kan?" Dona memberikan begitu banyak pertanyaan karena dirinya sudah mulai ketakutan.


"Untuk apa aku bercanda denganmu." jawab Anton.


"Dari mana kamu dapat nomor hand phoneku?" tanya Dona.


"Aku dapat dari Rizky sepupumu." jawab Anton.


"Apa? Kamu kenal dengan Rizky?" tanya Dona lagi.


"Tentu saja kami saling kenal. Dulu aku dan dia satu kampus." jawab Anton. "Yah, walaupun dulu aku selalu menganggap dia sebagai rivalku." lanjutnya.


"Lalu untuk apa kamu bertemu denganku?" tanya Dona.


"Ada banyak hal yang ingin aku tanyakan padamu." jawab Anton.


"Hal apa?"

__ADS_1


"Nanti kamu akan tau jika sudah bertemu denganku." jawab Anton.


"Baiklah." ucap Dona.


"Tapi kamu harus janji, jangan ceritakan hal ini pada Lucy." pinta Anton.


"Kenapa?" tanya Dona.


"Jangan banyak tanya. Turuti saja kemauanku. Atau kamu akan menyesal."


"Baiklah." sahut Dona.


"Akan aku kirim alamatnya melalui wasap. Kita bertemu dua jam lagi." ucap Anton.


"Ok." sahut Dona singkat.


Kemudian Anton memberikan alamat melalui wasap. Mereka akan bertemu di sebuah cafe.


Dua jam kemudian Anton pergi ke tempat di mana dia sudah janjian untuk bertemu dengan Dona.


Sesampainya di sana, dia lihat Dona sudah duduk dan menunggu kedatangannya.


"Apa kamu sudah lama menunggu?" tanya Anton begitu dia duduk di depan Dona.


"Kamu? Ternyata kamu?" tanya Dona kaget.


"Iya, aku." jawab Anton dan tersenyum pada Dona.


"Mau apa kamu ngajak aku bertemu di sini?" tanya Dona to the point.


"Aku tau, kamu pasti tertarik dengannya, benar kan?" tanya Dona menebak-nebak.


"Iya benar. Kamu pintar, bisa langsung tau isi hatiku." jawab Anton.


"Tapi sayangnya dia hanya tertarik pada Rizky." ucap Dona mematahkan semangat Anton.


"Tapi Rizky sudah menikah, mustahil baginya untuk bisa bersama Rizky." ucap Anton tidak senang mendengar ucapan Dona.


"Yang kamu katakan itu memang benar. Aku bahkan sudah berkali-kali menyuruh Lucy untuk segera move on. Tapi dia sangat keras kepala, dia masih saja terus berusaha untuk mendekati Rizky." ucap Dona menjelaskan.


"Apa kamu tau? Apa yang disukai Lucy dari Rizky?" tanya Anton.


"Aku tidak tau pasti. Tapi sepertinya Lucy menyukai Rizky karena prestasi dan wajahnya yang tampan." jawab Dona.


"Kalau hanya itu, aku juga tidak kalah berprestasi dari Rizky, walaupun aku selalu menjadi nomor dua. Wajahku juga tidak kalah tampan dari Rizky, benar kan?" tanya Anton.


"Iya. Tapi tetap saja Lucy tidak menyukaimu." jawab Dona.


"Hurmm..." Anton menarik nafasnya mendengar jawaban Dona.


"Tapi, Rizky tidak pernah sekalipun memperlakukan Lucy dengan baik. Mungkin kamu bisa coba membuat Lucy merasa nyaman denganmu." usul Dona.


"Oh ya, bagaimana caranya?" tanya Anton penuh semangat.


"Kamu bisa coba memberikan dia perhatian, kejutan dan buktikan kalau kamu benar-benar menyukainya. Kamu harus bisa memberikan sikap yang bisa membuatnya merasa nyaman saat bersamamu." jelas Dona.

__ADS_1


"Tapi bagaimana melakukannya?" Tanya Anton yang merasa bingung.


"Kamu ini payah sekali. Apa belum pernah menggoda wanita?" tanya Dona yang mulai kesal.


"Memang belum pernah. Apa itu buruk?"


"Hah? Serius kamu? Itu artinya Lucy wanita pertama yang kamu sukai?" tanya Dona kaget dan membelalakkan kedua matanya.


"Iya." jawab Anton singkat.


"Dengarkan aku baik-baik. Sebagai seorang lelaki sejati, kamu pasti bisa melakukannya. Kalau kamu masih merasa bingung, kamu bisa tanya-tanya pada orang yang sudah menikah. Mereka pasti bisa memberikanmu masukan." ucap Dona.


"Iya, sih. Apa kamu tau hal apa saja yang disukai Lucy?" tanya Anton.


"Hal yang disukai Lucy ya. Dia suka film romantis, suka makan yang manis-manis seperti cake dan es krim, suka bunga dan suka warna pink." jawab Dona.


"Owh, ternyata tidak sulit untuk mengabulkan keinginannya." ucap Anton sumringah.


"Sebenarnya Lucy itu wanita yang sangat feminim, hanya saja dia selalu emosi jika bertemu dengan Aura istri Rizky. Itu yang mebuatnya jadi terlihat kasar." ucap Dona.


"Kenapa begitu?" tanya Anton.


"Jawabannya simple, karena dia istrinya Rizky. Istri dari pria yang dia sukai." jawab Dona.


"Apa Aura seorang wanita yang jahat?"


"Tidak." jawab Dona singkat.


"Baiklah. Aku sangat berterima kasih atas semua masukan dan informasi darimu." ucap Anton.


"Iya, sama-sama. Tapi aku sarankan sebaiknya Lucy jangan tau kalau kamu adalah bos mafia."


"Kenapa?"


"Tentu saja hal itu bisa membuatnya ketakutan." jawab Dona. "Pasti di luar sana kamu punya banyak musuh, nyawa Lucy bisa terancam kapan saja." lanjutnya.


"Aku tidak seperti itu. Aku hanya menyingkirkan orang-orang yang menghalangi kemajuan bisnis keluargaku. Lagi pula jika nyawa Lucy terancam, aku pasti akan melindunginya."


"Baguslah kalau begitu."


"Ok, aku pergi sekarang." ucap Anton.


Dona hanya menganggukkan kepalanya.


Dona merasa senang karena akhirnya ada seorang pria yang mau berjuang untuk mendapatkan cinta Lucy. Dengan begitu Lucy akan bisa melupakan Rizky.


Jika Lucy sudah bisa melupakan Rizky, rumah tangganya dengan Aura juga bisa tentram.


Dan dia sendiri juga tidak perlu merasa malu pada Ummi Rizky karena sering mengganggu hubungan Rizky dan Aura.


Seperti yang disarankan oleh Dona. Anton mengumpulkan semua anak buahnya yang sudah menikah. Dia meminta saran pada anak buahnya, bagaimana cara mendekati seorang wanita.


Apa lagi wanita yang akan dia dekati adalah wanita yang keras kepala. Tentu bukan hal yang mudah baginya untuk menaklukkan hati wanita bernama Lucy itu.


Jika nanti Lucy memberontak, dia akan menggunakan kekuasaannya untuk menggertak orang tuanya Lucy.

__ADS_1


Dia akan membuat orang tua Lucy memaksa putrinya untuk menikah dengan Anton. Itu memang terdengar sangat kejam. Tapi Anton juga tidak kalah keras kepala dari Lucy.


__ADS_2