
Malam hari saat selesai makan malam, Aiga pergi ke kamarnya untuk belajar, begitupun dengan Ridho. Selly dan Dendi memang menerapkan kedisiplinan kepada mereka agar tidak manusia yang bermalas-malasan. Dan alhasil mereka selalu menjadi nomor 1 di kelas mereka yang membuat mereka bangga
Saat Aiga hendak mengambil buku pelajaran yang akan dipelajari untuk ke esokannya, tiba-tiba hpnya bergetar tanda ada panggilan yang ada di saku piyamanya, dan dilihatnya ternyata nomor tak dikenal atau nomor baru. Namun, Aiga menghiraukannya sampai panggilan tiga kali. Baru ke empat kalinya baru dia jawab telfon tersebut.
"Halo, Assalamualaikum" (Aiga)
"Waalaikumsalam" (Reza)
"Maaf, dengan siapa ya?" (Aiga)
"Aku Reza Ga.. masak sudah lupa? apa kabarmu ? Sudah baikan?" (Reza)
"oh""Alhamdulillah sudah baikan kak. Terima kasih tadi sudah menolongku" (Aiga)
"Iya. sama-sama.Gue ganggu gak nelfon malam-malam?" (Reza)
"Gak apa kak"(Aiga)
"Sedang apa Ga?"( Reza )
"Nih, mau belajar, ada nomor baru maksa nelfon sampe 3 kali ya terpaksa saya angkat." (Aiga)
__ADS_1
"Oh ya, dapat dari mana nomorku?"(Aiga)
"Dari akun media sosialmu, tadi itu kita kan gak sempat tuker nomor hp, ya terpaksa deh, gue cari di akun medsosmu. Biar lebih akrab gituu.. gak apa kan?"(Reza)
"Oh.. Gak apa kak, lain kali harus izin dulu ke yang punya. Dan Untung tadi saya baik hati masih mau angkat telfon dari nomor gak dikenal"(Aiga)
"hehe.. iya, gue minta maaf yaa."(Reza)
"Iya.. Gak apa kak" (Aiga)
"Tapi gue boleh kann, chat kamu?" (Reza)
"Boleh, asalkan penting saja"(Aiga)
"Iya sama-sama"(Aiga)
"Jangan lupa di save ya nomor gue. Assalamualaikum"(Reza)
"Ok Kak. Waalaikumsalam"(Aiga)
Mereka mematikan sambungan telfonnya. Entah Reza ataupun Aiga sama-sama merasa senangnya saat selesai telfonan, meskipun harus canggung dalam bicara lewat telfon
__ADS_1
Aiga merasakan kembali detak jantung yang berdebar dan flashback dengan kejadian-kejadian yang menimpa dirinya yang sering ditolong oleh Reza
"Apaan sih Loe Ga,.. kenaoa coba sesenang itu dapat telfon dari idola sekolah yang notabennya dikelilingi cewek cantik. Bahkan dia juga sudah ada yang punya kali. Nanti loe bisa di kubur cakar tuh sama dia. Sadar Ga
. sadar.. Loe gak boleh suka sama dia. Loe harus fokus belajar. Ingat cita-cita dan nasehat bunda dan ayah Loe. Loe gak boleh terlena ke cowo itu" Gumam Aiga dalam hatinya sambil menepuk jidat
Tiba-tiba nomor telfon tak dikenal lagi muncul dilayar hpnya. Dengan sigap dia menjawab panggilan tersebut. namun seketika dimatikan oleh orang yang menelfon tadi. Lalu ada pesan singkat darinya yang prosilnya cewek
"Assalamualaikum Aiga Dinanti..
Apa kabarmu?
Aku kangen tau ke kamu"Pesan dari orang misterius itu dan mengira itu nomor Reza yang masih ia belum simoan di hpnya
Aiga tidak membalas pesan tersebut, namun malah membalas pesan dari Rinda sahabatnya.
Ridho yang turun ke ruang keluarga sehabis mengerjakan PR tersebut menghampiri ayah dan bundanya yang tengah nonton TV, dan memintanya untuk mematikan sebentar karena mau telfon seseorang
Saat Aiga mau membalas pesan dari sahabatnya, Tiba-tiba ada panggilan telfon dari nomor misterius itu lagi, sontak Aiga mengangkat telfon tersebut dengan halusnya
"Assalamualaikum Kak Reza. Ada apalagi nelfon saya?
__ADS_1
Kan tadi disudahi kak. Apa ada yang perlu disampaikan lagi ke saya?" nyerocos Aiga yang masih mengira itu nomor Reza.