
Keesokan harinya
Pagi-pagi ada sekerumunan siswa dihalaman sekolah, Aiga, Rinda, Dela dan Dion yang baru sampai menghampiri kerumunan tersebut, ternyata sudah terpampang spanduk panjang kebawah yang bertuliskan " Aiga Dinanti... I LOVE YOU, Well You My Girl? ...........Angga"
Begitulah tulisan yang terpampang dari atas gedung tempat dimana Aiga seperti bunuh diri
"Hah. apa-apaan ini?" Kaget Rinda
"Gak usah dihiraukan. Ayo masuk" Kata Dela sambil menarik tangan Aiga
"Aiga...." Ada suara yang memanggil namanya, dan dia berhenti
"Tolak Angga yaa, dan pilih aku saja" kata siswa laki2 yang ngebet banget jadian sama Aiga
"Maaf yaa" Kata Aiga sopan lalu pergi meninggalkan dia
Dela dan Dion belum meninggal siswa tersebut
"Loe mau babak belur disini" Kata Dion sambil mengepalkan tangannya untuk menakuti siswa tersebut. Akhirnya siswa tersebut lari terbirit-birit takut dengan ancaman Dion
Tidak hanya disitu saja, cowok-cowok yang masih ngejar Aiga nunggu bergilir dikelas Aiga sambil membawa setangkai bunga dan coklat
Sampai dikelas, Aiga, Rinda, Dela dan Dion semakin terkejut dengan para siswa laki-laki disekolahnya
"Aiga, maukah kau jadi pacarku, kekasihku, pendamping hidupku.?" Tanya seorang cowok dikelas
"Jangan Ga.. pilih aku saja," Kata seorang cowok lagi
begitulah para cowok yang terus memperebutkan Aiga, namun Aiga menolak dengan sopan tapi mereka masih memaksa
"Diam, sekarang kalian duduk dikursi kalian masing-masing atau kalian gak bakal pulang dengan tubuh yang utuh lagi" Ancam Dela
__ADS_1
Langsung mereka duduk, karena takut dengan Dela dan Dion yang wajahnya sangar bak preman.
Tiba-tiba bel masuk pun berbunyi, pelajaran dimulai sampai jam pulang. Para cowok disekolah itupun tetap ngejar-ngejar Aiga dikala ada waktu
"Dela, Dion, Rinda, kalian urus para cowok itu, Aiga biar gue yang bawa pulang" Kata Reza sambil menarik tangan Aiga. dan hanya dijawab dengan anggukan saja oleh mereka
"Imron, Ilham. Bantu mereka. Dan Aldo, ikut Gue" Pinta Reza
"Ok" Jawab singkat mereka
Reza dan Aldo membawa Aiga keluar dari sekolah, karena ketika jam pulang para cowok mencari Aiga dan menyatakan perasaannya.
Sampai diparkiran, Aiga dimasukkan ke dalam mobil. Tapi Reza malah di kerumuni oleh cewek-cewek sekolahan itu, dan berhasil masuk mobil dengan Aldo dan Aiga
Mereka melajukan mobil mereka keluar dari sekolah, dengan posisi Reza yang nyetir, Aldo didepan dengan Reza, sedangkan Aiga duduk dibelakang kemudi
"Kak. Terima kasih ya, berkali-kali bantu saya"Ucap Aiga
sejenak suasana jadi hening, karena tak tau apa yang harus mereka bicarakan ketika suasana canggung
"Aku ingin bicara/Gue pengen bicara" Kata Aiga dan Reza barengan
"Kamu dulu" Kata Reza sambil melihat Aiga dispion mobilnya
"Nggak. Kakak dulu" Kata Aiga ngalah
"Kamu dulu sudah" Kata Reza juga mengalah
Namun mereka sama-sama menunggu ungkapan kata
"Kalian mau ngomong apa siah?" Tanya heran Aldo
__ADS_1
"Aku/gue" Kata Aiga dan Reza barengan lagi
"Hahahaha... Kalian ini lucu yaaa" Ketawa Aldo pura-pura ketawa, padahal hatinya masih sakit harus menerima kenyataan bahwa Aiga dan Reza saling suka, bahkan mereka sudah pacaran
"Sudahlah, gue tau kok apa yang kalian ingin bicarakan padaku" Kata Aldo yang masih melihat ke arah depan
"Kalian gak usah minta maaf, gue ikhlas kok. Mungkin Aiga bukan jodoh gue" Sambung Aldo
"Kak, aku gak mau kakak tersiksa gara-gara aku dan kak Reza." Jelas Aiga sambil meneteskan air mata
"Bro.. Maafin gue. Tak seharusnya gue merebut cinta loe" Kata maaf Reza
"Kalian gak usah mengkhawatirkan gue. Gue baik-baik saja" jelas Aldo
"Nggak. Kak Reza, agar semua adil, tak ada yang harus tersakiti, mending kita putus" Kata Aiga sambil nangis
"Iya. aku setuju. Itu cara terbaik diantara kita bertiga" Imbuh Reza
"Nggak. Kalian tidak boleh seperti itu. Jangan kasihani gue, gue gak mau jadi manusia hina.
Lebih baik kalian pahami gue. pahami keikhlasan gue." Jelas Aldo
"Kita tetap putus" Kekeh Reza sambil fokus nyetir
Sedangkan Aiga nangis sejadi-jadinya
"Kalau kalian putus, lebih baik gue pergi dari hidup kalian" Ancam Aldo
Semua terdiam setelah Aldo mengekuarkan ultimatumnya
Sampai dirumahnya Aiga. Mereka langsung pamit menuju rumahnya masing-masing
__ADS_1