Kisah Kasih Di Sekolah

Kisah Kasih Di Sekolah
Caper ke Camer


__ADS_3

Bunda Selly yang hendak keluar rumah bertanya-tanya ketika ada mobil berhenti didepan rumahnya.


Aiga dan Rinda turun dari mobil tersebut dan menyalami bunda Selly, dan diikuti oleh Reza, Aldo, Ilham dan Imron


"Assalamu'alaikum Bunda.." Salam Aiga dan Rinda


"Waalaikumsalam. Loh. Mobilnya mana? Kenapa diantar temannya?" Tanya bunda heran


" Heee. Mobilnya mogok bun tadi dijalan, kehabisan bahan bakar, dan didaerah sana jauh dari POM. Untung ada mereka Bun yang datang dan memberikan tumpangan" Jelas Rinda mendahului Aiga


" Oh ya. Kemarin bunda lupa tidak isi bahan bakarnya." Jelas Bunda Selly sambil tepuk jidat


"lagian tadi pagi kenapa tidak di cek sih bahan bakarnya?" sambung bunda Selly


"Keburu Bun. Takut telat" Jawab Aiga


"Terima kasih ya, sudah menolong anak tante" Ucap Bunda Selly ke Reza dkk


"Iya tan, sama-sama. Kita gak sengaja ketemu dijalan kok" Jelas Reza


"Aiga... Ajak gih teman-temannya masuk, ambilkan minum. Bunda mau pergi Arisan ya" Titah bunda Selly ke Aiga sambil pamit


"Gak usah tan, kita juga mau pamit" Tolak Aldo


"Gak apa kak, mari semua masuk" Ajak Aiga ke Reza dkk


"Eee. Tante mau pergi, perlu saya antar?" Tanya Reza caper


"Hem. hem. Caper ka Camer" Goda Imron


"Gak usah nak, tante bisa bawa mobil sendiri. Terima kasih ya sudah nawarin ke tante" Ucap Bunda Selly ke Reza


"Oh ya Aiga. Hubungi ayah saja ya, biar diurus mobilmu" pinta Bunda Selly ke Aiga

__ADS_1


"Ok. Bun"


"Bunda Pamit, Assalamualaikum" Pamit Bunda Selly


"Waalaikumsalam" Jawab mereka bareng


Lalu Bunda Selly masuk ke mobil dan melajukannya


"Hati-hati bunda"


"Hati-hati tante"


Teriak Aiga dan Reza barengan


"Cieeee" Sorak semuanya kepada Aiga dan Reza, kecuali Aldo. Dia masih berbalut luka dihatinya, namun masih bisa ditahan


Aiga dan Reza malu karena disorak


"Ayo masuk" Ajak Aiga ke semuanya


"Sebentar ya" Pamit Aiga


"Bi Dini..." Panggil Aiga ke pembantunya


"Iya Non.." Bi Dini nyaut dan menghampiri Aiga dan temannya


"Bi Dini sibuk gak?" Tanya Aiga


"Nggak Non" Jawab Bi Dini


"Tolong buatkan minum dan ambilkan cemilan ya bi untuk kami" pinta Aiga ke pembantunya


"Baik non" Jawab bi Dini. tanpa sengaja bi Dini melihat salah satu dari teman cowok Aiga dengan kaget

__ADS_1


"Mas yang waktu itu bantu saya ya..?" Tanya bi Dini ke Reza


"Mas, terima kasih banyak. Mas sudah bantu menyelamatkan saya." Sambung bi Dini


"Maaf bi. Mungkin salah orang" Kata Reza dengan sopan, walaupun benar namun Reza enggan mengiyakan karena malu ke Aiga


"Masak sih salah, waktu itu mas dengan ibu Mas" Kekeh bi Dini


"Sudahlah bi, sana ambilkan minum. kasihan mereka haus" Pinta Aiga ke bi Dini


"Baik non, saya permisi" Pamit bi Dini dengan sopan


"Ga. nyokab Loe cantik juga ya" Celoteh Imron


" Iya Ga.. Pantes loe kayak bidadari, diwarisi nyokabnya" Sambung Ilham


"Ya iyalah, aku dan bunda kan perempuan. ya Wajar saja kalau cantik" Jawab Aiga


"Ya bukan gitu Ga.. Auranya beda gitu" timpal Imron. Sedangkan Reza dan Aldo diam memandangi Aiga yang parasnya cantik bak bidadari


Imron mengisyaratkan sesuatu ke Ilham. Ilhampun mengerti akan isyarat tersebut


"Bentar ya, aku permisi ke kamar" Pamit Aiga, lalu pergi meninggalkan 5 temannya itu


"Duarrrrrr" Reza dan Aldo dikagetin oleh Ilham dan Imron


"Hahahahah" Rinda ketawa


"Kalian kenapa sih bengong?" Tanya Rinda


"Terutama loe Do, dari tadi gak ada suaranya" Timpal Ilham


"Gue gak apa-apa kok" jawab Aldo pelan, sedangkan Reza diam tak menjawab pertanyaan temannya

__ADS_1


"Kalian ini mencurigakan" kata Imron


Tiba-tiba suasana jadi hening


__ADS_2