
Semenjak Fani pindah sekolah, kehidupan siswa yang sering dibuly oleh Fani termasuk Aiga kini sudah aman dan tentram. Tidak ada satupun siswa yang berani membuat berbuat onar di sekolah itu dalam rangka memusuhi Aiga karena akrab dengan Reza.
Seperti biasa, ketika bel istirahat berbunyi Aiga, Rinda, Clara, Dela, dan Dion ke kantin. Kemudian disusul oleh Reza, Aldo, Imron, dan Ilham
"Hy semua.. boleh gabung" sapa Imron sambil menebar senyuman kepada Clara dan dijawab dengan senyuman pula oleh Clara
"Boleh, silahkan duduk" Jawab Aiga
"Kalian sudah pesan apa belum?" Tanya Aldo semangat sambil menatap Aiga
"Belum. Kita juga baru sampai kok." Jawab Rinda mewakili teman-temannya
"Ga.." Panggil Reza dan Aldo bersamaan dan langsung Aiga menoleh ke Reza dan Aldo bergantian sambil tersenyum
"Iya. Kenapa yaa?" tanya Aiga
"Mau pesan apa?" tanya mereka bersamaan lagi yang membuat semuanya heran
"he'em. Kenapa cuma Aiga yang kalian tanya. kita-kita gak ditanya tuh" celoteh Clara terkekeh
"Sayang mau pesan apa?" tanya Imron kepada Clara yang membuatny malu di depan teman-temannya
"Eh. Bentar. SAYANG? loe panggil Clara dengan sebutan SAYANG bro? emang kalian sudah pacaran? sejak kapan?" tanya Imron mengintrogasi Aldo dan Clara
"Kita gak pacaran kok. Kak Aldo saja yang usil" jawab Clara ketus namun menahan malu
"Kalau gitu, mulai sekarang loe wajib jadi pacar gue" jawab santai Imron kemudian senyum seringai
"Ogah" jawab Clara ketus lagi
"Gue serius" kekeh Imron
__ADS_1
"Aku lima rius malah" jawab santai Clara
"Gue gak mau tau, mulai sekarang loe jadi pacar gue. dan panggil gue dengan romantis. ok" paksa Imron kepada Clara
"OK" jawab Clara mengusili Imron
"Yes..." senang Imron yang membuat yang lain ketawa kecuali Dela dan Dion
"Ok. Aku tetap ogah menjadi pacar kamu kak Imron." jawab Clara kekeh
"Gue mau ..." Kekeh Imron yang lalu terpotong oleh sapaan Endah
"Hay semua.." Sapa Endah yang baru datang dan bergabung
"Hay sayang.. sini gabung" sapa Ilham dan ngajak gabung Enda dan disambut dengan senyuman oleh Enda
"Kalau ini boleh manggil sayang.. secara kita memang saling sayang. Iya gak Yang?" timbal Ilham yang ngejek semua para jomblo
"huhh. dasar loe" seru Ilham
"Ga.. Za.. Kalian gak iri ke Ilham dan Endah?" Tanya Imron ceplas ceplos
"Plak" Ilham memukul lengan Imron
"Duh" rintih Imron karena sedikit sakit akibat dipukul oleh Ilham
"Loe kalau ngomong jangan asal, ada Aldo" bisik Ilham ke Imron
"Iya. Iya." jawab kesal Imron
"Kalian tenang saja. Kita kan sudah jadian" senyum kemenangan Reza sambil melihat Aiga dan membuatnya kaget
__ADS_1
"Kak Reza jangan sembarang ngomong yaa. sejak kapan kita pacaran" Aiga Marah
"Sejak kejadian di Gudang itu, loe awalnya nolak, setelah loe keluar gudang dan diketajui oleh fans gila loe itu malah nyamperi gue dan bilang loe mau jadi cewek gue. Dan loe biasa aja ketika kita bergandengan tangan dan ditatap oleh mereka semua" jelas Reza dan tak memperdulikan Aldo disampingnya yang menahan emosinya
"Itukan karena terdesak kak.." balas Aiga
"Hah.. jadi selama ini loe PHPin gue," Reza marah dan pergi begitu saja dari kantin
"Kak Reza..." Panggil Aiga namun Reza tak menghiraukannya
Aldo yang kaget dan senang mendengar jawaban Aiga ke Reza langsung memandang Aiga dengan berkaca-kaca
Aiga yang melihat kemarahan Reza entah kenapa dia juga merasa sedih karena bersalah atau memang dia memang mencintainya
"Ga.. Tidak biasa kamu seperti itu. Ada apa denganmu?" Tanya Rinda Heran
"Aku gak tau Rin.. Aku kira dia bilang gitu cuma mau nolong aku karena aku di kejar-kejar cowok-cowok gila itu. Tapi ternyata.. hiks. hiks.." Jelas Aiga yang semakin merasa bersalah kepada Aiga
"Ga.. ternyata loe tak sebaik yang kita kenal" Ucap Ilham kesal dengan Aiga
"Aduhh. Main baper-baperan. Mending aku pergi saja." Ucap Dela lalu pergi dan di ikuti oleh Dion
"Ga.. loe suka ke Reza?" Tanya Aldo yang membuat Aiga kaget dan menambah rasa bersalahnya karena juga tak mungkin menyakiti Aldo jua
"Kenapa diam?" tanya Aldo lagi
"Maaf kak.." Aiga meminta maaf kepada Aldo
Aldo yang tak mendapatkan jawaban dari Aiga dan kata maafnya itu membuat kesimpulan sendiri dan yakin bahwa Aiga juga suka ke Reza
"Maaf. Gue cabut dulu" Aldo berdiri dan pergi juga dari kantin
__ADS_1
Rinda dan Clara dan juga Endah melihat Aiga menangis berusaha menenangkan Aiga