Kisah Kasih Di Sekolah

Kisah Kasih Di Sekolah
Aku Bukan Bunuh Diri


__ADS_3

"Lain kali, jangan kayak gitu lagi ya.. sungguh, aku orang yang pertama kali gila ketika melihat kamu bunuh diri." Pinta Reza sambil kembali memeluk Aiga


"Bentar. bentar.. apa? bunuh diri? siapa yang bunuh diri itu? bodoh amat dia?" Aiga yang melontarkan pertanyaan dan tak sadar ngomel sendiri dan melepaskan diri dari pelukan Reza


"Yaa kamulah... kamu kan tadi yang sudah mau lompat." Jawab Reza sambil menempelkan kedua tangannya ke pipi Aiga


"Kata siapa yeee. " Jawab Aiga ngeles


"Gak usah ngeles Gaa. Kita semua udah khawatir setengah mati gara--gara kamu berdiri di tepi mau lompat bunuh diri" Rinda menjelaskan ke Aiga


"Aku gak mau bunuh diri yaa. aku cuma penat saja dengan semua yang ku alami akhir-akhir ini. Aku tadi berdiri menenangkan diri sambil berpikir bagaimana caranya agar kak Reza dan Kak Aldo kembali seperti biasanya tanpa ada yang sakit hati." Jelas Aiga panjang lebar


"Huhhh dasar ya emang kamu Gaa.." Rinda menonyor jidat Aiga


"Auhhh.. Rindaaaa" Aiga mengeluh sakit dan tak Terima dengan sikap Rinda


"Tau gitu aku biarkan tadi kamu disini Yang" Usil Reza ke Aiga


"Ohh. Jadi kata-katamu barusan hanya mau menghibur aku yaa. Kamu cuma mau ngibulin aku? nyesel aku bilang suka sama kamu. kalau gitu gak usah temui aku lagi" cerocos Aiga ke Reza yang kesal


"Yang.. barusan aku cuma bercanda kok. Jangan marah yaaa. Please... " Reza memohon


Aiga yang kesal dengan perkataan Reza langsung berdiri hendak meninggalkan Reza dan gak memperdulikan Reza


"Kalau kamu gak mau memaafkan aku. aku lompat nih" Ancam Reza agar dirinya di maafkan oleh Aiga yang langsung berdiri ditempat Aiga berdiri yang ingin bunuh diri

__ADS_1


Aiga yang tadi menghiraukan langsung balik badan dan langsung memeluk Reza dan kembali meneteskan air mata


"Aku mohon jangan. aku sudah memaafkanmu" lirih Aiga yang masih memeluk Reza.


Sedangkan Reza tersenyum menang karena Aiga memaafkannya.


"Yang.. " Rengek Reza


"Aku mohon jangan kak.." pinta Aiga yang masih mengeratkan pelukannya


"Yang.. lama-lama aku terdorong kamu nih kalau aku gak turun gara-gara kamu peluk terus. lagian gak malu apa itu ada Rinda" Ledek Reza ke Aiga yang langsung melepaskan pelukannya, kemudian Reza turun dari tempat berdirinya


"Makasih ya sayang" lirih Reza sambil menggenggam tangannnya Aiga


Aiga hanya tersenyum malu


"Hee.. Yuk ke kelas.." Ajak Aiga ke Rinda dan melepaskan genggamannya dari Reza


" Eit.. kita ke toilet dulu. tuh muka udah kucel." Reza menahan Aiga dan mengajaknya mencuci muka


"Ceilahhh. kalian tuh yaaa. ya sudahlah. aku tunggu di kelas" pamit Rinda meninggalkan Aiga dan Reza


"Yukk. ke toilet.." Ajak Reza ke Aiga


"Tapi jangan satu ruangan yaa" pinta Aiga

__ADS_1


"ya gak mungkinlah sayang... memang toiletnya cuma satu tahh?" tanya balik Reza sambil mencubit hidung Aiga


"Enggak" jawab santai Aiga


"udah ayoooo" Reza menarik tangan Aiga ke toilet untuk membersihkan wajah mereka


****


Selesai dari toilet, Reza terlebih dulu selesai membasuh wajahnya dan menunggu Aiga di depan pintu utama toilet


"maaf ya kak. lama" Aiga muncul dari toilet cewek


"Gak apa sayang.. Udah yukk. aku antar ke kelas. biar..." jawab Reza dan mau mengantarkan Aiga ke kelasnya namun bel berbunyi dan memotong kata Reza


"Biar bel bunyi yaaa" ledek Aiga ke Reza


"iya..." jawab Aiga yang masih meledek Reza


"Udah yukk buruann" Kata Aiga sambil menarik tangan Reza


****


Sampainya dikelasnya Aiga, mereka disambut seluruh siswa di kelasnya Aiga


"Cieee... yang lagi kasmaran" ledek salah satu siswa

__ADS_1


"Apaan sih" jawab Aiga malu


Kemudian mereka berkerumun ke Aiga dan melontarkan berbagai pertanyaan bahwa Aiga berniat bunuh diri, namun Aiga menepis itu semua dan menjawab bahwa ia sekedar menenangkan diri


__ADS_2