Kesayangan Ceo

Kesayangan Ceo
Bab 139


__ADS_3

Penderitaan Erick yang ia alami menyalahkan semua ini pada Kenzo dan Kania, Ferry yang semakin tidak peduli padanya, bahkan dengan orang terdekatnya semakin membencinya, dendam nya pun kini semakin bertambah, seolah Kenzo harus merasakan apa yang ia rasakan saat ini, hingga kematian Ferry dan Kania di saat Kenzo sudah menikah dengan Selena yah sudah memiliki nak satu tahun dan Erick dengan Anaya, yang juga sudah di karuniyai anak perempuan bernama Wilona berusia 2 tahun.


Ferry dan Kania meninggal karena kecelakaan, dan semua aset yang di miliki Ferry di bagi dua, Kenzo dan Erick. Erick tidak mau dan menginginkan semua aset nya menjadi miliknya, karena pikirnya jika Kenzo tidak pantas mendapatkan semuanya, dan Kenzo tidak masalah, karena di sudah memiliki bisnisnya sendiri, meski tidak besar yang di bantu oleh istrinya Selena.


Namun nyatanya, surat wasiat yang ada di dalamnya, menjelaskannya jika Kenzo mesti mendapatkannya, jika tidak semua aset akan di serahkan kepada yayasan, rupanya Ferry sudah mengantisipasi jika Erick tidak akan menyerahkan pada Kenzo.


Erick marah, namun ia hanya bisa pasrah, dan saat di hari dimana Erick semakin gelap mata, bersama Anaya istrinya, Erick membuat Kenzo dan Selena meninggal dalam kecelakaan, tanpa anak nya Nara yang hidup bersama dengan nya.


Awal nya kasus kematian Kenzo dan Selena sudah terendus jika itu di sabotase, namun Erick beruntung karena adanya kakak dari Selena yamg berasal dari korea menyelamatkan nya.


"Aku akan membuat seolah ini memanglah kecelakaan, dan soal anak itu, kau boleh mengurus nya, kau tahu anak itu jika besar akan mendapatkan aset yang cukup banyak di korea, Selena selama ini menutupi jika dirinya cucu dari seorang klongmerat di korea, pebisnis no satu yang menghasilkan kosmetik, dengan nama terkenal di korea selatan."


Erick dan Anaya mendengarnya terkejut namun mengapa paman dari Nara atau kaka dari Selena tidak ingin menghukumnya, atau membawa Nara bersama dengan nya.


"Lalu mengapa kau tidak menangkap ku, aku yakin kau tahu jika aku yang menyabotase mobil milik Kenzo dan kau malah membiarkan Anak itu di urus oleh kami. " Heran Erick.


"Aku tidak ingin mengurus anak itu, dan jika dia bawa ke korea aku yakin dia akan menjadi orang yang di no satukan, ch, aku akan menawarkan kerja sama untuk kalian?"


"Kerja sama?" Ucap Erick juga Nara dengan penuh tanda tanya.


"Ya, sebuah kerja sama yang menguntungkan, kau urus anak itu, dan berikan kabar setiap hari padaku, ingat kabar yang baik-baik. Katakan jika anak itu rajin atau apalah. Dan jangan biarkan dia terluka, aku takut ada yang melihat ini dari kejauhan, atas perintah kakek tua itu. Dan jika umurnya sudah cukup nanti aku akan jelaskan kembali rencana selanjutnya."


"Untuk apa kita bekerja sama ?" Tanya Erick yang bingung.

__ADS_1


"Untuk mendapatkan semua aset yang akan di miliki anak ini ketika ia berusia 20 tahun. Namun itu jika anak ini memang layak mendapatkannya!" Ucapnya dengan tersenyum miring.


Erick dan Anaya pun mengangguk setuju, siapa yang tidak ingin mendapatkan aset yang banyak seperti itu, mereka akan menjadinya raya.


Jasad Kenzo dan Selena di bawa ke korea dan di kremasi disana, sedangkan Nara yang masih berusia satu tahun di bawa oleh Erick sesuai kesepakatan, dan Nara di angkat anak oleh mereka, namun tidak di anggap anak sejak saat itu oleh Erick, ia yang membalas semua perlakuan Ferry padanya saat dulu pada Nara, dan dia senang saat ini ternyata balas dendam itu bisa berjalan, meski tidak perlu pada orang yang bersangkutan, melainkan pada orang yang berharga untuknya.


Kasus Kenzo dan Selena di tutup, tidak ada lagi yang membahasnya, karena semua sudah di atur oleh kakak dari Selena.


Erick dan Anaya menyimpan semua nya dengan rapat, karena jika ada yang mengetahui nantinya mereka takut akan membuat mereka mendekam di penjara, untuk itulah Erick, Anaya dan juga kakak dari Selena yang hanya mengetahuinya.


Flashback of


"Jadi ini soal balas dendam juga merebut apa yang di miliki Nara?" Tanya Wilona.


"Ya, namun juga kasus kecelakaan Kenzo juga Selena, jika pengacara ayah Ferry mengetahui ayah dan ibumu yang menyebabkan kematiannya, mungkin semua aset kita akan beralih pada Nara, apa kau mau hal itu terjadi, untuk itulah kita mesti menutup rapat hal ini, karena rupanya pengacara itu, terus mengawasiku sampai ini, karena melihat Nara!"


Wilona kini mengangguk mengerti. "Lalu apa benar jika Nara akan mewarisi aset dari bagi waris keluarganya dikorea ?"


"Benar dan saat ini renacanya telah berjalan, kita akan buat nama Nara menjadi buruk, penderitaan nya akan ia rasakan mulai dari sekarang. "Ucap Erick dengan senyum seringainya.


Wilona tersenyum tipis, rupanya kedua orang tuanya sedang mengincar harta karun.


Bagus lah, jika perlu di percepat agar aku bisa lepas dari jerat Samuel, pria tua menyebalkan itu!

__ADS_1


Sementara di Villa, Safira dan juga Nara yang bersama Kayla yang selalu di sisinya.


"Aku penasaran apa yang mereka bicarakan ?" Ucap Nara.


Sama halnya dengan Safira yang juga penasaran dengan apa yang sedang di bicarakan olah Pak Amir dan Ayu bersama Marcel dan Gio. Namun Safira cukup mengerti, mungkin saja ini berkaitan dengan Nara.


"Sudah jagan pikirkan apapun. Ini sudah waktunya makan siang, bagaimana jika kita masak buat makan siang saja, apa ada yang kau inginkan ?" Tanya dan ajak Safira pada menantu cantik nya.


Nara tersenyum. "Tidak ada bu, ayo." Jawab nya dan mereka langsung menuju ke dapur.


Tak lama mereka selesai memasak, dan meminta Kayla untuk memanggil Marcel dan juga Gio. Pak Amir dan juga Ayu sudah kembali ke rumah nya sejak mereka memasak.


"Sayang kau memasak ?" Tanya Marcel pada istrinya.


Nara mengangguk. "Tidak banyak yang aku masak, kau takut aku lelah bukan?"


Marcel tersenyum. "Itu kau tahu, aku tidak ingin kau lelah, ingat di sini ada anak kita!" Ucap Marcel dengan memegang perut Nara.


"Kau tenang saja Marcel, ibu tidak membiarkan ia kelelahan." Celetuk Safira membuat Marcel dan Nara tersenyum.


"Dimana Gio, apa dia tidak ikut makan ?" Tanya Safira karena tidak melihat keberadaan Gio, jika Kayla dia memang tidak pernah mau makan bersama para atasannya.


"Ada yang harua dia lakukan lebih dulu nanti aku suruh pelayan untuk mengantarnya makanan." Jawab Marcel.

__ADS_1


"Ya sudah makan saja dulu, hubby nanti setelah makan, kau cerita ya padaku !" Pinta Nara dan Marcel hanya tersenyum saja.


Bagaimana mungkin aku mengatakan nya, aku takut kau malah kepikiran sayang. Batin Marcel bingung, entah akan ia ceritakan atau tidak pada istrinya ini, mengenai sekarang musuh nya yang mulai bergerak ingin melukai istri dan anak yang masih di dalam rahim nya


__ADS_2