Kesayangan Ceo

Kesayangan Ceo
Bab 115


__ADS_3

"Hubby kau tahu, aku tidak terlalu suka untuk meminum susu, tapi aku akan mencoba nya kali ini !" Nara yang melihat Marcel mengambil susu hamil untuk nya.


Marcel tersenyum." Jika tidak bisa atau tidak mau kau tidak usah memaksanya, nanti kita cari solusi lain pada dokter ok ?" Nara mengangguk.


"Kita beli berbagai rasa, mungkin kau akan menyukai satu rasa dia natar semuanya !" Lanjut Marcel antusias memilih berbagai rasa susu kehamilan untuk Nara.


Nara tersenyum senang, karena Marcel tidak akan memaksa diri nya meminum susu, dia memang tidak terlalu menyukai minum susu, namum entah untuk saat ini, dia akan mencoba nya demi buah hati nya, anak pertama nya bersama Marcel. Selain susu Marcel membeli beberapa buah, yang di inginkan Nara.


Di hotel.


Nara terlihat menyender di ranjang nya dengan kaki nya yang ia luruskan, entah mengapa dia merasa cepat lelah saat ini. Marcel melihat itu tersenyum dan lalu mendekati istri nya setelah ia meletakkan belanjaan nya di atas meja.


Marcel memijat kaki Nara karena dia tahu jika istri nya sangat lelah. "Maaf sayang, seharusnya aku antar kau pulang lebih dulu dan biarkan aku ke supermarket sendiri, jadi kau tidak lelah seperti ini." Sesal Marcel jika ia sempat lupa jika Nara badan nya sedang tidak sehat, lupa karena dia saking senang nya mendengar ke hamilan istri nya.


Nara tersenyum." Tidak apa Hubby, aku senang, malah aku tidak mau kau meninggalkan ku disini seorang diri, nanti aku bosan!"


Marcel terkekeh. "Kau tidak lapar, mau makan sekarang?"


Nara mengangguk. "Sebenarnya aku ingin soto ayam, tapi mungkin disini tidak ada, jadi aku ingin seafood saja lagi hubby, nasi goreng sea food seperti nya enak?"


"Sea food lagi, sepertinya dia sangat suka makanan laut sayang." Ucap Marcel dan megelus perut Nara.


"Kau benar hubby seperti nya begitu, akhir-akhir ini aku lebih suka memakan Sea food, mungkin karena aku sebelum menikah dengan mu tidak pernah bisa membeli sea food, karena harga yang mahal !" Ucao Nara terkekeh mengingat masa lalu nya.


Marcel terenyuh, dia tahu kehidupan sederhana seperti apa, karena dia pernah mengalaminya, namun berbeda dengan dirinya, ayah dan ibu akan mmebelikan makanan dengan harga mahal mungkin dalam satu bulan sekali, tapi bagi Nara saat itu, bisa membeli makan saja dia sudah beruntung karena banyak keperluan yang harus ia beli juga, karena Erick dan Soraya yang tidak peduli pada nya.b


"Jangan lihat masa lalu, kita lihat masa depan, kau sudah memiliki aku, jadi jika ada hal yang kau inginkan katakan jangan kau pendam, aku akan memberikan nya padamu, kau mengerti sayang!" Nara mengangguk.

__ADS_1


Marcel tersenyum dan mencium kening istrinya." Istirahat lah lebih dulu, aku akan memesan nasi goreng sea food yang kau mau, jika sudah ada aku akan membangunkan mu!" Ujar Marcel pada Nara.


Nara mengangguk, karena dia pun merasa sangat lelah, mata nya cepat terpejam setelah kepergian Marcel.


Jakarta, Indonesia.


Di sebuah apartemen, terlihat pria tua berusia 40 tahun, pria tua itu terlihat menahan amarah nya, setelah mendegar seseorang dari bawahan nya yang melaporkan sesuatu pada nya.


"Jadi dia ingin segera lepas dari ku, ch sudah jelas perjanjian nya adalah satu tahun bukan?" Geram nya.


"Benar tuan, dan dia selama ini sudah beberapa kali ingin mendekati CEO Admaja Company, atau pria kaya lain nya dan sayang nya dia tidak pernah berhasil."


Pria tua itu kembali tertawa dan kembali menatap bawahan nya."Ch, dia benar-benar menjadi ****** bukan?


Lalu, apa kau sudah selidiki tentang Wijaya Grup?"


"Baiklah, itu sudah cukup, itu artinya Erick memang memiliki rahasia lain di balik Wijaya Grup.


Dimana Wilona saat ini, aku ingin kau cari dia, bawa dan seret dia untuk kembali ke apartemen menemui ku, aku ingin memberikan hukuman untuk nya !" Bawahan itu mengangguk dan lekas pergi menjalankan perintahnya.


Samuel yang pergi selama dua minggu telah kembali pulang lalu mendengar semua laporan yang di berikan bawahan nya. Samuel kini benar-benar merasa kesal dan marah, karena Wilona tidak menghargai nya sama sekali.


"Apa hukuman yang pantas untuk mu, wanita ******!"


Samuel berdecih." Seperti nya kau memang cocok saat ini menyandang sebagai wanita ******!"


Samuel pun terdiam dan tak lama senyum seringai nya muncul di wajah nya, seperti nya ia memiliki sebuah ide untuk Wilona, istri ketiga nya yang hanya di nikahi sirih oleh nya.

__ADS_1


Sedangkan di apartemen Gio yang sudah ke datangan Reno. karena Gio yang telah menghungi nya jika ada sesuatu yang ingin ia bicarakan.


"Ck, kau menganggu kencan ku kau tahu. Jika ini tidak penting aku akan melayangkan tinju padamu!" Kesal Reno karena Gio menganggu acara kencan nya dengan Citra yang sedang PDKT.


Gio tersenyum tipis dan mengangkat kedua halis nya, setelah mendengar jika Reno baru saja kencan.


Dengan siapa. Pikirnya.


"Kencan, dengan Citra ?" Tebak Gio.


Reno menatap heran pada Gio, pikir nya mengapa dia bisa tahu?


"Ehuem, itu kau tahu, kau menyelidiki ku ?" Selidik Reno.


Gio tertawa. "Ck, untuk apa aku menyelidiki mu, aku bisa menebak nya karena hanya Citra wanita yang dekat dengan mu bukan?"


Reno mengangguk. "Kau benar, lalu apa yang ingin kau bicarakan denganku saat ini ?" Tanya Reno pada Gio


"Ini mengenai kedua orang tua istri bos kita, nona Nara!" Jawab Gio yang membuat Reno menatap Gio serius.


"Kau serius, kau sudah mendapatkan informasi nya ?"


Gio mengangguk. "Meski tidak banyak, namun aku rasa mesti aku katakan padamu, tadinya aku ingin menunggu Marcel dan Nara kembali, namun aku putuskan untuk memberitahu mu lebih dulu, karena siapa tahu kau bisa membantu ku selanjutnya."


Reno mengangguk. "Hmm jika mengenai mereka, aku akan usahakan akan membantu, sesuai dengan keahlian ku saja tapi nya." Ucap Reno terkekeh, karena jika soal mencari informasi dia memang merasa kurang di andalkan, tidak seperti Gio.


Gio mengangguk mengerti. " kenzo Aldira Wijaya dia memang ayah dari nona Nara, dan Selena Agnia Wijaya adalah istri dari Kenzo, dan tentu dia adalah ibu dari nona Nara." Gio menjeda ucapan nya sebelum kemudian melanjutkan nya lagi dengan memberikan sebuah berkas pada Reno mengenai penyelidikan nya.

__ADS_1


__ADS_2