Kesayangan Ceo

Kesayangan Ceo
Bab 109


__ADS_3

Mereka di antar oleh petugas hotel dan mengantarnya ke sebuah kamar untuk menginap, lagi Nara sangat senang karena ternyata Marcel memesan kamar yang berada di bawah laut.


Setelah sampai kamar, Nara seperti anak kecil yang senang melihat ikan-ikan yang terlihat berenang di sekitarnya yang membuat Marcel terkekeh gemas.


Seperti nya dia melupakan rasa laparnya. Batin Marcel.


Marcel menghampiri Nara yang tengah duduk di sebuh kursi dan menatap ke arah luar kamar yang hanya berdindingkan Kaca tebal yang membuat mereka bisa melihat aktifitas di dalam laut.


"Bukankah kau lapar, kau tidak ingin makan ?"Tanya Marcel.


Nara tersenyum. " Aku lupa, aku terlalu menikmati pemandangan ini, sangat indah Hubby, terimakasih sudah mengajak ku ke sini!" Ucap Nara dan memeluk Marcel.


"Jangan berterimakasih, ini sudah menjadi kewajibanku untuk membahagiakan mu."


Nara pun mengangguk dan tersenyum. Marcel adalah pria teristimewa menurutnya, dia benar-benar beruntung bisa di pertemukan dengan Marcel dan akhirnya menikah.


Nara dan Marcel kini menikmati makan siang di restoran yang berada di bawah laut, persis seperti keadaan kamar mereka.


Marcel sangat senang melihat istri nya terus mengembangkan senyuman di wajah nya, membuat aura kecantikan Nara semakin terlihat.


Makan siang romantis dengan berlatar lautan, dengan ikan-ikan yang berenang di dalam nya, membuat merasa tenang dan bahagia.


"Setelah makan kita ke pantai ya hubby?" Pinta Nara pada Marcel.


"Kau, tidak lelah sayang?" Tanya Marcel karena khawatir Nara kelelahan.


Nara menggelengkan kepalanya." Tidak, justru aku sangat senang dan tidak sabar ingin segera pergi ke pantai." Jawab Nara.


"Baiklah habiskan dulu makanan mu, nanti kita pantai setelah ini !" Ujar Marcel dan di angguki Nara.


Di pantai, Nara berlari kecil menghampiri ombak yang menyapu kakinya dan Marcel hanya duduk di pasir Marcel berdoa dalam hatinya, semoga dia akan terus melihat senyuman di wajah cantik istrinya.


Semoga kau terus tersenyum sayang.

__ADS_1


Nara yang terlihat melambaikan tangannya ke arah Marcel untuk memintanya bergabung bersama nya, berenang di pinggiran pantai dan Marcel pun menghampiri istrinya.


Tak sedikit orang yang berada disana, membuat mereka ikut bahagia melihat pasangan pengantin itu bermain di pinggiran pantai bahkan berenang. Nara dan Marcel seolah menjadi magnet wisatawan sekitar karena melihat keceriaan mereka. tak banyak di antara mereka memotret momen kebersamaan mereka.


Cukup lama mereka bermain di pantai kini mereka tengah beristirahat dan duduk yang hanya beralaskan pasir.


Marcel pergi membeli minuman untuk istrinya dan juga dirinya. Nara membuka ponselnya dan memotret dirinya dengan berlatar pantai sambil menunggu Marcel. Tak lama Marcel membawa 2 gelas Jus Jeruk dan di berikannya pada Nara.


"Kau selalu bisa membuatku bahagia Hubby." Ucap Nara dengan kepala yang ia sandarkan di bahu Marcel..


Marcel memegang lengan Nara. "Apapun akan ku lakukan agar kau bahagia sayang. " Balas Marcel dan Nara tersenyum.


"Hubby, kau sudah banyak memberikan ku banyak hadiah, kejutan dan bahkan membawa ku berjalan-jalan dan berbulan madu ke tempat impian para wanita, tempat yang romantis, tapi aku belum bisa memberikan mu apa pun."


Marcel tersenyum dan mencium kening istrinya." Kau tidak perlu memberikan apa pun untukku sayang, cukup dengan kau bahagia, aku sudah sangat senang dan jangan pernah meninggalkan ku!"


Nara menggeleng." Aku tidak mungkin meninggalkanmu hubby, kecuali tuhan yang mengambil ku darimu !"


Deg...


Dan biarkan aku yang lebih dulu pergi dari mu, aku tidak tahu jika aku harus hidup tanpamu, aku akan seperti ара.


Nara, kau sudah memberi warna di hidupku, ketika ku merasa gelap dan tidak ingin mempercayai akan cinta lagi dan akhirnya kau hadir, membawa cahaya serta warna yang membuat hidup ini terasa indah.


Nara tersenyum dan memeluk suaminya. "Hubby aku ingin makan sea food !" Ucap Nara membuat Marcel terkekeh gemas, dia melupakan sejenak nafsu makan Nara yang bertambah banyak.


"Baiklah kita cari makanan yang kau mau, kau mau sea food bukan, tapi sebelum itu kita ke hotel dulu untuk membersihkan diri dan mengganti pakaian yang basah, aku tidak ingin kau sakit nantinya sayang!" Nara memgangguk setuju dan mereka pun mulai beranjak dari pantai dan pergibke hotwk tempat mereka menginap, beruntung karwna hotel nya tidak jauh dari pantai.


Mereka berjalan sambil saling bergandengan tangan dan saling melemparkan senyuman yang membuat semua orang iri akan ke harmonisan mereka.


Hubby, entah mengapa hati ku berkata, jika cepat atau lambat tuhan akan membawa ku pergi bersama nya, aku hanya berharap jika itu benar terjadi kau akan selalu bahagia, meski tidak dengan ku.


Jakarta.

__ADS_1


Sisca yang terlihat termenung di meja sekretaris nya, hingga tak sadar jika dia sejak tadi di perhatikan oleh Reno yang berada di depan meja kerja nya, bahkan sudah di panggil nya beberapa kali, namun Sisca masih saja tidak merespon.


"Sisca, hey Sisca, ck ada apa dengan nya?" Decak kesal Reno.


Hingga Reno yang terlampau kesal menggebrak meka kerja Sisca, membuat Sisca terlonjak kaget.


Astaga astaga!" Ucap Sisca kaget, hibgga ia mengontrol nafas nya yang tidak beraturan.


Sedangkan Reno yang melihat itu terlihat tertawa puas. Membuat Sisca menatap tajam Reno.


'Kau, apa kau ingin membunuh ku, dengan mengejutkan ku, sialan kau Reno.!" Geram Sisca pada Reno.


Reno pun berhenti tertawa dan menatap Sisca. " Ck, salahkan saja kau mengapa melamun di jam kerja, apa yang sedang kau pikirkan apa kau memikirkan Gio, cieee yang muaii jatuh cinta dengan Gio. Wah secepat itukah?" Kekeh Reno pada Sisca dan membuat Sisca memutar bola matanya malas.


Ch, terserah apa yang kau pikirkan aku tidak peduli, lalu sedang apa kau hingga harus menggangu ku. apa kau tidak punya kerjaan !"


sudah cepat lah kita di panggil Tuan besar ke ruangan nya!"


"Ch, waktuku terlaku berharga jika harus menganggu mu, cepatlah, tuan Arya meminta kita ke ruangan nya, sepertinya ada hal penting yang akan dia bicarakan !"


Mendengar itu sontak Sisca terkejut dan dengan cepat dia dan Reno masuk ke dalam ruangan Arya yang sudah terlihat menunggunya.


Sisca mengumpat kesal dalam hatinya, jika Reno sudah tahu mereka tengah di tunggu oleh bos besar mengapa meski mengerjai nya lebih dulu.


Reno benar-benar menyebalkan.


Saat ini Sisca tengah bersiap untuk pulang, Tuan Andreq dan juga Reno sudah pulang lebih dulu.


Sejak meeting tadi Sisca terlihat senang, karena ternyata Sisca di minta ikut oleh Arya ke Amerika bertemu dengan Miss. Rachel untuk membicarakan proyek yang di kerjakan disana.


TINGGALKAN JEJAKMU DENGAN CARA KOMEN, LIKE, GIFT AND VOTE


TERIMAKASIH ATAS DUKUNGAN NYA

__ADS_1


bye bye.....


__ADS_2