Kisah Kasih Di Sekolah

Kisah Kasih Di Sekolah
Dibalik Tangisnya Aiga


__ADS_3

Sesampainya dirumah, Aiga langsung turun dari mobil dan lari kedalam rumahnya sambil nangis. Ridho yang melihat kedatangan kakaknya yang lari menuju kamarnya khawatir dan menghampirinya. Begitupun dengan pembantunya. Sama-sama kaget saat melihat nonanya pulang dari sekolah terburu-buru menuju ke kamar tidak seperti biasanya


"tok. tok. tok.." suara ketukan pintu kamar Aiga. Namun tidak dijawab oleh Aiga


"tok. tok. tok.." suara ketukan kedua, dan lagi tidak ada jawaban menambah kekhawatiran Ridho dan bi Dini


"Bi. Kakak kenapa?" Tanya Ridho khawatir, karena tidak biasanya seperti itu


"saya juga tidak tahu den." Jawab bi Dini juga khawatir


"coba ketok sekali lagi Den. Mungkin nona mau jawab atau buka pintunya" saran bi Dini ke Ridho, dan hanya di jawab dengan anggukan saja


"tok. tok. tok.." Ridho ngetuk pintu lagi. Karena tidak ada jawaban dari dalam. Ridho langsung memengan handle pintu dan mencoba membuka pintunya, tapi terkunci


"Bi. Pintunya di kunci, tolong ambilkan kunci cadangannya" Pinta Ridho


"Baik Den" Jawab Bi Dini yang langsung pergi tergesa-gesa mengambil kunci pintu cadangan. Sedangkan Ridho masih terus mencoba mengetok pintu. Karena lagi dan lagi tak ada jawaban, Ridho berinesiatif menghubungi Bundanya yang beberapa hari ini berada diluar rumah karena kesibukannya dan langsung menceritakan yang terjadi pada kakaknya itu.


Bunda Selly yang mendapat kabar mengenai Aiga merasa khawatir karena tidak seperti biasanya seperti itu. Dia langsung pamit ke temannya. Rasa khawatir dengan anak perempuannya itu membuat Bunda Selly tidak berfikir jernih dan meminta sopirnya untuk menambah kecepatan mobilnya


Sesampainya dirumah, Bunda Selly langsung menuju kamar Aiga, disana terdapat Ridho yang sedang memeluk Aiga karena tak tega melihat saudaranya itu menangis sejadi-jadinya dan membuat badannya demam. Sedangkan bi Dini mengambil makanan untuk Aiga


"Sayang. Kakak kenapa?" Tanya bunda Selly ke Ridho


Ridho yang mendengar suara bundanya itu hanya menoleh dan memperlihatkan wajah sembabnya karena habis menyumbang air mata ke Aiga


Bunda Selly yang melihat kedua anaknya menangis ikut memeluk dan menangis.

__ADS_1


Setelah merasa enakan. Aiga melepas pelukan adik dan Bundanya, walau air matanya masih mengalir


"Adek. Bisa kembali belajar sayang.. Kakak baik-baik saja kok" Kata bunda Selly mencoba menenangkan Ridho yang masih khawatir dengan Aiga


"Nggak Bun. Adek mau disini temani kakak. Pasti kakak juga butuh adek" Jawab Ridho dengan wajah masih sedih


"Sayang... Kakak butuh istirahat.. " kata bunda Selly mencoba membuat Ridho mengerti


"Kalau begitu, biar adek yang temani istirahat kakak disini. Adek ingin memastikan bahwa kak Aiga memang baik" Kekeh Ridho


Rayu bujuk Selly agar tidak mendengar penjelasan Aiga dibalik tangisannya itu gagal dan harus membiarkan Ridho menemani.


"Ridho..." Panggil Bunda sambil melototi Ridho


"Nggak" Kekeh Ridho


"Sekarang jelaskan ke Bunda. Kenapa pulang dalam keadaan seperti ini? wajah muram, mata bengkak, suara serak, baju banyak ingusnya lagi" Tanya Bunda Selly sambil mencoba menetralisir keadaan


"hiks. hiks.. bundaa" Tangis Aiga pecah lagi


"Ayo sayang.. ceritakan ke Bunda." Pinta Bunda Selly


"Aku.. aku... ba..ru... " kata Aiga menggantung disela tangisnya


"Kenapa sayang..?" Tanya Bunda Selly lagi


"Aku .. baru putus Bun.. huaaa" Kata Aiga sambil nangis lagi

__ADS_1


Ridho yang mendengar alasan dibalik tangis sang kakak itu menjadi tertawa


"wkwkwkwkk"


Tiba-tiba ada suara ketokan pintu, ternyata bi Dini datang membawa makan siangnya Aiga. Ridho berdiri dan mengambil alih makanan tersebut dan meletakkan di nakas


Sedangkan bi Dini pamit kembali mengerjakan pekerjaan rumah


"Lanjutkan sayang" pinta bunda Selly yang tak tega


"aku jadi orang jahat sekarang Bun.. Aku sudah menyakiti hati orang." Aiga mencoba menjalaskan. Namun Bunda Selly belum belum paham


"Coba cerita yang jelas dong sayang" Pinta bunda Selly agar putrinya bercerita dengan jelas.


Aiga mulai bercerita dari awal duet panggung sampai penyebab putusnya hubungannya


Sedangkan Ridho jadi penyimak cerita kakaknya


"Kasihan anak Bunda.." kata Bunda Selly sambil memeluk Aiga


"Sabar, dan jalani ini semua. Kamu sudah melakukan yang terbaik kok." Kata Bunda Selly menyemangati Aiga.


"Sudah makan dulu gih. Nanti cacingmu pada demo lagi" sambungnya sambil melepas pelukannya dan menyentil hidungnya, dan hanya dijawab dengan anggukan oleh Aiga


"Dek. Ayo keluar" Ajak bunda Selly ke Ridho


"Baik Bun" Jawab Ridho

__ADS_1


__ADS_2