Kisah Kasih Di Sekolah

Kisah Kasih Di Sekolah
Nasib Fani


__ADS_3

Kring.. Kring.. Kring... Bel istirahat telah usai berbunyi dan menghentikan tawa mereka dan memilih masuk ke kelas takut telat dan dihukum guru.


"Eh. Pak. Sudah di bel.. Heee. Kami permisi ke kelas dulu ya bapak.. mari..." Pamit Aiga ke Pak Suryo dengan cengengesan dan diikuti oleh sahabat-sahabatnya dan siswa lain yang ada di kantin


"mari pak" pamit siswa yang lain


Kini kantin tersebut sepi, hanya tinggal ibu-ibu kasir dan pak Suryo. Karena bel yang berbunyi menghentikan drama telletubies siswanya tersebut.


"Maaf Pak. Bel sudah bunyi. Apakah bapak mau pesan makanan?" Tanya salah satu ibu kantin


"Iya. Saya mau makan, tolong dipercepat yaa." pinta pak suryo


"baik pak."sahut ibu kantin


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=::::::::::::::::::::::::::::::


Fani yang tengah kesal karena dipermalukan oleh Reza di depan banyak siswa langsung menuju ke Kepala Sekolah yang merupakan pamannya sendiri dan mengadu kejadian tersebut


"Apa yang saya sering peringatkan Fan, jangan di berbuat ulah, tapi kenapa masih dilakukan. Telingamu berfungsi gak?." Ucap ke Pak Arman Kepsek

__ADS_1


"Tapi om...." sahut Fani ingin mengelak tapi terpotong oleh pak Arman


"Mulai besok kamu akan ku kirimkan kembali ke papimu di Banten. Sekarang ikut saya ke kelasnya Aiga.," Bentak Pak Arman ke Fani


"Ma..maksud om apa?. A..ku gak bisa sekolah disini lagi gitu maksud om? dan ngapain om ngajak aku ke kelasnya si bedebah itu?" tanya Fani kaget dengan perkataannya Pak Arman dan dilanjutkan dengan ekspresi tak terima dengan ajakannya berdamai dengan Aiga


"Cukup Fani!. Kamu sama saja seperti mamimu. Keras kepala. Sekarang ikut saya menemui Aiga lalu minta maaf atau kau bersama mamimu selamanya. Dan tak akan pernah di akui di keluarga kami lagi" Ancam Pak Arman ke Fani


"Enggak Om. Aku gak mau tinggal sama mami om. Aku gak mau di suruh kerja di club malam om. Please jangan usir aku ke rumah mami om. Aku masih ingin merasakan wisuda dan mendapat gelar om." Pinta Fani sambil memohon memegang tangannya pak Arman sambil mengeluarkan air mata


"Kalau begitu, segera minta maaf ke Aiga, dan lanjutkan sekolahmu di Banten. Dan ingat, ubahlah sikap burukmu itu. Besok langsung berangkat" Tegas Pak Arman


(Flasback)


Orang tua Fani berpisah (brokenhome) sejak Fani di kelas 2 SMP. Maminya Fani keras kepala dan selalu menganggap dirinya tak pernah salah. Akhirnya papinya Fani sudah tak tahan dengan sikap isterinya akhirnya memilih jalan untuk bercerai


Fani dipaksa ikut dengan maminya. Karena maminya gak suka ribet, Ia mengorbankan Fani dengan melayani para pemabuk disana. Fani yang tak mau akhirnya bisa kabur dan bertemu dengan papinya. Akhirnya dia dititipkan ke kakak dari papinya yaitu pak Suryo. Sedang papinya Fani pergi ke Banten dan bekerja serta menetap disana. Fani gak mau ikut karena masih ingin di Jakarta


Karena Pak Arman orangnya lebih berkuasa segalanya dari pada papiya Fani. Karena sifat Arogantnya itulah maminya Fani takut ke pak Suryo

__ADS_1


(flashback end)


****


Se sampainya dikelasnya Aiga. Fani langsung memeluk Aiga yang tengah duduk sambil membaca buku hingga kaget


"Kak Fani kenapa?" Tanya Aiga ke Fani


"Ga.. maafin gue yaa.. gue terlalu jahat sama loe. gue minta maaf Ga.. Tolong maafin gue.. hiks. hiks.. huaaaaa" ucapan minta maaf Fani yang masih memeluk Aiga


"Kak.. sebelum kakak melakukan semua itu, aku sudah maaf kan kok. Aku juga minta maaf ya kak.. sudah sering membuat kakak marah" jawab Aiga sambil mengusap punggung Fani


"Terima kasih ya Ga.." melepaskan pelukannya


Aiga hanya membalas dengan senyuman saja.


"Kalau gitu selamat belajar Ga.." pamit Fani ke Aiga


"Iya kak" balas Aiga

__ADS_1


__ADS_2