
"Hei senyummu kali ini cerah sekali, apakah ada sesuatu yang aku lewatkan?" tanya Megan bertanya pada Icha. Begitu mereka sudah bertemu di hotel bintang 5 dengan kualitas super premium.
"Menurutmu?" tanya Icha balik.
Para staf mengantarkan koper Icha ke dalam, setelah meletakkan koper Icha dan beberapa tas bawaan Icha, mereka kembali ke luar. Kini tinggallah Megan dan juga Icha. Sedangkan ketiga member itu masih belum tiba. Mungkin mereka akan tiba di hotel bintang 5 itu di sore hari nanti.
Icha yang terlihat sangat lelah merebahkan tubuhnya di sofa empuk sejenak lalu memejamkan matanya tetapi aura kecantikan dan juga semangatnya masih tak memudar itu sangat jelas di penglihatan Megan.
"Ayo katakan padaku, kau berhutang penjelasan, aku hanya pulang beberapa haru saja, tetapi kau sudah berubah drastis." ucap Megan, lalu melipat kedua tangannya dan menyusul Icha duduk di seberang sofa tempat Icha merebahkan tubuhnya.
"Beberapa hari kau bilang, kau sudah meninggalkanku dua minggu lamanya nona." ucap Icha mengangkat tubuhnya.
"Ya...ya. maafkan Aku, aku tak tega meninggalkan ibuku secepat itu, karena ada mantan ayah tiriku mendatangi ibuku."
"Apa ? apa mantan ayah tirimu itu mengganggu ibumu lagi? memeras ibumu lagi? lalu bagaimana keadaan tante sekarang?" ucap Icha terlihat khawatir di wajahnya.
"Ibuku sudah ku pindahkan ke tempat yang lebih aman, dan sudah aku larang untuk bekerja. Karena jika ibuku berkeliaran maka mantan ayah tiriku akan mencarinya dan akan menemukan ibuku lagi."
Icha mengangguk lalu memberikan usulan pada Megan untuk memberikan bodyguard pada ibunya, tetapi Megan menolaknya. Megan rasa ini terlalu berlebihan, padahal ibunya hanya orang biasa. Bukan orang penting. Dan Megan menceritakan hal ini pada Icha, bahwa ibunya akan dibawa tinggal bersamanya ketika di Korea Selatan nanti. Tetapi ibunya tidak mau dan lebih nyaman tinggal di kotanya sendiri. Mega banyak bernegoisasi dengan ibunya tentunya, hingga akhirnya Megan lah yang mengalah untuk hal ini.
"Aku sudah menjawab pertanyaanmu nona, sekarang kau berhutang penjelasan padaku?" tagih Megan pada Icha.
Lalu Icha menceritakan semuanya dari awal sampai akhir hingga membuat Megan ikut shock, ketika mendengar bahwa Icha telah hamil dan juga keguguran di saat Arka tak ada di sampingnya. Padahal kontrak Icha dengan pihak agensi masih tinggal sekitar 7 bulan lagi, dan Icha juga tidak sampai lupa untuk meminum pil kb-nya. Tetapi sepertinya bibit dari Arka dengan kualitas premium itu tidak bisa diberi pagar hanya dengan meminum pil KB saja.
__ADS_1
"Hei aku sedang bercerita sedih, kenapa kau malah tersenyum dan bertepuk tangan. Itu membuatku kesal nona." ucap Icha berapi-api.
"Aku bertepuk tangan dan tersenyum bukannya tak ikut prihatin dan berbelasungkawa atas kesedihan yang menimpa dirimu itu, tapi aku salut dengan bibit kualitas premium milik suamimu itu, begitu tidak bisa dipagari hanya dengan meminum pil KB saja."
"Apa kau pernah berpikir sampai ke sana? padahal aku tahu pasti bahwa kau tidak pernah terlambat meminum pil kbmu setiap hari." ucap Megan.
"Kau benar juga, ah aku kesel sekali, kenapa aku bisa tertipu olehnya."
"Tertipu apanya? maksud kau suamimu yang mengadakan kerjasama dengan Yuju itu?"
Icha mengangguk membenarkan ucapan Megan baru saja. Lalu Megan memberi saran pada Icha jika Icha tak setuju tinggal bilang saja pada Arka, agar memilih model selain Yuju. Tetapi Icha malah menggelengkan kepalanya, karena ini bukan menyangkut satu orang saja tetapi banyak orang yang terhubung langsung dengan dewan direksi perusahaan.
Kini tiba waktunya konser member pinkV, mereka sudah bersiap dengan tampilan terbaik mereka, Icha juga sudah memberikan kabar pada Arka bahwa kali ini girl groupnya akan menjadi headliner di Coachella.
Konser ditampilkan live di beberapa siaran media sosial dan juga televisi internasional. Arka yang kala itu duduk bersama rekan kerjanya Raka sekaligus temannya sewaktu dulu mereka masih sama-sama kuliah di Oxford. Begitu takjub melihat penampilan istrinya. Begitu juga dengan rekan kerjanya yang bernama Raka.
"Bukankah ini girl group wanita yang berasal dari Korea Selatan itu?" tanya Raka pada Arka.
"Ya kau benar, memang saat ini merekalah yang fenomenal di beberapa sosial media." ucap Arka tanpa mengalihkan perhatiannya di layar lebar yang mereka tonton saat ini.
Raka ditemani asistennya dan Arka ditemani oleh Alex. mereka hanya mengadakan rapat santai di salah satu hotel termewah di kota Tokyo.
"Iya aku sudah beberapa kali melihat lagu-lagunya, begitu sangat enak didengar. Aku jadi penasaran siapa pencipta lagunya."
__ADS_1
"Pencipta lagunya lelaki jenius yang menyukai hobi musik dan menciptakan lagu-lagu yang bergenre hip hop." jawab Arka menjelaskan detail kepada Raka.
Raka juga memberikan pernyataannya jika salah satu brand ambassador nya adalah Icha, yang menjadi global ambassador perhiasan di perusahaannya saat ini.
Mendengar pernyataan dari Raka membuat Arka menoleh pada sahabatnya itu. " Sejak kapan kau menggaetnya? menjadi global ambassador mu? kenapa aku tidak tahu?" tanya Arka bertubi-tubi pada Raka.
Pemegang saham Tiffany an Co terbesar masih dimiliki oleh Arka, hanya selisih 20% saja kepemilikan Arka dan juga Raka, tetapi terkait brand ambassador maupun global ambassador ditangani bagian pihak Raka, pihak Arka terkadang hanya tinggal menyetujuinya saja.
"Mereka berempat memang wanita yang sangat sempurna, tidak heran jika brand-brand besar berlomba-lomba ingin menggaet mereka, jika saat ini aku belum menikah mungkin aku akan mengincar salah satu diantara mereka untuk kujadikan istri." kata Raka, tetapi Arka mengabaikan omongan Raka, dan Alex menyahut.
" Siapa kira-kira member yang ingin kau jadikan istri?" tanya Alex.
"Secara fisik mereka semua memang sempurna, tinggi langsing putih memiliki postur tubuh yang diimpikan setiap lelaki, tetapi aku lebih menyukai wanita dengan tipe-tipe seperti Icha."
Hal itu membuat Arka mengepalkan tangannya kuat-kuat dan mengeratkan Gigi nya atas bawah. Tetapi ia masih bisa menahannya, mengingat kontrak Icha dengan agensinya saat ini masih beberapa bulan lagi sekitar 7 bulan lagi. Begitu kontrak Icha selesai sudah bisa di pasti Icha akan ia dikurung di rumah dan tidak boleh menjadi penyanyi idol k-pop lagi atau bahkan mungkin disuruh berhenti menjadi model.
Karena jika Arka membuka mulut sekarang, kemungkinan besar akan tercium oleh media dan akan membuat gaduh seluruh warganet di sosial media.
Mereka menonton konser Icha hingga waktu dini hari, begitu Raka sudah pergi duluan bersama asistennya. Alex mengungkapkan unik-uneknya yang sejak tadi ingin ia katakan pada Arka.
"Sekarang kau sudah tahu kan, kalau funboy istrimu itu sangat banyak dan tampan-tampan pula, mereka dari kalangan atas semua, jadi bersiap-siaplah Dude, lawanmu tidaklah mudah, semuanya berat."
"Aku tidak bermaksud untuk membuat panas pikiranmu, tetapi jagalah istrimu baik-baik sebelum orang lain mengambilnya darimu, hanya itu saja. Aku tidak ingin sahabatku hancur." setelah mengatakan itu Alex berlalu dari tempat duduknya dan menepuk pundak Arka pelan untuk memberinya semangat.
__ADS_1
Bersambung