Kisah Kasih Di Sekolah

Kisah Kasih Di Sekolah
Curhatan Aiga


__ADS_3

Sampai dirumah, Aiga langsung memeluk sang ibunda yang tengah asiik menonton TV bersama adiknya sambil nangis.


"Kenapa Sayang? Apa ada masalah atau bagaimana?" tanya bunda Selly (bundanya Aiga)


" aku malu dan takut bun" lirih Aiga sambil terus menangis dipelukan ibundanya


"malu kenapa sayang?" tanya bunda Selly


" Ih bunda.. kenapa sih sayangnya sekarang sama kak Aiga saja. Sedangkan aku disini dikacangi. Mentang Kakak datang terus menangis" rengek Ridho sambil menggoda Aiga agar berhenti menangis.


"Adek...! Kenapa sih, ganggu aja. sono pergi ke kamar.." titah sang kakak yang kesal terhadap adiknya.


"nggak. mau aku disini bareng bunda, weee."


celoteh Ridho


"kamu tuh yaa. " melepaskan diri dari pelukan sang ibunda lalu pergi ke nyamperi adiknya sambil meremas remas jarinya yang pertanda marah besar.


"Ampun kak. " Ridho kabur ke kamar menghindari amukan Aiga yang berhasil ia goda.


Sang ibunda hanya bisa ketawa sambil tepuk jidadnya ketika melihat tingkah Aiga dan Ridho yang jenaka.

__ADS_1


"Kenapa bun? kok ketawa?" tanya Aiga ke ibunda.


" Gak apa-apa sayang.. terlihat lucu saja melihat anak cewek dan cowok bunda bertingkah seperti tadi." kata bunda Selly sambil menahan ketawanya.


"sudah reda nih galaunya" sambung bunda Selly.


"hee." senyum sinis Aiga


"bun. tadi kan idola sekolah kan manggung. dan meminta kepala sekolah mengajak seseorang untuk naik kepentas untuk duet. tiba Pak Andi narik tanganku bun untuk naik ke pentas. sebenarnya aku gak punya keberanian, tapi karena Pak Andi adalah guru sekaligus kepala Sekolahku, ya aku tahan maluku. Dan disaat Kak Reza mulai nyanyi aku terpesona bun. Sampai-sampai aku gak sadar bahwa aku melanjutkan lirik dan bernyanyi duet dengannya. Aku malu bunn. aku jadi sorotan penonton. dan aku takut para fansnya kak Reza marah ke aku, dan nanti aku malah dijadikan bulan-bulanan sama mereka bun. Apalagi geng Kak Fani, yang jelas-jelas galak saat ada yang dekat dengan Kak Reza. Boleh ya bun.. besok sampai lusa aku gak masuk sekolah. aku sungguh malu dan takut bun. " curhat Aiga kepada Selly sang ibundanya.


"No. No.!" Jawab tegas Selly


"iya bunda. Terima kasih ya bun. Karena menjadi teman curhat Aiga, jadi bunda Terbaik Aiga, dan jadi penenang Aiga saat Aiga punya masalah" senyum bahagia Aiga sambil mencium pipi Ibundanya.


\=.\=.\=.\=.\=.\=.\=.\=.\=.\=.\=.\=.\=.\=.\=.\=.\=.\=.\=.\=.\=.\=.\=.\=.\=


Sedangkan di tempat pesta. Semua kagum terhadap suara Aiga. tak terkecuali Reza,


saat Reza dan grub selesai tampil, mereka turun dan ganti costum di ruang ganti.


dan memulai mereka membicarakan Aiga.

__ADS_1


"Bro, cewek tadi siapa? Enak banget suaranya, bisa-bisa nanti jadi primadona dan saingan lo nanti" ucap Aldo sahabat sekaligus drumer di band itu.


" gw gak tau bro. kan itu pak Andi sendiri yang bawa ke pentas. lagian cewek cupu kayak gitu masak sih bisa jadi primadona sekolah kita yang terpopuler ini?.


kalau suaranya sih biasa saja menurutku..lebih bagus Fani kemana-mana ketimbang cewek itu" jawab Reza sombong sambil memuji ceweknya.


"cih. mentang-mentang kekasihnya cantik dipuji. sedangkan yang lain lewat. Ingat bro! cewek cantik, belum tentu hatinya baik" Imbuh Imron sang gitaris.


"Memang sih, Fani cantik. Tapi Galak, Manja, Cerewet, dan Egois mentang-mentang kaya." ucap Ilham sang Pionis


"bentar-bentar. kenapa lo semua jadi jelek-jeleki cewek gw?


lagian apa sih kelebihan si cewek cupu itu,,?


atau jangan-jangan kalian suka ya ke cewek cupu itu?" goda Reza ke teman-temannya karena gak terima saat ceweknya di hina.


"hahaaaa. kemana kepintaranmu bro?" sahut temannya kompak dan memukul bahu Reza.


"sudahlah. udah malem nih. yuk kita pulang. Gw sudah kangen guling nih" celoteh Aldo.


"yuk" jawab kompak grub band itu dan pergi ke mobilnya masing-masing yang ada di parkiran.

__ADS_1


__ADS_2