
Pulang sekolah, Aiga, Reza dan yang lain tanpa sengaja bertemu di halaman sekolahnya. Reza dan Aiga yang papasan hanya tersipu malu dengan kejadian yang di gudang. Sedangkan yang lain memperhatikan Reza dan Aiga namun mereka tidak menyadari hingga mereka kaget saat di kejutkan oleh seseorang yang lain.
"Tolong! Tolong!" Teriak seseorang minta tolong dari arah kejauhan
brukkk.
Aiga yang hendak berlari lurus menabrak punggung Reza yang berbalik badan mencari sumber suara yang minta tolong. Aiga kehilangan keseimbangan itu lantas jatuh tersungkur di depan Reza dan membantunya berdiri
"Awwwwh" Rintih Aiga sakit dibagian lututnya
Reza yang melihat Aiga tersungkur lalu berjongkok membantu Aiga berdiri
" hati-hati" yang kemudian hanya dijawab dengan senyuman.
"Apanya yang sakit?" Tanya Reza khawatir
"Lututku, tapi udah nggak kok" Jawab Aiga dengan menyunggingkan senyuman
"Terima kasih sudah membantuku" sambung Aiga dengan nada lembutnya, dan hanya dibalas dengan senyuman
__ADS_1
Saat Reza yang mau melanjutkan langkahnya kearah yang suara yang minta tolong tali sepatunya terinjak kakinya yang sebelah dan mengakibatkan jatuh dan kali ini Aiga yang menolong Reza, dan mengembalikan kata-kata Reza.
"Hati-hati" lirih Aiga dengan senyuman
"terima kasih" balas Reza
Dan tiba-tiba Aiga segera bersimpuh di kaki Aiga dan membenarkan tali sepatu Reza.
Mereka yang melihat tingkah Aiga dan Reza heran. Semenjak terjebak di gudang karena ulah fans mereka semakin terlihat seperti saling perhatian. Tiba-tiba Dion menghampiri Reza dan mengangkat kerah bajunya dengan geram
"Anda apakan Aiga sampai jatuh seperti itu?"
"Hey. Gue gak apa-apain kok. Kita terkejut saat ada yang teriak minta tolong." Jelas Reza
Dion yang sedari kecil menyayangi Aiga tak ingin sedikitpun melihat Aiga sakit dan sedih. Dia akan melakukan apa saja yang bisa menjaga dan melindungi Aiga. Termasuk menuruti keinginan Aiga. Tapi kalau sudah ada yang membuat Aiga merintih kesakitan bahkan sedih dia tidak bisa tinggal diam. Tangannya selalu bereaksi.
Di sisi lain, Dela dan Aldo membantu Aiga menenangkan Dion dan Reza.
"Jaga sikapmu!. Jangan membuat Aiga khawatir. Ayah dan ibu tidak mengajarkan kita seperti itu. Berbuat sesuatu lihat kondisi dan situasi dulu" Tegas Dela sambil menurunkan tangan Dion dari kerah baju Reza.
__ADS_1
"Za. Loe gak apa kan?" Tanya Aldo
"Gue apa bro. Thanks yaa." ucap Reza
"Puas kalian berantemnya?." Ucap Rinda sinis
"Rin.. ada apa denganmu?" Tanya Aiga Heran
"Males melihat adegan kayak gitu. Bocah tau gak" nyerocos Rinda
"Sudahlah. jangan dilanjutkan. malukan sama anak yang lain" ujar Aiga
"Oh ya. Kak Reza. Maaf yaa. Kak Dion salah paham lagi" Ucap Aiga minta maaf
"Terus yang minta tolong sekarang kemana?" Ucap Rinda yang mengingatkan kembali suara itu
lalu mereka sama-sama menghampiri sumber suara yang sudah dikerumuni banyak siswa. Saat kerumunan itu berhasil di terobos. Betapa terkejutnya saat melihat Imron sudah menggendong seorang siswi yang tengah mengekuh sakit itu dan hendak membawanya ke UKS.
"Bro. mau dia kenapa?" Tanya Ilham
__ADS_1
"Jangan tanya sekarang. kasihan dia kesakitan. Gue mau bawa dia ke UKS dulu." jawab Imron lalu berlari membawa siswi tersebut ke arah UKS.
Imron yang lari-lari membawa siswi ke UKS di ikuti oleh Aiga, Reza dan teman-temannya.