
Assalamu'alaikum teman-teman readers... Terima kasih karena masih setia membaca novel ini.. Ayo dukung author dengan cara like, komen, rate, vote dan fav.
Thank you. *Hug.
Happy Reading... 💕
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah selesai sholat dzuhur di kamar, aku baringkan tubuhku di atas ranjang.
“Mau turun ke bawah juga pasti Ibu sedang istirahat.” Fikirku.
Satu minggu lebih aku tidak membuka chat group BFF. Ada ribuan pesan didalamnya yang belum aku buka.
Jujur saja aku katakan, aku merasa sangat malas untuk membaca semuanya.
Jadi aku hanya membaca sedikit yang paling bawah.
Ternyata mereka mengkhawatirkan keadaanku yang tidak pernah merespon mereka ketika mereka mencariku.
Bukan hanya di dalam group ini mereka sibuk mencariku, mereka bertiga juga sudah sering meneleponku.
Tapi aku abaikan mereka begitu saja. Betapa jahatnya aku!!
Aku memulai obrolan. Beberapa menit kemudian chat dari Lilian, Luna dan Icha bermunculan satu persatu.
Seperti yang aku duga, mereka memberiku begitu banyak pertanyaan. Aku jawab satu persatu dengan sabar.
Setelah menceritakan semuanya pada mereka, mereka ikut sedih atas kejadian yang menimpaku seminggu yang lalu.
Kebetulan saat ini Lilian sudah bekerja di kota tempat aku dan Luna tinggal. Jadi dia berjanji akan datang besok untuk mengunjungiku dan sekalian menghiburku.
Aku mengucap syukur dan ribuan terima kasih pada mereka karena mereka sama sekali tidak marah atas sikap cuek yang aku berikan seminggu ini.
Mereka memang sahabatku yang paling baik dan paling mengerti aku.
Tingg!! Masuk sebuah chat dari Bang Rizky.
__ADS_1
Aku langsung membuka isi chatnya, ada sebuah tauan yang disahre olehnya. Tanpa menulis sepatah katapun untuk Bang Rizky, aku langsung membuka tautan yang ia kirim.
Jangan Berlarut dalam Sedih, Ini 4 Pahala bagi Ibu Hamil yang Mengalami Keguguran.
Kabar kehamilan merupakan suatu hal yang sangat membahagiakan dan ditunggu-tunggu oleh orang yang sudah menikah. Setiap pasangan pasti mendambakan keturunan seiring banyaknya usaha yang dilakukan agar cepat dikaruniai momongan.
Sayangnya, di beberapa kehamilan banyak terjadi halangan dan hal-hal yang tidak diinginkan, salah satunya keguguran.
Keguguran atau stillbirth merupakan kematian janin ketika dalam kandungan atau selama proses persalinan. Dalam ilmu fikih dikenal dengan istilah as-siqthu, yaitu meninggalnya anak selama dalam kandungan ibu sebelum waktunya lahir dan sudah jelas wujudnya. Bentuk yang gugur dari kandungan wanita menurut fikih ada beberapa macam yaitu, ******, segumpal darah, segumpal daging dan janin mukholaq (janin yang sudah sempurna penciptaannya).
Keguguran tentunya membuat ibu dan orang tua dari calon bayi menjadi sedih, sebab bayi yang dinantikan meninggal sebelum sempat dilahirkan. Tapi, Allah Swt telah menyiapkan balasan bagi ibu yang bersabar menghadapi ujian kehilangan si buah hati dengan sebaik-baiknya ganjaran.
Berikut adalah beberapa bentuk pahala dari Allah pada orang yang mengalami keguguran.
Jaminan syafaat bagi kedua orang tuanya
Anak yang meninggal dalam kandungan ibunya akan menarik kedua orang tuanya dari neraka dan memasukkannya ke surga.
Dibuatkan rumah di Baitul Hamdi
Salah satu pahala yang dijanjikan untuk ibu yang keguguran calon buah hatinya adalah dibuatkan rumah di surga yang bernama Baitul Hamdi (rumah pujian).
Sebagaimana hadits nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam yang diriwayatkan dari Abu Musa al-Asy'ari, bahwasannya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
Apabila meninggal anak dari seorang hamba, maka Allah berfirman kepada malaikat: "Kamu telah mencabut (nyawa) hamba-Ku?" Para malaikat menjawab: "Ya" Kemudian Allah berfirman, "Kamu telah mencabut (nyawa) buah hatinya?" Para malaikat menjawab: "Ya" Maka Allah berfirman, "Apa yang dikatakan hamba-Ku?". Para malaikat menjawab: "Ia memuji-Mu dan bersabar mengharapkan pahala-Mu". Lalu Allah berfirman: "Bangunkanlah rumah di surga untuk hamba-Ku, dan berilah nama bait al-Hamdi."(HR. Tirmidzi).
Menghalangi kedua orang tua dari siksaan neraka
__ADS_1
Anak yang meninggal akan menghalangi kedua orang tuanya dari siksaan api neraka sebagaimana hadits riwayat Ibn Majah:
Dari Abdullah radhiyallahuanhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barang siapa ditinggal mati tiga anak laki-laki yang belum baligh, maka mereka akan menjadi benteng penghalang baginya dari siksa neraka.” Abu Dzar berkata, “Aku telah kehilangan dua orang anak.” Rasulullah bersabda, “Dan dua anak.” Ubay bin Ka’ab, ahli Al-Qur’an berkata, “Aku telah kehilangan satu anak.” Rasulullah bersabda, “Dan satu anak.”
Anak akan diasuh oleh nabi Ibrahim di Raudhah
Dalam perjalanan Isra Mikraj, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam melihat anak kecil bersama Nabi Ibrahim di Raudhah. Di sebuah kebun yang indah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melihat banyak sekali anak-anak kecil yang diasuh oleh Nabi Ibrahim as. Ditututrkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:
"Lalu kami mendatangi sebuah kebun yang secara merata berisi warna musim semi, di antara dua tepi kebun terdapat seseorang yang jangkung, yang nyaris aku belum pernah melihat manusia yang kepalanya memanjang di langit seperti itu, dan di sekitar orang itu terdapat banyak anak-anak kecil yang pernah aku lihat. Saya bertanya, 'Apa ini sebenarnya, mereka ini siapa?' Adapun laki-laki jangkung dalam taman, ia adalah Ibrahim 'alaihissalam, adapun anak-anak di sekitarnya adalah bayi yang mati di atas fitrah."
Lantas sebagian sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, juga anak orang-orang musyrik?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Juga anak-anak orang-orang musyrik!" (HR. Bukhari).
Air mataku mengalir deras membaca tulisan demi tulisan. Aku sudah pernah mempelajari hal ini. Aku juga tidak lupa dengan semua ganjaran yang Allah janjikan.
Hanya saja hatiku sangat rapuh, salahkah jika aku bersedih? Salahkah jika aku merasa hancur? Salahkah jika aku terpuruk? Huhuhu.
Aku seka air mataku lalu membalas chat Bang Rizky.
“Maaf jika selama ini rasa sedih Aura berlebihan.” Lalu aku kirim.
Beberapa menit kemudian baru ada balasan darinya.
“Tidak apa-apa Aura sayang. Tapi Abang harap Aura bisa segera bangkit dari keterpurukan ini. Abang tidak sanggup jika Aura terus-terusan seperti ini. Abang jadi merasa telah kehilangan kalian berdua.” Balasnya.
Hiks hiks hiks... Air mataku mengalir lagi.
“Maafkan Aura. Huhu.” Tulisku. Aku sungguh tidak pernah memikirkan perasaan Bang Rizky.
Tapi dia selalu sabar menghadapiku. Ia selalu mau menemaniku meskipun aku jarang menatapnya, apa lagi mendengarkannya.
“Sudah, tidak apa-apa. Abang tidak pernah marah dengan Aura.” Balasnya. “Oh ya, besok ada jadwal Dokter Wahyu untuk memeriksa keadaan Aura.” Lanjutnya.
__ADS_1
“Oh, iya.” Balasku.
Besok Dokter wahyu akan datang, Lilian juga mau datang. Kebetulan banget mereka berdua masih single. Apa ini jodoh?? Hurmm.