
Setelah kejadian kemarin, sandiwara Aiga agar dirinya terlihat cupu di depan teman-temannya supaya gak jadi idola sekolah sudah tak berguna. Ia dengan berat hati memulai harinya disekolah dengan gaya sebelum ia sekolah populer di kota X. banyak banyangan buruk yang melintas dipikirannya, dia pasrah dan akan menghadapinya seperti apa yang pernah ia alami pada waktu sekolah di SMPnya.
**Dulu pada waktu SMP dia bangga dengan kecantikan tubuhnya, hingga banyak pria yang suka dengannya dan berusaha mendapatkannya dengan cara apapun. Dan semenjak Masuk sekolah SMA Favorit di kota X, dia berusaha menutupi dirinya, hingga terlihat bukan dirinya.**
Seperti Biasa Aiga yang selalu dijemput Rinda kerumahnya untuk berangkat bareng ke sekolahnya itu, meski mobilnya gantian sih, kadang pakai punya Aiga, kadang pakai punya Rinda. Namun kali ini mereka pakai punya Aiga, tapi tetap guys Rinda yang nyetir. Soalnya lebih jago Rinda ketimbang Aiga. dan Aiga diperbolehkan nyetir sama Rinda kalau sudah pulang sekolah
Sampai diparkiran, mereka disambut oleh fans baru Aiga yaitu para cowok-cowok yang tergila-gila dengan kecantikan Aiga. mereka langsung berlari menuju Aiga untuk menyambut bahkan ingin mengawal Aiga. Tapi sayangnya Aiga langsung berlari bersama Rinda menuju ke kelasnya.
Tiba-tiba, di jalan menuju ke kelas, Aiga bertabrakan dengan seseorang sambil ngosngosan gara-gara lari dari kejaran fans barunya
"Aduh. maaf, maaf. saya gak sengaja" seru Aiga yang meminta maaf sambil merapikan buku-bukunya yang berjatuhan
"saya yang minta maaf, karena jalan gak hati-hati" Jawab cowok tersebut.
"Kak Reza!" sebut Aiga kaget saat melihat siapa yang ditabraknya. sedangkan Reza pangling bahkan tak berkedip melihat gadis cantik yang menabraknya hingga tak bisa berkata apa-apa
__ADS_1
"Ga. Ayo, kamu belum aman!" ajak Rinda sambil menarik tangan Aiga agar kembali lari ke kelas agar aman dari kejaran para cowok yang tergila-gila dengan kecantikan Aiga.
Sesampainya dikelas, Aiga bukannya aman. tapi malah diserbu teman-teman sekelasnya.
"siswa baru yaa.?" teman cewek
"hay. kenalan dong" teman cowok
semua tertegun saat melihat Aiga yang berubah penampilannya drastis, hingga mereka tak mengenali Aiga lagi saking cantiknya.
tiba-tiba bel masuk berbunyi, dan langsung membuyarkan kerumunan mereka hingga duduk dikursinya masing-masing. Seorang guru masuk ke kelasnya Aiga.
"Pagi anak-anak, seperti biasa silahkan buku kalian keluarkan, namun sebelumnya saya absen dulu." sapa guru tanpa melihat perubahan Aiga dengan gaya datarnya.
"baik bu" serentak siswa-siswi menjawab.
__ADS_1
sesampainya Absen di nama Aiga Dinanti, guru heran sampai menelan ludah saat tau siapa yang angkat tangan.
"benarkah itu Aiga Dinanti?,, bukan siswa baru yaa,? terus Aiga kemana?" tanya guru yang masih heran. dan siswa lainnya juga heran bahkan sampai melongo
"benar bu. Saya Aiga Dinanti, siswa yang kemarin-kemarinnya duduk dikursi ini" jelas Aiga sambil tersenyum
"benar bu, dia Aiga. masak ibu lupa sih" sambung Rinda dengan nada sewotnya.
"sungguh fantastis perubahannya. saya masih belum percaya. coba keluarkan bukumu dan bawa kesini beserta pulpennya" perintah guru yang masih belum percaya bahwa itu Aiga.
Dengan senang hati Aiga membawa apa yang diperintahkan guru tersebut hingga mematung didepannya. Dengan teliti guru tersebut mengecek apa benar buku itu milik Aiga apa bukan, tapi ternyata bukunya memang milik Aiga. dan mencoba menyuruh Aiga menulis di papan tulis, apa benar tulisan dipapan sama dengan yang dibukunya. Lagi lagi sama persis
Guru itu memang belum percaya dengan apa yang dilihatnya. Aiga yang berubah drastis, dari gaya rambutnya yang biasanya di ikat gak pernah di lepas sekarang malah dilepas dan rapi, rias wajahnya yang biasanya pakai kacamata seperti siswa cupu sekarang malah dilepas hingga kelihatan jelas indah bulu matanya, kecuali penampilannya yang sederhana membuat semua tak berkedip.
"ok. sekarang saya percaya anda adalah Aiga Dinanti, silahkan kembali ke kursi Anda" ucap guru bahwa sebenarnya masih belum percaya
__ADS_1
"terima kasih bu, saya permisi" ucap Aiga yang izin kembali ke kursinya