
Ramona memilih keputusan yang menurutnya paling baik, menurutnya lho Kak. Dia mendapat pola asuh yang salah dari Keluarga Riguna, berbeda dengan Firza yang di didik dengan baik oleh Nyonya Besar.
Perasaannya begitu mendalam pada Rayyendra karena ia menemukan sosok yang dibutuhkan seorang wanita, andai saja Firza mengetahuinya lebih awal, mungkin saja ia bisa melepas Ray seperti Firza melepas Litha. Tapi, kan semua Author yang buat alurnya yak hihihihihi ... π
__ADS_1
Mohon maaf kalau harapan Kakak-Kakak Readers tidak terpenuhi, karena alurnya disesuaikan dengan kerangka cerita yang Author buat sebelum menulis (semoga minim cacat logika). Bukankah semua yang kita inginkan tidak selalu kita dapatkan, sama seperti kalau nonton drakor endingnya bikin nyesek rasanya mau demo writternimnya π€π€
Menuju ending ya Kak ...
__ADS_1
Semoga kita bisa menjadi orangtua yang baik sebelum menuntut anak-anak menjadi baik. So ... This is also reminder for Author.
Salam sayang π dan salam sehat selaluπͺ
__ADS_1