
Di tempat lorong menuju perpus. Reza kesal terhadap tingkah laku Fani yang menurutnya berlebihan dan mempermalukan dirinya kepada semua siswa." Fan. kamu tuh yaa, gak bisa apa bersikap sopan, lembut, gak usah galak kayak gitu. Lihat nih, gara-gara kamu repotasi aku jadi terancam. Puas kamu.! apa memang kamu sengaja ingin menghancurkan hidupku?" Reza marah sambil menunjukkan notifikasi viralnya pertikaian tadi kepada Fani.
". Maafin aku Za. ." perminta maafan Fani kepada Reza
"dan mulai sekarang, kita akhiri hubungan kita. gak usah cari-cari aku, gak usah hubungin aku. kita putus." bentak Reza kepada yang tak tahan dengan sikapnya dan lalu pergi meninggalkan Fani dan kawan-kawannya
"Sayank.. tunggu. !" teriak Fani yang tak lagi dihiraukan Reza
"haaaaaaaaaa! " teriak Fani kesal
"Semua ini gara-gara cewek cupu itu!.guys. cepat kalian buat perhitungan kepada si cupu itu!" perintah Fani kepada teman-temannya. lalu teman-temannya Fani pergi mengiyakan perintah Fani, sedangkan Fani masih betah berdiri kesal atas apa yang terjadi.
"Hapus semua Video itu, kalau gue masih lihat tuh video, kalian akan lihat sendiri akibatnya!." titah Fani sekaligus ngancam siswa yang melihat pertikaian tersebut
_._._._._._._.._._.._._._._._._.._._._._.._._.._.._._._._.
Sedangkan Reza di Ruang musik yang menghampiri teman pemusiknya.
"Kenapa bro? datang-datang muka sudah ditekuk kayak teko aja tuh." tanya sekaligus sindir Aldo ke Reza.
__ADS_1
" sudahlah bro. putusin aja tuh si Fani, Cewek Preman kayak gitu lo pelihara." sambung Aldo
"eh. bentar. kenapa bicara lo sama dengan temannya Si Cewek itu? " tanya Reza kepada Aldo.
"paling jodoh" sorak teman-temannya Aldo dan reza kompak
"hahahahahahahah" tawa mereka pecah di ruangan itu
"jodoh? gua aja gak tau rupa temannya cewek itu. eh siapa namanya?. dan entah kenapa bisa sama kalimatnya" bela diri Aldo
"Eh ya.. Lo gak tau yaa nama si cewek yang kata lo cupu itu? hahahahaa" tanya Imron dengan tawa pecahnya.
"Nggak" jawab singkat yang ngundang tawa grub band tersebut
"hahahahahahahah" tawa mereka
"gimana bro. lo mau gak kita bantu cari tau tentang cewek cupu lo itu?" goda Aldo ke Reza.
"Lah. Kok Gue? yang dari kemarin penasaran kan lo Do." balas Reza.
__ADS_1
" Ok. Gue cari tau tentang dia. tapi yang lain jangan iri yaa, apalagi cemburu, sebab gue tau siapa dia" bisik Aldo yang membuat ketiga temannya bertanya-tanya heran.
"maksud lo apa sih Do?. Lo mau kepoin dia, tapi lo tau tentang dia. ." tanya heran Reza.
" iya nih. lo gak sakit kan do? ngomongnya ngelantur kayak gitu" timpal Imron
" e gini. Gue itu ingat, kemarin malam waktu kita tampil duet sama tuh cewek. pas dia turun panggung dan lari keluar. Ada yang panggil dia dengan sebutan nama...." ucap Aldo sambil mengingat-ingat kembali nama cewek itu.
"Siapa?" tanya Reza yang menunjukkan betapa ingin tau namanya.
"ce ilah. kemarin bilangnya cewek itu gak ada istimewanya, tadi juga bilang dia gak penasaran. nah baru mau dikasih tau namanya sampek segitu tuh muka berbinar saking keponya" goda Ilham yang membuat Reza malu
"eh. kata siapa gue kepo. Ini kan gara-gara kalian semua bahas tuh cewek. " sahut Reza tak mau kalah ketika dijatuhkan sama temannya.
" sudah. sudah. kita latihan aja. dari tadi bahas cewek, yang bikin pangling lo Za." sahut Imron.
"tuh kan. gue lagi. ya weslah yuk kita latihan"
ucap Reza
__ADS_1