Kisah Kasih Di Sekolah

Kisah Kasih Di Sekolah
Lagi-Lagi ulah Fani


__ADS_3

"Padahal yang sok itu Fani yaa.. Tapi tak apalah. Kan Aiga sekarang ada bodyguardnya. Hehee"


"Heh.. Minggir kalian. Kita mau duduk disini" Usir Fani ke Aiga sambil menggertak meja yang diduduki Aiga, Rinda, Dela dan Dion


"Eh Fan.. Loe punya mata kan.. Disini sudah ditempati kami. Lagian tuh di tengah ada bangku kosong. kenapa gak kesana saja" Ujar Rinda yang kesal sambil berdiri menggertak meja juga


"Kalau gue maunya disini kenapa?" ejek Fani yang mulai meninggi suaranya


Sedangkan Aiga hanya bingung serta kaget dan takut akan suatu terjadi pada Rinda jika masih berkepanjangan membela dirinya. Dan pada saat Dela melihat adanya kecemasan di wajah Aiga dia langsung berdiri langsung memasang wajah amarah kepada Fani membantu Rinda. Dan Dion hanya diam menontonnya saja


"Oh. Jadi kamu yang bernama Fani. Cewek yang berbuat ulah disekolah ini, terutama kepada Aiga." Ujar Dela kepada Fani sambil menoleh kearah Aiga


"Ku peringatkan yaa. Jangan ganggu Aiga lagi jika kamu masih ingin sekolah disini" Ancam Dela


"idih. Emang loe siapa haa?. Loe disini baru. yang berkuasa disini Gue.. Loe mah gak ada apa-apanya dibanding gue. Jadi jangan sok jadi pahlawan disini. Apalagi untuk dia" ujar Fani sambil menunjuk ke Aiga dengan bencinya


"ku peringatkan sekali lagi jangan ganggu Aiga" Ancam Dela lagi sambil mencekeram lengan Fani kuat sampai merasakan sakit


"Aw..." Rintih Fani


"Jangan mendekat!" Ancam Dela kepada teman-temannya Fani,

__ADS_1


Mereka yang melihat kesangaran Dela langsung mundur dari langkahnya dan membiarkan Fani kesalitan


"Kalian ayo bantu gue"Teriak Fani ke teman-temannya. Tapi mereka memilih diam.


Lalu Dela melepaskan cengkeramannya. Dan kembali duduk dikursinya


Fani langsung pergi dari kantin dengan merasakan sakit di lengan dan membuat sumpah akan membuat Aiga menyesal karena sekolah disini


**Ceilah Fanii.. Padahal loe sudah kalah. Tapi tetap saja bersi keras membuat Aiga menderita. dan itu bukan sekolah loe kali... itu milik paman loe aja.. tapi meskipun itu paman loe, dia tidak seperti loe. dia akan membela yan benar. bukan yang salah. dia orang jujur**


"Kamu gak apakan?" Tanya Dela yang berusaha menenangkan Aiga yang cemas dari tadi


"Itu sudah tanggung kita untuk menjagamu Ga.." Imbuh Dela.


"Kapan nih kita mau makan? Pesan saja belum" Ucap Dion karena merasa lapar setelah menonton adegan barusan


"Iya nih. aku juga haus" Imbuh Dela


"Kalian mau makan apa? biar aku yang pesan" tanya Aiga


"samakan aja.." jawab Dela dan Dion barengan

__ADS_1


"Kalau kamu Rin?" Tanya Aiga ke Rinda


"seperti biasa.." jawab Rinda


"Ok. kalian tunggu disini yaa" ujar Aiga sambil melangkah memesan makanan


Sedangkan Rinda mulai membuka obrolannya bersama Dela dan Dion sambil menunggu Aiga dan pelayan membawa makanannya


"hmm. Kalian kembar ya?" Tanya Rinda


"He'em. Kami kembar" jawab Dela


"Tapi tidak sama yaa, yang satu asik bicaranya, satunya lagi dingin kayak es" nyerocos Rinda


"Tidak mungkin kan manusia meskipun kembar sama persis beserta tingkah lakunya" Jawab Dion yang tersinggung


"Eh. Tumben bersuara. dari tadi kemana?" sindir Rinda ke Dion, namun Dion mengacuhkannya kembali


"Hahha. Dia memang gitu Rin.. sering berubah moodnya. kadang baik kadang buruk." Jelas Dela ke Rinda.


"Oh.. kayak bunglon dong.." ujar Rinda membuat keduanya ketawa, kecuali Dion yang mengacuhkannnya omelan Rinda. Hinga Aiga datang membawa makanan dan minum beserta pelayan kanntin dan mulai menyantapnya

__ADS_1


__ADS_2