
"Puas loe Ga.. Gue akui loe cantik. dan karena loe Reza dan Aldo saling diam-diaman. Dan sekarang loe buat mereka hancur. Asal loe tau. Mereka sering berdebat tentang loe" Ucap Ilham dengan agak meninggi nada suaranya yang membuat Aiga semakin bersalah
"Sayang... atur emosimu" Bentak Endah ke Ilham dan ilham luluh ke Endah
"Jadi kak Reza gak bohong ke aku. Mereka benar-benar bertengkar gara-gara aku. Kenapa harus aku? " Aiga semakin merasa bersalah kepada Reza dan Aldo
"Sayang.. ayok pergi" ajak Ilham ke Endah
"Maaf sayang. Aiga sedang butuh aku" tolak Endah
"Terserah" ketus Ilham
"Permisi. Gue juga mau pergi" Imron juga pergi meninggalkan Aiga, Rinda, Clara, dan Endah
"Ga.. yang sabar yaa." kata Rinda
"Iya.. aku permisi ya.. makasih kalian sudah menjadi sahabat aku. aku mau nenangin diri dulu. Tolong absenkan aku jika aku belum balik ke kelas" Aiga pamit dari kantin meninggalkan Rinda, Clara, dan Endah
"Gimana ini?, kasihan mereka." Ucap Clara bingung
"Iya.. Aiga juga gak mungkin bisa memaafkan dirinya sendiri sebelum mendapatkan maaf dari orang yang dia sakiti" Jelas Rinda
"Sebenarnya Aiga suka gak sih ke Reza" Endah Kepo
"Sebenarnya Aiga suka ke Reza, namun Karena Reza yang tak meyakinkan Aiga, dia menyimpulkan bahwa Reza sebenarnya hanya main-main dengannya. Tapi kok sampai begini yaa.." jelas Rinda
"Kalau begitu. Bagaimana kalau kita membuat Reza dan Aiga pacaran beneran.?" ide Clara
"Terus bagaimana dengan Aldo" tanya Rinda
"Iya.. Aldo dan Reza juga gak bisa melihat mereka saling tersakiti karena ulah mereka" Timpal Endah
__ADS_1
"Udahlah, kita pikir nanti jalan keluarnya. Sekarang aku mau temui Aiga" Rinda menghentikan masalah Aiga, Reza dan Aldo
"Emang tau Aiga pergi kemana?" Tanya Clara
"Taulah." jawab santai Rinda
"Aku titip Absen yaa" Tambah Rinda ke Clara
"Aku juga mau nenangkan Ilham dulu" Pamit juga Endah ke Clara dan Rinda
"ya udah deh. aku ke kelas saja" jawab Clara sedih
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Aiga yaang merasa bersalah itu langsung menuju ketempat yang biasa ia gunakan sebagai tempat menenangkan diri ketika ia sedang bersedih. yaitu di atas gedung sekolah
Karena disana alam terbuka, semua terlihat jelas. Langit, pohon, bahkan siswa disana juga terlihat jelas.
Aiga berdiri menghirup udara disana. Cuaca yang sedikit mendung membuat dia tak kepanasan untuk berdiri lebih lama. Lama Aiga berdiri di tepi atas gedung itu dan melentangkan kedua tangannya hingga membuat semua siswa diluar gedung itu berteriak gaduh mengira ada siswa yang mau lompat dari atas gedung.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Rinda yang menyusul Aiga ke atap gedung itu kaget melihat Aiga seperti ingin melompat bunuh diri
"Aiga..." Teriak Rinda sambil berlari menghampiri Aiga
"Ga.. aku mohon turun Ga.. jangan seperti ini.. jangan bunuh diri Ga.. Ini bukan kamu Ga..."
Rinda yang memohon-mohon agar Aiga tidak bunuh diri itu tidak di dengarkan oleh Aiga
"Ga.. masalah ini bisa diselesaikan. Mereka akan memaafkanmu Ga.." Rinda kembali memohon dan mengeluarkan air mata
__ADS_1
"Berisik kamu Rin.." Aiga marah karena ada yang mengganggunya ketika menenangkan diri
"Ga.." Rinda kembali memohon namun terpotong karena Reza yang berlari langsung menarik Aiga dari belakang dan memluknya
Rinda tertegun dengan kehadiran Reza dan langsung manarik tubuhnya Aiga kemudian langsung memeluknya
"Ga.. kenapa loe bodoh haa.. seharusnya gue yang bunuh diri karena loe sudah mempermainkan hati gue. " bentak Reza sambil nangis memeluk Aiga karena takut kehilangan Aiga
"Kak Reza... maafin aku kak. gara-gara aku kak Reza dan Kak Aldo berantem. Dan maafin aku sudah membuat kak Reza sakit hati karena aku menganggap kak Reza hanya ingin mempermainkanku..hiks.." Aiga minta maaf dan menangis dipelukan Reza
"Gue yang minta maaf Ga.. karena membuatmu gak percaya dengan gue. Gue sungguh mencintai Loe Ga..." lirih Reza
"Aku juga mulai suka denganmu kak semenjak dipanggung itu." timpal Aiga yang masih meneteskan air mata
"Kamu mau ya.. jadi pacar aku" ajak Reza mulai tersenyum
"Aku gak mau kalau aku cuma jadi pacar kamu" usil Aiga
"Terus?" tanya Reza
"aku mau jadi belahan hidupmu, jadi tulang rusukmu" jawab Aiga menunduk malu
Aldo yang melihat dan mendengar perbincangan mereka langsung balik kanan pergi dari tempat itu
Rinda yang juga ingin membiarkan Aiga dan Reza yang saling menenangkan itu langsung pergi, dan kaget melihat Aldo sudah balik badan dan berjalan tertunduk sedih
"Aldo" Teriak Rinda memanggil Aldo hingga membuat kaget Aiga dan Reza dan melepaskan pelukan dan tangisan mereka
"Kak Aldo. aku mohon jangan pergi kak. biar aku menjelaskan ini semua" Teriak Aiga kepada Aldo
"Gue ikhlas kok. Gak apa2. Gue sudah memaafkan kalian. Dan kalian gak usah jelaskan apa-apa lagi." setelah Aldo mengucapkan itu lalu pergi begitu saja
__ADS_1
"Kak. bagaimana ini?" Aiga khawatir
"nanti biar aku jelaskan ke Aldo" tenang Reza