
Hari ini suasana sekolah berbalik 180ยฐ bagi Aiga dan Rinda. Biasanya mereka disambut para cowok-cowok yang membuatnya tak nyaman hingga kabur bagai kucing dan anjing. Tapi sekarang berbeda. Yaa. Semenjak kehadiran Dela dan Dion yang berwajah sangar itu membuat Aiga menjadi senang dan tenang, tak ada yang mengganggunya lagi. Meskipun mereka tidak mengganggu Aiga lagi, namun mereka perlakukan Aiga seperti puteri kerajaan yang membuatnya risih dan tak nyaman diperlakukan seperti itu
"ada apa dengan mereka ya" Tanya Rinda heran dengan sikap mereka yang tunduk tak seperti biasanya
"Entahlah Rin, ayo kita turun" Ucap Aiga yang juga heran
"he'em" Singkat Rinda
"Ga. Tumben mereka gak ngejar loe" Tanya Rinda sambil clingak clinguk mencari sesuatu
"hmmmm... pantas saja... ada Dela dan Dion tuh di ujung" sambung Rinda yang membuat Aiga juga mencari keberadaan sepupunya itu
"Waduh. Pasti ulah mereka nih" pikir Aiga dalam hati
"Ayo gabung dengan mereka" Ajak Aiga ke Rinda dan dijawab dengan anggukan oleh Rinda
"Kakak.." (Aiga)
"Ayo cepat ke kelas" (Dion)
"Iya. iya" Aiga
"Kenapa sih cuek banget. Santai keles.. sombong amat" nyinyir Rinda yang berada di belakangnya Dion dan disamping Dela dan Aiga
__ADS_1
"Apa pedulimu?." Jawab Dion sambil menghentikan langkahnya dan membalikkan badan yang pas dengan Rinda
"Kamu dengar?" Tanya Rinda kikuk
"Telinga saya masih berfungsi" Jawab ketus Dion sambil balik badan melangkah lagi
"Dasar Arogan" ucap Rinda yang tidak ditanggapi oleh Dion
"Kalian kenapa sih? Ribut dipagi hari." Lerai Aiga, namun gak digubris sama sekali mereka
Sesampainya dikelas. Aiga diperlakukan lagi layaknya princes oleh semua teman-temannya, dari pertama masuk kelas hingga dudukpun dia dilayani. Sedangkan tiga orang yang bersamanya biasa saja.
"Ada apaan sih?" Tanya Aiga heran
"tau" jawab ketus Rinda
"gak ngapa-ngapain" jawab mereka santai
"lagian bagus kan kalau mereka gak ganggu kamu lagi. jadi kamu bisa bebas beraktifitas lagi" sambung Dela
"jujur kak" tegas Aiga yang mulai kesal
"suer. kita gak ngapa-ngapain ga.. coba deh kamu tanya mereka" tegas Dela ke Aiga yang curiga
__ADS_1
"Ok. aku percaya. Tapi sampai ketahuan kalian berbuat yang tidak-tidak ke mereka, awas saja."ancam Aiga ke kedua sepupunya
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sedangkan Dela dan Dion sebelum Aiga dan Rinda datang sudah disekolah sambil membuat peringatan ke semua siswa disekolahnya, bagi siapa saja yang masih mengganggu Aiga dia tidak akan segan-segan membuatnya cacat. dan meminta mereka memperlakukan Aiga seperti princes.
Sontak mereka yang tak terima dengan ancaman kedua murid baru itu malah ingin mengeroyok mereka, namun diurungkan kembali karena mereka berdua sudah mengeluarkan jurus silat mereka hingga membuat takut para siswa.
.
.
.
.
.
.
.
.hy readers. mohon maaf jika selama ini ceritany kurang ngena di bayangan dan hati readers๐. ini adalah nover saya yang pertama saya buat๐.. sebelumnya saya belum pernah buat novel.๐
__ADS_1
.dan terima kasih yaa๐, yang sudah ngelike ๐dan ngevote novel ini. saya harap kalian tidak sungkan untuk memberikan sebuah kritikan dan saran yang membangun untuk novel ini. karena dukungan kalianlah yang saya butuhkan.๐
.dan semoga apa yang kalian berikan kepada saya dalam novel ini, Tuhan kita membalasnya berlipat-lipat ๐๐๐