Menikahi Adik Sahabatku

Menikahi Adik Sahabatku
Perjalanan ke Tokyo


__ADS_3

Konser mereka ternyata ada perubahan jadwal, dari Osaka lanjut ke Tokyo, kini koper ke empat member PinkV sudah siap, para bodyguard mereka sudah membawa kopernya masing masing, kecuali punya Icha dibawa Frans. Si Bodyguard kiriman dari suaminya.


"Belum juga tidur nyenyak, sudah boyong lagi," keluh Icha.


"Itu salah kamu sendiri, ketika orang lain sedang terlelap kamu malah sukanya ngilang ngilang," bantah Megan.


Icha hanya diam saja, tidak dapat menyangkal apa yang dibantah Megan baru saja. Itu semua deritanya, menikah dini bukannya membuat dirinya bahagia tapi malah endingnya kucing kucingan begini.


"Jangan keras keras kalau bicara, nanti mereka kalau ada yang dengar bagaimana," bisik Icha pelan ditelinga Megan.


Megan melirik Icha sekilas dengan mulut berdecak sebal, "Baiklah nyonya Arka," goda Megan.


"Ahhhh Icha, kau menyakitiku," teriak megan yang ternyata mendapatkan cubitan di bahunya .


"Hei ada apa kalian?" tanya Yuju menghentikan jalannya. Di ikuti Hyun dan juga Hana.


"Iya ada apa kalian?" tanya Hyun ikut penasaran.


"tIdak tidak ada apa apa kok, tadi Megan hanya digigit semut saja,"


Bukan megan yang menjawab, melainkan Icha dengan senyum yang dibuat buat. Untuk menutupi kegugupannya.


"Baiklah, Megan kamu hanya digigit semut kan, aku rasa tidak perlu terlalu lebai begitu kali," ucap Icha memandang Megan dengan mata agak sedikit di kedipkan tandanya jangan sampai bocor rahasianya.


Ke empat member PinkV sedang melanjutkan perjalannya menuju Tokyo. Perjalanan memakan waktu enam jam lebih, waktunya makan siang mereka mampir disebuah salah satu Restauran khas menyajikan makanan Jepang.


Mereka memesan sesuai seleranya masing masing. "Natto," kata Icha sedang mengeja salah satu makanan khas Jepang.


Icha memesan Natto empat porsi sekaligus. Hidangan Natto terbuat dari fermentasi kedelai oleh bakteri tertentu selama 24 jam. Ini dilakukan sampai tekstur natto lengket dan berserat. Soal rasa, natto memiliki sensasi seperti memakan hidangan fermentasi dengan sedikit rasa pahit.


Natto memunculkan bau yang cukup tajam, mirip blue cheese. Beberapa ada juga yang menyebut seperti bau kaus kaki.

__ADS_1


" Ah jika aku makan makanan Ramen begini jadi mengingat ketika berada di Asrama dulu, tepatnya saat kunjunga di Hosinoya Fuji," ucap Hana sambil mengirup aroma wangi yang menguar dari makanan di depannya.


" Hah iya, kita bahkan sampai memasak sendiri ala kadarnya, mana lagi musim dingin juga," kata Yuju menimpali.


Sedangkan Hyun dan juga yang lainnya sedang fokus melihat hidangan yang sudah tersaji.


Beraneka ragam makanan sudah tersaji, tetapi ada salah satu makanan yang membuat Megan menarik perhatiannya. "Makanan apa yang kamu pesan itu?" tanya Megan melihat empat kotak wadah yang dikemas rapi.


"Ini adalah salah satu makanan khas Jepang, jadi kamu wajib mencoba," kata Icha yang mulai membuka salah satu dari wadahnya, lalu mencampurkan bumbunya. Setelah bumbunya dicampur menjadi satu Icha makan dengan Nasi putih.


" Apaan, kok begini baunya," kata Megan, membuka salah satu dari empat box itu.


" Memangnya apaan sih, aku jadi ikutan penasaran saja," kata Hana.


Hana ikut mengambil salah satu kemasan Natto lalu membukanya dan menghirup aromanya, " Oh Tuhan aku rasa ini makanan udah busuk deh," Hana.


" Mana ada makanan busuk di jual Restauran mewah begini, hah yang benar saja kalian ini," ucap Icha. Kalau lidah Icha jelas saja tidak asing dengan makanan ini, karena dirinya sering dibuatkan nenek buyutnya ketika berkunjung di Kyoto.


" Icha, aku rasa lidahmu perlu di periksakan, kenapa kamu bisa makan dengan santai begitu, sementara aku saja tidak tahan dengan baunya," kata Hana.


" Tidak kok ini enak, ini memang terbuat dari kedelai yang di fermentasi tahu," jelas Icha sambil mengunyah.


Akhirnya siang mereka dipenuhi dengan drama menu baru yang menurut Hyun, Yuju, Hana dan Megan sangat menjijikkan, tetapi tidak bagi Icha.


Setelah selesai makan, Icha memanggil salah satu bodyguard mereka yang duduknya tidak jauh dari kelima gadis itu.


" Mau apa kamu?" tanya Hyun.


" Mau foto lah, mau apa lagi, ayo kita action, satu, dua tiga," teriak Icha.


Banyak gambar dengan gaya yang berbeda beda sudah ia ambil, lalu lengannya di toel Megan jika sejak tadi suaminya Arka itu sudah menajamkan penglihatannya ke arah Icha.

__ADS_1


Sedangkan Icha masih fokus dengan ponsel pintarnya, untuk melihat hasil gambar gambar dari jepretan bodyguardnya.


" Cha hentikan tingkahmu itu, atau kamu akan mendapatkan hukuman," Megan mengirim chat. Karena tidak mungkin jika dirinya memberitahu lewat omongan langsung.


" Kenapa kamu menyuruhku berhenti?" tanya Icha membalas pesan chat Megan.


" Tegakkan kepalamu, dan lihatlah lurus ke depan, makan kamu akan melihat kilatan marah dari suami kamu," bala Megan lagi.


Icha membuka dan membacanya, lalu menegakkan kepalanya seperti apa yang diminta Megan baru saja, duaaarrrr ternyata benar, jika suaminya sepertinya sedang dilanda cemburu akibat tingkah genitnya yang narsistik.


Icha akhirnya memutuskan pura ura tidak tahu saja, dari pada mendapatkan hukuman dari suaminya, yahh walaupun hukumannya membuatnya ketagihan sihh. Tetap saja yang namanya hukuman akan terdengar menakutkan ditelinga Icha.


Alex yang baru saja keluar dari toilet berjalan melewati meja mereka, lalu menyapa, " Hai kalian disini juga?" tanya Alex.


" Oh tuan Alex, anda disini juga tuan?" tanya Hyun.


" Ahh iya, kebetulan sekali aku ada meeting dengan klien disini, " jawab Alex, matanya tak lepas dari Hana.


" Oh suatu kehormatan bisa bertemu dengan tuan Alex," Ucap Yuju.


" Anda bersama siapa tuan Alex?" tanya Hana ikutan menimpali, walaupun Alex berusaha mengendalikan pikiran liarnya.


" Ahh aku tadi sedang bersama temanku, tapi temanku kembali lebih dulu," jawab Alex, matanya mencari objek yang ternyata Arka sudah tidak ada ditempatnya.


Percakapan basa basi itu sudah cukup bagi Alex, lalu dirinya memutuskan pergi dari sana, yang tidak lama kemudian member PinkV juga menyudahi acara curcol setelah makan makan.


" Ah iya tuan Alex begitu murah hati, hingga membayar makanan kita yang jumlahnya tidak murah," puji Hana tanpa sadar.


" Kamu benar, kelak aku ingin memiliki suami yang murah hati dan sangat tampan, seperti tuan Alex contohnya," celetuk Hyun.


" Hei jangan membicarakan soal jodoh, karir kita baru saja menanjak ke kancah dunia, bahkan perjalanan kita belum sampai setengahnya," kata Yuju tegas, lebih terdengar seperti seorang pemimpin kru.

__ADS_1


" Hah iya kamu benar Yuju, perjuangan kita harus sukses membawa nama baik agensi kita," timpal Icha, padahal dirinya sendiri juga sudah menikah, walaupun diam diam tak ada yang mengetahui hal ini selain Megan dan Frans.


__ADS_2