Kasih Terakhir 2

Kasih Terakhir 2
Mimpi


__ADS_3

"Mas, aku kangen banget sama kamu?" ayu mengelus pipi swan dengan lembut


"Sayangku?" swan seketika duduk menatap istri yang sangat dia rindukan selama puluhan tahun, Swan merengkuh tubuh ayu dan memeluknya dengan erat, seakan-akan swan tidak ingin kehilangan ayu lagi.


"Sayang aku juga sangat merindukanmu" swan melepaskan pelukannya dan mengecup mesra pipi ayu, terlihat wajah ayu seketika berubah menjadi merona.


"Kau masih sama seperti dulu" swan mencubit gemas pipi istrinya.


"Mas, terimakasih sudah merawat putri kita dengan baik, menjaganya dengan sepenuh jiwa dan cinta kasih yang berlimpah..."


"Ssstttt !!! Sayang, itu sudah tugasnya sebagai seorang ayah, aku akan melakukan semua yang te


terbaik untuk putri semata wayang kita" swan menutup bibir ayu dengan jari telunjuknya.


Swan kembali merengkuh tubuh ayu masuk ke dalam pelukannya.


"Sayang, putri kita sangat mirip denganmu, dia sangat cantik, lemah lembut, pintar dan selalu menurut pada setiap ucapanku" swan tersenyum dan tangannya mengusap puncak kepala ayu.


Rasanya swan kembali ke masa di mana dulu bisa bermesraan dengan istrinya.


"Putri kita menurut, tapi belum tentu dia bahagia mas? bisakah mas tanyakan padanya apakah dia bahagia dengan semua keputusan yang mas ambil?" Ayu menarik nafasnya panjang kemudian melanjutkan kata katanya lagi

__ADS_1


"Mas, biarkan putri kita memilih jalan hidupnya mas, karena tidak semua yang mas lihat baik di luar dia baik juga di dalamnya, aku harap mas lebih bisa memahami putri kita" ayu mendongak menatap swan dengan sendu, bahkan matanya terlihat berkaca-kaca.


"Sayang, no ! jangan menangis, maafkan aku! aku janji akan lebih belajar memahami putri kita" swan mengeratkan pelukannya kembali namun perlahan tubuh ayu memudar, semakin memudar dan akhirnya menghilang.


"Sayang come on, jangan pergi lagi, aku dan sesil sangat merindukanmu" swan berlari ke setiap sudut kamar mencari keberadaan ayu namun tidak di temukan.


"Sayang, kembalilah, sayang...!!!!" swan terbangun dari tidurnya, keringat dingin bercucuran di dahinya, nafasnya terdengar begitu memburu, rasanya mimpinya begitu nyata, mendiang istrinya datang menemuinya, swan meraih segelas air putih yang tersimpan di atas meja kecil samping ranjangnya, Swan meminum air putih tersebut hingga tersisa setengah gelas, kemudian swan kembali meletakkan gelas tersebut ke tempat semula.


Swan kembali teringat perkataan mendiang istrinya tadi. Swan tidak mengerti mengapa bisa ayu menyebutnya tidak memahami sesil, selama ini swan selalu memberikan yang terbaik untuk sesil.


"Apa ini ada hubungannya dengan permintaan sesil tadi pagi soal melanjutkan study di london?" swan mencoba menerka apa maksud dari mimpinya tadi, kemungkinan terbesar adalah soal permintaan sesil untuk melanjutkan pendidikan di london yang belum di kabulkan oleh swan.


Swan menarik nafasnya dengan panjang kemudian menghembuskannya perlahan.


Swan berjalan keluar dari kamarnya untuk menuju kamar sesil, swan perlahan membuka pintu kamar sesil.


Terlihat sesil sedang tidur di sana dengar tertutup selimut tebal, swan berjalan mendekat ke arah ranjang putrinya, swan menatap wajah sesil begitu dalam, wajah putrinya terlihat begitu menenangkan sama seperti wajah maminya.


Swan mendudukkan diri di samping ranjang sesil, tangannya terulur mengusap rambut sesil yang sedikit menutupi wajahnya.


"Sayang maafkan papi, jika memang kau ingin melanjutkan study di london, papi akan mengabulkannya, papi akan segera mengurus semua yang di perlukan di sana dan secepatnya kamu bisa berangkat melanjutkan mimpimu nak"

__ADS_1


Mata swan terlihat berkaca-kaca, karena swan tidak ingin tinggal berjauhan dengan putrinya lagi, maka dari itu swan ingin sesil menikah supaya bisa tetap tinggal bersamanya.


"Maafkan papi sayang, jika papi belum bisa membahagiakan kamu" swan mengecup puncak kepala putrinya dan menatapnya begitu sendu.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Srayu pingin tanya nih, apa ada di sini yang baca season dua tapi nggak baca season satu ????


__ADS_2