
Sebulan kemudian. Aiga tiba-tiba dikejutkan oleh kedatangan Dela dan Dion dengan menggunakan seragam dan kelas yang sama. Mereka datang atas permintaan orang tua Aiga yang memohon agar menjaga puterinya ketika disekolah. Butuh waktu sebulan Dendi dan Selly merayunya. Hingga mereka menyetujuinya permintaan Dendi dan Selly
**Dela dan Dion nama panggilannya. Mereka adalah si kembar berbeda jenis kelamin yang merupakan anak dari kakak kandungnya Dendi yang ada di kota XXX. Mereka disekolah sebelumnya terkenal sebagai siswa yang baik dan sopan namun keras kepala. Cantik dan ganteng namun sangar.
Mereka mempunyai ilmu bela diri yang diajarkan langsung oleh orang tuanya, namun tidak dengan orang tua Aiga. Mereka sama sekali tidak tertarik dengan semua itu.**
Mereka yang diperkenalkan langsung oleh guru kelasnya membuat Aiga bengong dan tak percaya, dan disadarkan oleh Rinda yang sekarang sebangku dengannya karena takut dikerumuni lagi oleh teman-temannya.
"Ga..Kenapa?"
"Eh. Gak apa kok"
"Kok bengong?"
"Mereka itu sepupuku"
"What.."
__ADS_1
Dela dan dion duduk di kursi paling belakang sendiri. karena disana memang tidak ada yang nempati
Pada saat jam istirahat. Aiga mencoba menghampiri sepupunya itu namun tertahan oleh temn-teman cowok yang ada dikelasnya yang mencoba merayu Aiga. Rinda yang berusaha melindungi Aiga tidak bisa membuat cowok-cowok itu pergi. Lalu tiba-tiba Dion datang dengan wajah sangarnya
"Pergilah kalian, tidak usah memaksa cewek ini lagi. Kalau masih berani, berhadapan langsung denganku" Ucap tegas Dion.
Seketika itu mereka langsung bubar dari Aiga dan Rinda. Hingga tersisa Aiga, Rinda, Dela dan Dion di kelas itu
"Kalian kok bisa disini?" Tanya Aiga pada Dela dan Dion
"Surprise dong... Gimana? Kamu suka?" Tanya Dela dengan wajah ceria itu
*Aiga memang panggil Dela dan Dion dengan sebutan kakak. Memang Dela dan Dion lebih tua empat bulan dari Aiga. *
"Sudah dibilang barusan kan ini surprise untukmu Ga.."Jelas Dion
"Hee. oh yaa, kenalin ini Rinda, sahabat aku." ucap Aiga memperkenalkan Rinda kepada sepupunya
__ADS_1
"Dion" Kenal Dion sambil salaman ke Rinda
"Dela" timbal Dela
"Iya.. salam kenal yaa, semoga kita bisa jadi teman" sahut Rinda
"Tentu. Kamu kan teman Aiga, jadi teman kami jua" ujar Dela senyum. Sedankan Dion masih saja dengan wajah sangarnya. Kecuali kepada Aiga dan keluarganya.
"Kita ke kantin yukk.. Tapi kak Dela dan Kak Dion yang traktir. Bagaimana,?" Ajak Aiga
"eh. Enak saja. seharusnya kamu yang traktir kita." balas Dela
"Loh. Kalian kan yang buat surprise. Ya kalian lah yang harus tanggung jawab. " ucap Aiga yang tak mau kalah
"Ok. Kita traktir" Lerai Dion
"Yeyyy... Ayo Rin.. mumpung ada gratisan. Kita makan sepuasnya" ajak Rinda dengan girang
__ADS_1
Mereka menuju ke kantin dengan Aiga dan Rinda di depan, sedangkan Dela dan Dion dibelakangnya. Disepanjang perjalan tak ada satupun siswa dan siswi yang berani mendekat pada Aiga karena wajah sangarnya Dela dan Dion. Tapi tidak dengan Fani dan Geng. Mereka malah tidak ada takutnya sama sekali. Sebab bagi mereka, Dela dan Dion hanya wajahnya sangar, tapi tidak dengan orangnya. Mereka mengira bahwa Dela dan Dion sama dengan Aiga dan Rinda yang sok