
Sedangkan diruang kelasnya Reza, tampak Imron dan Ilham mengintrogasi gambar Aiga dalam posisi ditepi gedung atas kepada Reza, kecuali Aldo, dia tampak murung setelah melihat dan mendengar pengakuan langsung hubungan antara Reza dan Aiga.
"Bro.. lihat ini..!" Kata Ilham sambil menunjukkan hpnya yang berisi foto yang sedang viral disosmed
Reza yang melihat gambar tersebut dengan berbagai macam hastag #sangprimadonamencobabunuhdiri #bidadariditepigedung . Dan masih banyak hastag lainnya yang diberikan di foto tersebut
"Buhahahahahhahah" Reza ketawa lepas sampai seluruh siswa dikelas itu menoleh kepadanya, dengan segera Imron menghentikan tawa Reza dengan menutup mulutnya
"Ayo segera susul dia" Ajak Imron
"Nggak" Jawab Reza singkat
"Loe kenapa sekarang,? Bukannya loe suka ama dia?" Tanya Ilham
Namun Reza ketika melihat Aldo menjadi tertunduk, entah apa yang harus ia lakukan setelah apa yang terjadi di atas gedung tadi
"Bro.. loe kenapa lagi? kesambet yaa?" tanya heran Imron
"Bentar-bentar.!. coba kamu loe lihat mereka berdua. kayaknya ada yang mencurigakan deh" Ilham mulai heran dengan tingkah Reza dan Aldo
__ADS_1
Sedangkan Aldo yang mulai dicurigai oleh Ilham dan Imron langsung menyimpan hati hancurnya dan berpura-pura seperti tidak terjadi apa-apa, lalu menghampiri Reza
"Selamat ya bro.. Jangan lupa PJnya" Ucap Aldo sambil mengulurkan tangannya ke Reza sambil senyum usil. padahal hayinya sakit
"Terima kasih ya.. dan maaf" Reza menerima uluran tangan Aldo namun ada rasa kecewa didalam hatinya. Baru kali ini mereka menyukai wanita yang sama, namun wanita itu ternyata hanya suka ke Reza
"Apa yang barusan terjadi? Kenapa Aldo mengucapkan selamat?" Tanya Imron
"PJ? siapa yang jadian?" Timpal Ilham
Tiba-tiba guru mapel masuk dan menghentikan introgasinya Imron dan Ilham ke Reza dan Aldo
Saat sang guru menjelaskan materinya, Reza dan Aldo tidak fokus, mereka mengadu pikiran mereka masing tentang cinta segitiganya.
"Bagaimanapun, dia sahabat gue sejak kecil. Tapi kenapa ini terjadi. Meskipun Aiga menerimaku, bagaimana dengan perasaan dia?" pikir Reza
"Bagaimanapun aku harus belajar ikhlas, dia sahabatku, dan Aiga juga mencintainya." pikir Aldo
"Reza ! Aldo ! " bentak guru mapel karena mereka tidak konsen
__ADS_1
"Iya pak" Jawab Reza dan Aldo barengan dengan kagetnya
"Silahkan kalian kerjakan soal ini didepan!" titah guru kepada kedua siswa tersebut
"Baik pak" Jawab mereka berbarengan dan menjawab soal dipapan tulis bergantian
Karena mereka tidak mendengarkan sang guru. Akhirnya soal yang dipapan tulis dijawab asal-asalan oleh mereka. Karena pelajaran Kimia bukan pelajaran yang mereka kuasai
"Karena kalian tidak konsentrasi, silahkan kalian lari lapangan 3 kali!" titah sang guru mapel kepada Aldo dan Reza sebagai hukuman
"Aduh pak, saya izin pak, perut saya sakit pak, saya izin mau ke Toilet" Reza berpura-pura sakit perut agar terhindar dari hukuman
"Aduh pak, kepala saya pusing banget. Saya izin ya pak mau ke UKS" Aldo juga menghindari hukuman
"Kalian boleh izin setelah kalian membersihkan toilet selama satu minggu!" Jawab sewot sang guru
"Baik pak, saya lari lapangan sekarang 3 kali saja" Jawab Reza dan Aldo berbarengan lagi dan langsung berlari terbirit ke arah lapangan dan mulai menjalani hukuman
Sedangkan siswa yang dikelas tertawa dengan tingkah Reza dan Aldo yang tidak bisa mengakali guru kimianya
__ADS_1
"Stop. Kalau kalian lanjutkan ketawa kalian, lebih baik gabung dengan mereka berdua" Ancam sang guru sambil menunjuk Reza dan Aldo. Semua siswa dikelas jadi diam tak berani bersuara