
"Bagaimana, apa mereka menjebakmu dalam beberapa pertanyaan ?" Anaya yang bertanya pada Wilona saat berada di dalam mobil untuk kembali kekediaman nya.
"Hmm sepertinya ini semua sudah di atur oleh mereka, dan aku hanya mendapatkan peringatan, peringatan yang aku kira dari keluarga Admaja, jika aku berani pada Nara lagi, mungkin mereka akan langsung menjebloskan ku ke penjara, ch menyebalkan, dia kira aku takut, dengan begini aku hanya akan lebih berhati- hati lagi, sesuai instruksi ayah agar harus lebih terencana untuk membuat Nara menderita.
Anaya mengangguk setuju. "Kita harus percaya pada ayah mu, karena dia sudah memiliki rencana dengan Kim Do Yun, paman Nara di korea."
Wilona mengangguk. "Apa mereka sangat kaya di korea ?"
"Ya, terkaya di korea, tapi sangat jauh kekayaanya dengan keluarga Admaja." Jawab Anaya.
"Laku jika kita berhasil mendapat aset milik Nara, apa Wijaya Group akan maju atau semakin pesat." Tanya Wilona lagi yang tidak begitu mengerti tentang bisnis.
"Ya, karena kita akan mendapat suntikan dana yang
sangat besar, terlebih mereka juga memiliki cabang di asia." Jelas Anaya. Wilona tersenyum." Baguslah, aku ingin cepat ayah
mendapatkannya, aku ingin cepat lepas dari Samuel."
"Hmm, sabarlah sayang, ibu dan ayah pasti akan berusaha untuk mempercepat semua rencana ini, karena kita juga sama ingin membawa mu cepat kembali ke rumah." Ucap Anaya membuat Wilona tersenyum tipis.
.
.
Korea selatan.
__ADS_1
"Kendrik, kapan janji temanku dengan Kim Ye Joon?" Tanya Marcel pada Kendrik yaang sudah mengatur janji untuk bertemu dengan kakek Nara.
"Siang ini, saat makan siang, di sebuah restoran dengan ruang VIP." Jelas Kendrik.
Marcel mengangguk. " Kau sudah pastikan bukan, jika tidak ada yang mengetahui keberadaanku disini, apa lagi paman Nara." Marcel khawatir jika nantinya tembus pada Erick Wijaya dan akan membuatnya memiliki kesempatan untuk melukai Nara.
"Kau tida perlu khawatir, kedatangan mu kesini tida di ketahui hanya Kim Ye Joon selaku kakek Nona juga pemilik perusahaan Kim Meesya yang tahu."
"Baguslah, aku sudah tidak sabar bertemu dengan nya." Ucap Marcel.
"Selamat datang tuan Marcel, senang bisa bertemu dengan anda." Sambut pria yang sudah cukup tua namun masih terlihat gagah, dengan mengulurkan tangan kananya untuk mengajak Marcel berjabat tangan dengan nya.
Marcel menerima uluran tangan pria tua itu dengan senang."Senang juga berjumpa dengan anda tuan Kim Ye Joon." Balas Marcel.
Kim Ye Joon tersenyum." Mari duduk, saya sungguh senang bisa di ajak kerja sama dengan perusahaan besar seperti Admaja COMPANY."
"Apa itu tuan Marcel ?" Tanya Ye Joon.
"Ini mengenai cucu anda, Kinara Wijaya anak dari Selena dan Kenzo."
Ye Joon terkejut begitu pun dengan bom seok, Marcel benar-benar tidak basa - basi, ia langsung mengungkapkan apa tujuan nya.
"Kau mengenal nya?" Tanya Ye Joon sedikit tidak percaya.
"Nara adalah istriku." Ucap Marcel sambil memberikan satu lembar poto istrinya pada Kim Ye Joon.
__ADS_1
"Ini, Ahn Jeong aku sudah menemukan cucu kita." Ucap Kim Ye Joon karena melihat bola mata dari Istri kedua nya dulu sama persis dengan yang di miliki oleh nya.
"Maaf jika saya langsung mengatakan hal ini, dan karena Nara kini tengah dalam bahaya."
"Apa maksudmu, mengapa dia sedang dalam bahaya, tunggu tuan Marcel. Saya dengar jika dia bekerja menjadi wanita malam dan dia menikahi CEO dengan menaiki ranjang. Apa CEO itu kau. Jadi apa semuanya benar?" Tanya Ye Joon berturut-turut.
"Semua tidak benar, biar aku jelaskan lebih dulu. Aku juga sudah membawa bukti-bukti nya, agar tuan bisa percaya, dan agar tuan tidak mengira jika saya akan berkata omong kosong." Jelas Marcel dan Kendrik memberikan sebuah bekas menganai Nara, saat ia bersama dengan keluarga Wijaya, begitu juga dengan sebuah rekaman suara Erick yang ingin menghabisi Nara karena ingin mendapatkan aset yang dimiliki Nara.
Marcel juga mulai menceritakan semuanya, dari mulai ia bertemu dengan Nara hingga ia kini menjadi suaminya.
"Jadi mereka membohongiku ?" Tanya Ye Joon dengan kemarahan dan juga kedua boka mata nnya yang terlihat berair, tangan nya menahan dada yang teeasa sakit karena anak Kim Do Yun adalah dalang di balik semuanya.
"Kim Do Yun yang menutupi kasus Erick Wijaya yang telah menyabotase mobil yang di kendarai orang tua Nara, karena dia juga tidak ingin aset Wijaya Group di bagi dengan Kenzo, semua sudah ada di dalam bukti itu." Ucap Marcel membuat Ye Joon teelihat sangat menyesal dan marah.
Menyesal karena lebih mempercai Do Yun, hingga akhirnya cucu perempuanya menjadi menderita, setelah ia melihat semua bukti yang sudah Marcel bawa.
"Apa yang sudah aku lakukan, saat itu Ahn Jeong yang sudah menderita, karena dia masih sangat muda dan harus memiliki anak dariku, karena sebuah keteledoran kami, dan Ahn Jeong dengan umur nya yang sangat muda ia harus hidup sendiri mengurus Selena, karena aku yang juga di ancam akan disebar mengenai scandal ku dengan skretaris ku sendiri, jika aku terus membantunya, namun aku cukup senang karena bisa menikahinya hanya untuk membuat status yang jelas untuk Selena."
"Dan sekarang cucu ku yang mengalami penderitaan semuanya, apa aku terlalu jahat." Ucap Ye Joon panjang lebrar karena perasaan bersalah nya.
Marcel pun merasa tidak tega, Ye Joon di umur nya yang sudah tua harus mengalami hal ini, anak-anaknya, yang memang mungkin tidak mengikhlaskan jika ayah nya memiliki simpanan, namun itu bukan sebuah kesengajaan dan Ye Joon hanya ingin bertanggung jawab.
"Kita selesaikan ini dengan cepat, tidak perlu menunggu 3 bulan lagi untuk Nara genap 20 tahun, mau bagaimanapun dia meski mendapat bagi waris dari ku. Aku sudah tidak peduli akan scandal ku nanti akan terbongkar, biarlah itu sudah msalalu, aku hanya tidak ingin cucuku harus kembali menderita."
Sementara itu, di sebuah perusahaan, seorang wanita tengah berjalan dengan tergesa-gesa, untuk menemui atasan nya, setelah mendengar salah beberapa karyawan dari Kim Meesha membicarakan kerja sama dengan perusahaan besar di indonesia, Admaja company.
__ADS_1
Awalnya dia tidak peduli namun ketika mngingat nama perusahaan itu, ia kemudian terkejut dan segera menemui atasanannya, Kim Do Yun.
Benar, wanita itu adalah Aeri, ia tidak menyangkan jika perusahaan itu akan bekerja sama dengan perusahaan ini, memang bagus untuk perkembangan perusahaan Kim Meesha, namun tidak bagus jika mereka memiliki tujuan lain.