
"Btw. Tau dari sapa lue kalau gue ada disini?" Tanya Reza
"Gue punya indera ke-6, jadi taulah apa-apa tentang loe" Kata Imron kecicikan
"serius? Loe sekarang jadi paranormal?" Tanya Reza serius
"Ya iyalah, buktinya gue sekrang ada disini pas loe uring-uringan butuh gue. Cuma loe inget gue. Langsung ada disamping loe" Jelas Imron meyakinkan
"Alaaaah... Gaya loe. Paling cuma kebetulan aja." elak Reza
"Gak percaya. Ya udah" Kilah Imron sambil cengengesan
"Gak percaya gue. 100% GAK PERCAYA" Tegas Reza sambil menekankan kata gak percaya
"Pasti loe tau dari Clara kan?" selidik Reza
"Hehee. Iya.. Tadi Clara hubungi gue kalau mood loe sekarang buruk. Makanya gue kesini karena khawatir sama loe" jelas Imron,
"Thanks yaa. Loe memang sahabat gue" Ucap Reza
"Hanya gue sahabat loe?" Canda Imron
"Maksud gue, sekarang yang ada untuk gue hanya loe. Kalau sahabat gue kan ada 3. Loe, Aldo dan Ilham" Jelas Reza
"Haaa" Tawa Imron
Dari jauh ada nampak Clara dengan kakaknya yang sedang asik duduk sambil berselfi, Dia tidak sadar kalau Aldo dan Reza ghibahin dia
"Bro. Liat tuh cewek loe. Gonta ganti gaya, senyum gak tau siapa yang disenyumin, terus kesel sendiri. Kayak orang gila tau gak" Goda Reza ke Imron sambil terus memerhatikan Clara agar Imron marah
"Dia memang gila. Terus kenapa?" jawab santay Imron
"Loe kok mau sih sama sigila itu?" Tanya Reza tak menyerah membuat Imron kesal
"Karena gue dan dia sama-sama gila" jawab santay Imron
"Bro. Sehat loe kan?" Tanya Reza sambil meletakkan punggung tangannya ke dahi Imron
"Apaan sih, gue gila karena dia, demikian pun dia, tergila-gila sama gue. Paham" Kesal Imron, lalu mengambil hpnya dari saku jaketnya
"hahahaha.. dasar. sama-sama gila" cemooh Reza
Imron tak menghiraukan Reza, malah asik mengambil gambar Clara dari jauh
"Bro. Ngapain sih?" Tanya Reza kepo
"Loe punya gak gambarnya Aiga?" Tanya Imron yang masih fokus ngambil gambarnya Clara
"Nggak." Jawab singkat Reza
__ADS_1
"Gimana sih? Katanya saling suka, saling sayang, saling cinta. Dunia serasa milik berdua, eh ditanya foto aja gak punya." sindir Imron
"Kita kan masih baru berapa hari ini yang pacaran" Elak Reza
"Berapa hari coba?" tanya Imron sambil memerhatikan hasil gambarnya
"satu minggu" senyum Reza
"hehhhhhh. Seminggu masih belum ounya fotonya. Baru kali ini loe kaku kalau pacaran" sindir Imron sambil fokus mengambil gambar Clara lagi, tiba-tiba yang ditargetkan Imron hilang ntah kemana. Hanya kakaknya saja yang santai disana.
"Kenapa bro?" Tanya Reza sambil melihat ke arah Clara tadi, tiba-tiba kaget dengan tiadanya Clara ditempat
"Kemana tuh cewek?" Tanya Reza
"Tau. Gara-gara loe nih crewet, jadi ngilang kan dia" Cuek Imron
Tiba-tiba tangan dari arah belakangnya Imron muncul dan mengambil hp yang dipegang Imron. Imron dan Reza yang kaget langsung balik badan
"Eh. Bebeb" kata Imron sambil garuk kepalnaya yang tidak gatal
"Hahahah. Rasain loe" Cemooh Reza ke Imron sambil meraih hp di saku celananya dan diam-diam menyalakan kamera untuk merekam Imron dengan Clara
"Dasar kamu, pencuri" kata Clara sambil menjewer telinga Imron
"Aduduh Beb.. sakit beb" Jerit Imron yang ditertawakan oleh Reza
"satu beb." jawab bohong Imron, sedangkan Reza masih sibuk dengan rekamannya
"satu dari mana?, beralbum kayak gini." protes Clara
"satu hati untukmu" Goda Imron yang berhasil membuat Clara tersipu malu
"Beb. mana dong hpnya" rengek Imron
"Gak, biar aku hapus dulu" kata Clara,
"Janganlah beb" Rengek Imron kembali sambil mencoba meraih hpnya ditangan Clara
"Diam ah"Kesel Clara yang ngotak atik hpnya Imron, tapi gak bisa-bisa karena dikunci
"Bisa beb?" Sindir Imron sambil cekikikan
"Apaan kuncinya" Tanya Clara kesal
"Gak mau kasih tau" jawab Imron santai
"Aku ceburin nih hp ke kolam" Ancam Clara
"Ok. Ok. aku hapus fotonya, tapi ada syaratnya" Kata Imron ambil kesemoatan
__ADS_1
Reza yang dari tadi merekam hanya senyam senyum dengan tingkah laku Imron dengan Clara
"Cepet, apaan syaratnya?" Tanya Clara
"Aku akan hapus foto ini, kalau sudah di kiss sama kamu" seringai Imron
Reza ingin sekali ketawa tapi masih ditahan
"Nggak" Jawab ketus Clara
"Ya udah, gak bakal aku hapus" Jawab santay Imron.
"Terserah" Kata Clara kesal sambil pergi meninggalkan Imron dan Reza
"wkwkwkwkwkk" Reza ketawa lepas ketika Clara hendak melangkah pergi
sontak Clara dan Imron menoleh ke arah Reza
"Kenapa loe bro?" Tanya Heran Imron
" Kak Reza kenapa" Tanya Clara tak kalah paniknya
Reza tak menjawab pertanyaan mereka, mereka yang curiga langsung melihat ke arah yang dipegang Reza. Dan membuat kesimpulan
"Rezaaaaaa" Teriak mereka berdua, bahkan Clara tak memanggil dengan sebutan kakak lagi
"Hahahahahah" Ketawa Reza sambil lari menjauh dari Imron dan Clara
Atraksi kejar-mengejar telah terjadi, Mereka yang kesal dengan Usilan Reza, langsung mengumpat
"Awas loe, hapus gak" Teriak Imron
"Kak Reza.. Hapus... huh. huh. hu" Teriak Clara sambil ngosngosan
Akhirnya Clara berhenti ngejar Reza. Imron yang melihat Clara duduk lelah juga memilih berhenti mengejar dan menghampiri Clara
"Capek?" Tanya Imron
"iya" Jawab Clara masih ngos ngosan
"Nih, minum" Tiba-tiba kakaknya Clara membawa minuman
"Kamu nih, kayak anak kecil saja yang rebutan mainan tau gak." Ejek Kakaknya Clara
"Habiss. Nih orang dan itu kurang ajar, ambil gambar orang sembarangan" ujar kesal Clara
"Udah yuk pulang, dah sore nih" kata kakaknya Clara, dan hanya dijawab dengan angguka saja, serta pergi tak menghiraukan Imron
Imron pun dengan Reza juga kembali ke rumahnya masing-masing
__ADS_1