
Seminggu kemudian, Aldo sudah kembali ke sekolah. Kalau Reza setelah pulang dari Rumah Sakit keesokan harinya langsung sekolah karena terngiang senyuman Aiga.
Selama Seminggu itu pula hubungan Reza dan Aldo tak membaik. Reza enggan untuk menjawab seputar Aldo. Begitupun dengan Aldo, Ia juga enggan untuk menjawab pertanyaan tentang Reza. Mereka sama-sama berdiri diatas keegoisannya
Seminggu itu pula Reza dan Aldo merasa ada yang kurang dalam kesehariannya. Meskipun Reza kembali bisa curi-curi pandang ke Aiga, Tapi Reza tak dapat dipungkiri bahwa ia juga merindukan Aldo. Reza meskipun akhir-akhir ini makin terpesona oleh auranya Aiga, tapi ia masih enggan mendekati Aiga, hanya demi Aldo
Waktu itu Aldo masuk ke kelas
"Widihhh. Lama gak masuk, tambah ganteng aja lu Do," Ejek Imron
"Iya bro, saking tambah gantengnya sampai mau ngalah sama kita kegantenganny", Sambung Ilham dengan gaya coolnya yang mendirikan kelas bajunya
"Apaan sih lu pada" kilah Aldo dengan wajah kesalnya sambil duduk ditempatnya.
"Eh. Gua ada info penting nih" Kata Imron sok penting
"Apa?" Tanya Aldo dan Ilham barengan. Sedangkan Reza hanya noleh penasaran
"Penasaran kannn?" goda Imron membuat Aldo, Reza dan Ilham semakin meninggi penasarannya
"Apaan, cepet katakan!" Kesal Aldo
"Wuihhhh... sabar broooo." Kata Aldo masih nada menggoda
"Iya. iya.. gua bilang nih.. sebenarnya... teman nyokap gua itu ngundang band kita ke acara ultah anaknya, yang bakal dihadiri oleh berbagai kalangan penting, kalau penampilan kit bagus katanya band kita bakal diproduksi. Gimana?" Jelas Imron antusias
"Gua setuju!" Antusias Ilham
sedangkan Reza dan Aldo hanya diam kaku
"lu berdua gimana? kok diem-diem bae?" desak Imron
Aldo dan Reza saling pandang, tanpa mereka sadari, mereka saling mengangguk yang membuat Imron dan Ilham bertos ria.
__ADS_1
"Gitu donggg.. hahahahha" Riang Ilham dan Imron
"Jadi kalian sudah baikan kan,n?" Tanya Ilham
"Emang kita baik kok. Emang kenapa?" Jawab Aldo. Sedangkan Reza masih bungkam
"Za.. Lu napa sih? kagak biasanya kayak gini. ngomong dongg" Kesal Ilham
Tanpa sengaja Reza melihat kearah pintu, dan melihat Aiga berlarian saat dikejar oleh siswa cowok. Reflek Reza berdiri dan lari ke arah aiga dan menarik tangannya hingga jatuh dipelukannya. Tanpa mereka sadari bahwa mata mereka saling tatap. Segera mereka sadarkan diri, dan Reza membawa Aiga kedalam kelasnya.
Untung bel masuk masih kurang 5 menit lagi.
"He'em..." Imron mulai menggoda Reza dan Aiga..
Reza masih sedikit acuh terhadap sahabatnya sekrang. Karena masih tidak enak dengan Aldo.
Sedangkan Aldo masih sedikit rasa kesal karena yang melindungi Aiga bukan dirinya.
"Iya Ga. bentar lagi sudah bel masuk." Imbuh Reza
"Iya kak. terima kasih banyak atas bantuannya" Kata Aiga ramah
"yeeee. Giliran Aiga aja lu mau ngomong. Dari tadi diem aje lu" Imron menoyor kepala Reza
"buset lu ya.." Reza membalas menoyor kepala Imron, sampai membuat ricuh kelas.
Akhirnya kehangatan mereka kembali lagi. Gurauan yang dirindukan oleh mereka kini sudah kembali.
Selesai membalas dendam, Reza cs membswa Aiga ke kelasnya dengan posisi Aiga ditengah, Reza dan Aldo didepan, sedangkan Imron dan Ilham dibelakangnya Aiga
**Kayak pengawal ajah nih mereka . hahahaha
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Jangan lupa, jempol and vote serta comennya ya readersku... terima kasih
And maaf banyak tiponya, dan kadang kurang nyambung hehe....
jempolll.
jempolll.
vote....
😘😘😘☺☺☺**
__ADS_1