
Hari telah berganti hari. Kini tiba saatnya perkemahan itu telah berakhir, dan sebelum kembali ke negara Ginseng itu mereka dibebaskan satu hari untuk berjalan-jalan, berbelanja atau mengunjungi tempat yang mereka ingin kunjungi, dengan catatan jika keluar tidak boleh melebihi jam yang telah ditentukan oleh panitia kegiatan.
Saat ini mereka berempat akan mengunjungi rumah nenek buyutnya Arumaysa yang untungnya dekat dengan tempat perkemahan Arumaysa.
"Sudah siap semua" Tanya Arumaysa pada teman-teman nya itu, "Ayo kata Yuju" diantara mereka berempat Yuju adalah yang paling cekatan. "Sebentar tunggu aku, dikit lagi ini" Hana dengan merapikan poni andalannya
"Hyun mana" Tanya Arumaysa pada Yuju "Aku sudah dari tadi menunggu kalian disini" Hyun yang duduk didepan ketika terdengar namanya disebut langsung menyahut saja.
"Hemm baiklah aku kira kau masih dikamar mandi" Kata Arumaysa
Mereka telah berjalan beriringan berempat, akan menaiki kereta bawah tanah. Jika jarak yang ditempuh dengan kereta bawah tanah akan mempersingkat waktu menjadi satu 45 menit. Berbeda jika ditempuh menggunakan mobil akan menjadi dua jam an sampai ke rumah nenek buyut Arumaysa.
"Wahh senangnya jalan-jalan di kota orang" Kata Hana dengan riangnya
"Apa kau baru pertama kali jalan-jalan menggunakan kereta bawah tanah" Tanya Arumaysa pada Hana
"Jika di negeri Sakura ini aku baru sekali" Jawab Hana jujur
"Wahh ternyata baru sekali, kasian sekali" Yuju mengejek namun dengan nada bercandanya
"Tak apalah baru sekali dari pada tidak sama sekali" Hyun menimpali
"Hah itu betul" Hana dengan semangatnya karena dapat pembela
"Memangnya kau pernah berapa kali jalan-jalan kesini" Tanya Hana pada Yuju..
"Aku sudah beberapa kali tapi di Swedia" Yuju
"Hei itu artinya sama saja kita baru sekali naik kereta bawah tanah di kota ini" Hana
"Hahaa " tawa Arumaysa pecah kala mendengar mereka yang saling mengejek itu
"Kalian ini lucu sekali, padahal baru sama-sama sekali" Arumaysa
"Iya juga ceih Yuju, Haha " Tawa Hyun dan Arumaysa berbarengan
"Sudahlah kalian ini jangan berisik aku mau tidur sebentar, jika sudah sampai bangunkan aku" Kata Yuju seperti mengalihkan pembicaraan untuk menutupi rasa malunya
"Baiklah" Arumaysa yang mengerti saat itu
****
__ADS_1
Setelah perjalanan 45 menit akhirnya mereka sampai pada tempat tinggal nenek buyut Arumysa "Kakek buyut, nenek buyut aku datang" Teriak Arumysa
Nenek buyut yang sedang berada di kebun belakang rumah itu mendengar kegaduhan Arumaysa segera menghampirinya. Siapa kakek dan nenek buyut nya sambil berjalan ke arah luar.
"Icha kau pulang nak" Nenek buyut yang sudah sangat rindu langsung memeluk Arumysa
"Dasar bocah nakal, tak pernah sekalipun kau menjenguk si tua ini " Ucap kakek buyut Arumaysa itu
"Jangan salah dulu, sekarang kan aku sudah berkunjung" Cengir Arumaysa
mereka bertiga menyaksikan percakapan nenek,kakek dan Arumaysa itu. "Nenek buyut kenalin ini teman-temanku semua saat aku di asrama , ini Yuju, Hana dan yang ini Hyun nek "
"Ayo beri salam pada nenek dan kakek buyutku "
Mereka saling berkenalan dan beristirahat barang sejenak, Arumaysa membantu nenek buyutnya membuatkan minuman dan membawa cemilan, sedangkan kakek buyutnya memberi makan hewan-hewan peliharaanya dibelakang yang tadi sempat tertunda.
"Icha kapan kalian akan menginap"
"Tidak nek, nanti sore kami harus kembali Hoshinoya Fuji" Arumayssa
"Ada kegiatan apa kalian di sana"
"Kami ada kegiatan berkemah selam satu pekan nek" Hana
"Lain kali saja nek kita akan main ke sini bareng 8bareng lagi" Hobur Yuju pada nenek buyut Arumaysa
"Baiklah tak apa, bagaimana kalau kalian aku ajak ke kebun belakang" Ajak nenek buyut pada mereka
Mereka akhirnya menghabiskan waktu hari ini dengan berkebun seperti menanam sayuran, buah dan juga memetik sayuran dan buah-buahan yang ada kemudian dijadikan olahan menjadi permen, tonghulu, manisan, dan sebagiannya difermentasi oleh nenek buyut Arumaysa.
Sedangkan sayur yang telah mereka petik tadi ada yang digoreng dijadikan cemilan, campuran kue, keripik dan masih banyak lagi.
Hari ini mereka telah melakukan banyak hal dirumah nenek buyut Icha hingga sore hari baru kembali Hoshinoya Fuji. Hasil olahan sayuran dan buah-buahan yang telah mereka buat tadi dibawakan nenek buyut pada Arumaysa dan kawan-kawannya.
Sepertinya mereka sangat cocok bermain dengan nenek buyut Icha itu. Icha adalah naman panggilan Arumaysa jika berada dilingkup keluarganya dan teman-teman terdekatnya.
Ketika kembali dari rumah nenek buyut Icha itu mereka diantar sopir utusan kakek buyutnya Icha. Karena sewaktu akan kembali mereka telah membawa barang bawaan dari nenek buyut Icha yang sangat banyak.
Dari pada kesusahan naik turun kereta bawah tanah akhirnya mereka mau diantarkan menggunakan mobil suruhannya kakek buyut Icha itu.
Padahal sewaktu datang tadi Icha hanya membawakan sedikit kue kesukaan kakek dan nenek buyutnya itu.
__ADS_1
"Nenek aku akan balik dulu ya, nenek dan kakek buyut jaga kesehatan dirumah, jangan capek-capek, jangan mikir berat-berat dan selalu kabari Icha" Celoteh Icha panjang lebar
" Baik cucuku yang sangat bawel"
"Wahh nenek buyut aku sangat senang dengan oleh-olehnya, jika dihari yang akan datang kami akan mengunjungi nenek dan kakek buyut lagi" kata Hana dengan gaya lucunya
"Aku juga banyak terimakasih telah merepotkan nenek dan kakek buyut" Kata Yuju
"Aku juga berterimakasih nek kek" Hyun
"Baiklah kami tunggu kedatangan kalian lain waktu, kami sangat senang kalian berkunjung kemari. Nanti kita akan melakukan banyak hal lagi jika kalian kesini" nenek buyut
"Kalian berhati-hatilah jika melakukan perjalanan nanti" Kata kakek buyut itu
"baik kek nek" Kata mereka serempak
Mereka telah berpamitan dan akan melanjutkan perjalanan untuk kembali. Perjalanan kali ini agak lama sekitar dua jam an karena dilalui dengan mobil, ketika ditengah jalan Icha yang sangat haus ingin mampir di mini market untuk membeli air mineral.
Disinilah mereka berhenti di mini market, dan yang lainnya menunggu didalam mobil nya.
Brakk.. minuman yang telah dibawa Icha untuk dibawa kekasir itu telah jatuh ditabrak seseorang ketika berjalan menuju kasir
"Kamu" Ucap mereka serempak
"Sepertinya aku sedang ketiban sial hari ini ketemu orang seperti kamu" ketus Icha
"Kau bilang apa nona" Jawab Arka
"Apa pandengaranmu itu kehilangan fungsi" Icha
"Bukankah sebaliknya, aku yang ketiban sial hari ini karena bertemu denganmu" Arka
"Hei kau kenapa menirukan omonganku tadi"
"Tidak kreatif tau" Icha melototkan matanya
"Siapa yang menirukan omongan anda nona" Arka
"Apa kau tak ingin aku meminta maaf" Tanya Arka pada Icha sambil membayar belanjaannya sekalian dengan air minum Icha.
Icha yang sibuk ngedumel sampai tak sadar jika air minumnya sudah dibayar ..
__ADS_1
Bersambung