Kisah Kasih Di Sekolah

Kisah Kasih Di Sekolah
Mumet


__ADS_3

Di Mobil


"Reza, Aldo, kalian kenapa hari ini?


Gak kayak biasanya" Tanya heran Ilham


"Iya, kalian ada bermasalah?" Tambah Imron


"Gak ada kok, kita gak ada masalah, iya kan Za??" Kata Aldo berbohong sambil noleh ke Reza


"Iya. Kita fine kok" jelas Reza


Setelah sampai dirumah, Reza langsung di introgasi oleh mamanya


"Dari mana? pulang sampai jam segini. Kamu itu sudah kelas 3 SMA, fokus belajar. Jangan main-main" Tanya Mama Anggi panjang lebar


"Maa.. Kenapa sih, gak mama gak papa sama-sama suka ngekang aku? Aku ini sudah besar maa.."Jawab Reza dengan kesalnya


"Justru karena kamu sudah besar, kamu harus bisa membedakan waktu. Sudah cukup mama dipanggil gurumu karena nilai-nilaimu jelek. Semenjak kamu dekat dengan si Sisil itu. Mama minta kamu segera jauhi dia, dan jangan bermain-main dengan anak perempuan, kecuali kalau dia bisa membuat nilaimu meningkat lagi, bahkan bisa mengalahkan Aldo" Marah Mama Anggi


"Ok Ma. akan aku buktikan, bahwa aku bisa melebihi Aldo" Jawab Reza

__ADS_1


Semenjak Reza ketahuan mamanya pacaran, dia tidak dipercaya lagi. Apalagi melihat nilainya hancur karena tak pernah belajar. Dia lebih sering main hp dan nyanyi. Dia sering membohongi mamanya masalah belajar. Bahkan dikelas sebelumnya ia menjadi juara kelas dan selalu bersaing dengan aldo.


Setelah perdebatan antara ibu dan anak itu, Reza memilih pergi keluar rumah setelah ganti pakaian, tanpa pamit menggunakan sepeda motornya ia melaju kencang hingga tiba disuatu tempat


"Ngapain disini?" Tanya Clara menghampiri Reza ketika duduk sendiri dengan mimik wajah tak karuan


Reza menoleh ke arah yang bicara


"Gak apa2" Jawab Reza ketus


"Kak Reza disekolah tadi berbunga-bunga. Sekarang nggk. " Rayu Clara


"Udah. Loe gak usah ikut campur" Jawab Reza ketus dan langsung meninggalkan Clara begitu saja


"Iya beb. Kangen yaa. " Jawab Imron dari sembarang telfon


"Ihhh. Apaan sih, aku gak kangen kak,," balas ucapan Imron


"Terus?" Tanya heran Imron


"aku cuma mau tanya, aku barusan ketemu kak Reza di Taman, wajahnya kayak yang lagi marah gitu. ditanyain malah judesnya minta ampun. Gak kayak biasanya. Kenapa ya? " Tanya heran Clara

__ADS_1


"Itu biasanya dia sedang mumet pikirannya, makanya kayak gitu. Udah kamu tenang aja. biar aku yang ngatasi. Ok." Jawab Imron


"Terserah deh. Aku tutup ya telfonnya" Acuh Clara


Setelah dapat telfon dari Clara. Imron langsung menuju ke tempat Clara sebut tadi. Dia ingin menenangkan Reza. Ya hanya sahabat yang bisa menenangkan ketika ada masalah. serumit apapun itu


"Kenapa Bro?" Tanya Imron yang seketika menghampiri Reza dari arah belakang


"Mumet nih kepala" Jawab singkat Reza


"Tante dan Om ya" Tebak Imron


"Iya, ditambah dengan Aldo" Jelas Reza sambil tertunduk lesu


"Emang kenapa?" Tanya Imron heran. Pada dasarnya Reza dan Aldo tak pernah ada masalah


"Kita menyukai cewek yang sama, tapi cewek itu sudah membalas cinta gue seperti yang loe tau saat ini. Ditambah mama dan papa selalu ngekang gue, bagaimana supaya gue lulus dengan nilai memuaskan, bahkan harus ngalahi Aldo" Jelas Reza


"Bro. loe harus bisa membuktikan bahwa loe jauh lebih baik dari aldo ke ortu loe. Loe harus lebih fokus lagi. Untuk masalah loe dengan Aldo. Gue akan coba nasehatin dia" Nasehat Imron


"Terima kasih bro. Tapi dia bilang ke gue, kalau dia sudah ikhlas. Namun gue yang sakit, gue sudah nyakiti dia. Gue egois" Lirih Reza

__ADS_1


"Bro. Kalau Aldo mau berusaha ikhlas, ya Loe harus bertanggung jawab atas apa yang dikorbankan Aldo. Loe harus benar-benar jaga kepercayaan Aldo. Jangan sakiti Aiga. Ok" Jelas Aldo


"Thanks yaa


__ADS_2