Menikahi Adik Sahabatku

Menikahi Adik Sahabatku
Bertemu kembali


__ADS_3

"Hei kau kenapa menirukan omonganku tadi"


"Tidak kreatif tau" Icha melototkan matanya


"Siapa yang menirukan omongan anda nona" Arka


"Apa kau tak ingin aku meminta maaf" Tanya Arka pada Icha sambil membayar belanjaannya sekalian dengan air minum Icha.


Icha yang sibuk ngedumel sampai tak sadar jika air minumnya sudah dibayar ..


"Ini mbk" Icha akan membayar minuman itu


"Sudah dibayar sama pacarnya mbk" Kata kasir toko itu sambil menunjuk kearah Arka


Mereka telah berjalan keluar beriringan, dan berhenti sebentar. Icha menyodorkan uangnya sebagai gantinya tadi ia telah dibayar "Ini uangmu aku ganti"


"Memangnya aku semiskin itu nona hingga sebotol minuman saja aku mintak ganti" Arka sambil membuka minumannya dan menenggaknya hingga habis.


"Kau jangan salah paham, itu karena aku tak mau berhutang budi padamu"


Arka melirik pada Icha sekilas, dan meneruskan kejahilannya lagi "Apa kau tak ingin aku meminta maaf padamu nona"


"Tidak perlu, aku juga tidak sengaja telah menabrakmu tadi" Icha sambil membuka minumannya juga


"Heh padahal aku tadi berharap kau menyuruhku meminta maaf dan aku dapat imbalan nya"


"Memangnya kau mau meminta imbalan apa jika aku menyuruhmu meminta maaf padaku" Jiwa ke kepoan Icha langsung muncul seketika.


"Bagaiman kalau ciuman" Kata Arka berbisik ditelinga Icha


Plakk satu tamparan telah mendarat di wajah tampannya Arka


" In your dream" Icha berkata dengan mata melotot dan berlalu pergi dari sana dan menghentakkan kakinya dengan perasaan kesal bercampur dongkol.


Arka menyentuh pipi bekas tamparan Icha tadi dengan tersenyum, bukannya marah ia malah tersenyum penuh maksud. Padahal baru kali ini ada cewek bar-bar yang berani melawannya bahkan menamparnya. Sikap dingin Arka selama ini tidak ada yang berani melawannya dan hanya ada satu cewek yang berani melawannya.

__ADS_1


"Menarik, akan aku pastikan kau jadi milikku nona"


Kali ini Arka memutuskan pilihannya, jika biasanya ia telah dikejar cewek-cewek yang cantik dan anggun yang terdiri dari anak kalangan kolega bisnisnya, artis bahkan model terkenal sekalipun, tetapi itu semua tidak menarik perhatian Arka.


***


"Lama sekali beli air minum saja" Yuju


"Mungkin jalannya menuju kearah mini market telah pindah, makanya lama" Hana dengan nada bercandanya


"Iyah pantas saja kita menunggu hampir sejam, makanya yang ditunggu tak balik-balik " Hyun menimpali


"Ehh tunggu-tunggu kenapa dengan mukamu itu nona" Hana mengamati air muka Icha sekilas yang cemberut itu


"Jangan cemberut aja,nanti bisa hilang cantikmu" Yuju


"Iya sepertinya telah terjadi sesuatu didalam" Hyun menebak asal


"Ceritalah pada kami kenapa kau bisa cemberut sekali seperti ini"Yuju


Icha ketika memposisikan dirinya didalam mobil itu


"Hah cowok siapa" Ucap merek bertiga bersamaan


"Hey kalian tak usah berteriak seperti itu, berisik tau" Icha dengan menutup kedua telinganya itu.


"Ayo ceritakanlah kau tadi kenapa dengan cowok" Hana dengan ekspresi keingintahuannya


"Iya ayo kami siap jadi pendengar yang baik" Hyun ikut-ikutan


"Tidak ada yang perlu diceritakan, jika ingin mendengar ceritanya nanti saja setelah sampai pada asrama kita" Yahh pupus sudahlah harapan mereka saat ingin mendengar ceritanya Icha


Padahal mereka sudah sangat terlanjur ingin tahu


"Jangan terlalu ingin tahu, nanti kalian akan cepat mati" Kata Icha sangat pedas seolah mengerti apa yang ada didalam pikiran mereka

__ADS_1


"Hemm baiklah nona, tapi sekarang kau tak usah pasang muka jelek mu itu didepan kita" Kata yuju memberikan usul


"Itu betul " Hana ikut-ikutan


"Baiklah aku akan tidur sebentar, nanti setelah sampai kita akan bersiap-siap terbang ke Korea lagi" Icha..


Akhirnya didalam perjalanan itu mereka terlelap setelah bercerita panjang lebar. Sampailah mereka saat ini pada lokasi Hoshinoya Fuji, mereka telah bersiap dan mengemas barang bawaannya masing-masing .


***


Ditempat lain Arka tiba di apartemennya ia membuat kopi dan meminum kopinya sambil membuka ponselnya. Ia telah menscroll ke atas dan kebawah tanpa di duga muncullah wajah perempuan tadi yang telah menabraknya saat di mini market tadi.


"Rupanya dia masih sekolah, dan saat ini sekolah di Korea" Gumamnya


Arka telah mengikuti akun media sosialnya Icha, Icha juga sangat aktif di laman akun media sosialnya di sana setiap harinya Icha telah membagikan apa saja kegiatan nya dan hampir setiap hari tak pernah absen untuk off.


"Ternyata dia sedang melakukan kegiatan di Hoshinoya Fuji" Gumamnya


Tanpa di duga Arka telah mengambil coatnya dan kunci mobilnya berjalan keluar mengikuti kata hatinya. Arka memasuki mobilnya dengan perasaan seperti anak remaja sedang jatuh cinta, dan mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.


Tiba didepan resepsionis hotel itu Arka berniat akan menginap di hotel tempat Icha melakukan kegiatan, dan ia telah memilih kamar yang View nya mengarah langsung pada tempat perkemahan itu.


Arka berjalan memasuki kamarnya, melepas coat nya dan melepas sepatunya kemudian ia mengistirahatkan tubuhnya sejenak untuk melepas penat karena tadi telah menyetir sendiri dengan kecepatan diatas rata-rata. Rencananya ia akan memantau gadis itu nanti saja setelah ia beristirahat sebentar.


Karena saat ini rasa kantuk dan capek telah menyerangnya. Beberapa saat kemudian suara dengkuran telah terdengar dan Arka tertidur dengan nyenyak.


Sore hari telah tiba Arka terbangun mengucek matanya. Ia memasuki kamar mandi membersihkan diri dan berpakaian tadi karena ketika ia akan pergi tadi dengan buru-buru sehingga tidak mikir akan membawa pakaian pula.


Sepertinya ia perlu mengganti bajunya, kemudian Arka keluar sebentar untuk mencari toko baju terdekat dan berbelanja di sana beberapa potong baju dan celana nya.


Arka kembali ke kamarnya dan mengganti pakaiannya, menyisir rambut serapi mungkin, menyemprotkan mintak wangi, dan jam tangan bermerk itu telah menjadi penyempurna penampilannya saat ini, dirasa sudah sempurna ia kemudian berjalan ke arah balkon dan melihat ke arah perkemahan itu.


Sepertinya penasarannya sangat tinggi ia tak bisa menyembunyikannya lagi, akhirnya berjalan keluar dan bertanya pada salah satu petugas di sana tentang rombongan perkemahan itu, ternyata ketika Arka istirahat tadi rombongan mereka telah keluar dan bersiap kembali ke negaranya. Ia telah kalah start satu.


Ahh ya sudahlah pikirnya mungkin belum saatnya Arka bertemu dengannya untuk saat ini. Arka memutuskan untuk pergi makan malam di hotel restauran itu namun sebelum itu ia kembali ke kamarnya lagi dan mengambil ponselnya.

__ADS_1


Ternyata benar dilihat dari statusnya Icha rombongan mereka telah keluar beberapa jam yang lalu, itu artinya saat ia masih terlelap di alam mimpinya tadi.


Arka telah melihat satu persatu kegiatan Icha hari ini apa saja dan mengamati dengan seksama namun belum ada keberanian untuk chat terlebih dahulu.


__ADS_2