Kisah Kasih Di Sekolah

Kisah Kasih Di Sekolah
Kondisi Aldo


__ADS_3

"Boleh saya jenguk teman saya dok?" Tanya Rinda


"Silahkan" Kata Dokter


Rinda masuk ke ruang UGD menghampiri Aldo yang tengah tak sadarkan diri


"Al.. Bangun.... Aku gak sengaja Al... dan sekarang aku bingung harus ngapain. Reza gak bisa dihubungi. Sedangkan aku gak tau keluargamu" Adu Rinda ke Aldo yang masih tak sadar dengan deraian air mata


Tiba-tiba Rinda ingat sesuatu.


"Iya.. Ponselnya Aldo.." Rinda buru-buru ke mobilnya. Ia mencari keberadaan ponselnya Aldo di dalam tasnya. Setelah dikeluarkan semua isi tasnya. Ternyata tak ada ponsel disana. Rinda jadi Frustasi...


"Tuhannn.. Aku harus ngubungi siapa?" Kata Rinda sambil nangis frustasi


"tuuut..tutttt" Suara dering telfon Rinda


"Hallo bunn" Jawab Rinda dengan suara sedikit serak


"Ada dimana?" Tanya Bunda Ale


"Bun... Tolong aku bunnn. huaaa" Tangis Rinda diparkiran


"Kenapa Rin..?" Tanya Bunda Ale khawatir


"A...ku... aku... nabrak orang. huaaa" Kata Rinda


"Tenang nak.. sekarang lokasinya dimana?" Tanya Bunda Ale


"Di Rumah sakit XX bun" kata Rinda


"Kamu tunggu bunda disana. Jangan kemana-mana. Ok" Kata bunda Ale, kemudian mengakhiri telfonnya


Beberapa menit kemudian, bunda Ale datang. Rinda yang melihat kedatangan bundanya. Langsung lari-lari kecil menghamipiri bundanya

__ADS_1


"Bunda..... Aku takut bun.. hiks hiks" kata Rinda dipelukan bundanya.


"Keluarganya sudah dihubungi?" Tanya vunda Ale


"aku gak tau keluarganya bun"kata Rinda


"Ayo lihat keadaannya" ajak Bunda Ale


Mereka menuju ke tempat Aldo dirawat


Sesampainya..


"Aldo.." Kata Bunda Ale sambil membelalakkan matanya tak percaya


"Bunda kenal?" Tanya Rinda heran


"Itu anak sahabat bunda" Kata Bunda Ale


"Cepet Bun.. hubungi keluarganya. Dokter sudah menunggu" kata Rinda


"Bagaimana kondisi anak kami dok?" Tanya mama Lia


"Begini bu. Anak ibu mengalami pendarahan otak ringan. ia butuh donor darah bu. Golongan A" Kata dokter


"Cepat donorkan darah saya dok" kata mama Lia


"Baik bu. Tapi sebelumnya harus diperiksa terlebih dahulu" Kata dokter


setelah diperiksa golongan darah


"Maaf bu. Golongan darah Anda tidak sama" Kata dokter


Mama Lia kecewa

__ADS_1


"Gimana ma? golongan darah papa juga beda" Kata papa Rahmat


"Ambil darah saya dok" kata bunda Ale


"Ale..." panggil mama Lia


"Golongan darah saya A. Cocok dengan nak Aldo" Kata Bunda Ale


"Baiklah. Silahkan ibu masuk keruangan" Perintah dokter


"Aldo kenapa sampai kecelakaan?" Tanya selidik mama Lia


"Ma..afkan saya Om, Tante.." Kata Rinda dengan terbat-bata dan menunduk


"Siapa yang menabraknya?" Selidik mama Lia


Namun Rinda diam. Dia sangat takut akan amukan orang tua Aldo, bahkan bisa memasukkannya ke kepenjara


"Siapa yang nabrak?" dengan suara agak tinggi


"Ma.. ini rumah sakit.. Aldo dirawat didalam ma" Kata papa Rahmat menenangkan emosi mama Lia


Mereka duduk diluar ruangan, menunggu hasil pemeriksaan selanjutnya


"Ceklek" bunyi handle pintu


"Dokter. bagaimana anak kami dok?" Tanya Papa Rahmat


"Darah anak bapak sekarang sudah stabil. Tinggal menunggu siuman saja" Kata dokter dengan senyuman


"Boleh kami masuk dok?" Tanya mama Lia


"Boleh bu. Silahkan" Ramah Dokter

__ADS_1


Papa dan mamanya Aldo melihat kondisi Aldo. sedangkan Rinda melihat kondisi bundanya


Mereka sama-sama nangis dalam ruangan. Rinda kini diselimuti rasa bersalah karena telah menabrak Aldo hingga kehilangan banyak darah.


__ADS_2