
Setelah berlama-lama di atas tempat tidur, Mira pun bangun dan membersihkan dirinya, sementara Lingga tengah duduk di sofa, sambil memeriksa pekerjaannnya yang dikirimkan oleh Nicholas melalui surel.
Sekitar tiga puluh menit, Mira pun selesai mandi dan berjalan ke arah walk in closet dengan hanya mengenakan handuk yang melilit di badannya.
Dia dengan santainya berjalan lewat di depan Lingga, hingga membuat konsentrasi pria itu teralihkan.
"Isshh … apa dia sengaja mau menggodaku?" geruru Lingga yang dibuat menegang karena melihat tubuh mulus wanita cantik nan seksi itu.
Lingga memilih untuk kembali fokus ke depan tab-nya, dan menyelesaikan pekerjaan yang kian hari kian menumpuk.
Mira telah keluar dari ruang ganti, dengan mengenakan dress hijau army tanpa lengan dengan panjang se lutut. Ia kemudian berjalan meuju meja rias dan duduk di sana.
"Kak, kita jadi ke tempat temen aku kan?" tanya Mira sambil mengoleskan serum ke wajahnya.
"Ehm ….temanmu yang mana, Mir?" tanya Lingga tanpa menoleh ke arah wanitanya.
"Itu lho, Kak, Yang tadi ku kasih lihat fotonya di sosmed," seru Mira.
Lingga nampak mengingat.
"Oh … yang namanya Mia itu?" ucap Lingga.
"Iya, Kak. Jadikan?" tanya Mira memastikan.
"Baiklah," sahut Lingga yang masih sibuk dengan layar pipih di pangkuannya.
Mira yang sedari tadi menatap pantulannya di cermin pun, akhirnya menoleh karena pria itu yang tak kunjung beranjak dari duduknya.
"Kak," panggil Mira.
"Ehm … iya, Mir." Lingga menyahut namun pandangannya masih tak beralih dari layar tab-nya.
Mira pun bangkit dan berjalan ke arah Lingga yang sedang fokus dengan kerjaannya. Wanita itu pun seketika duduk di pangukan Lingga, hingga pria itu pun serta merta menyingkirkan tab-nya ke samping dan memberi ruang untuk Mira.
"Mir, kenapa kamu duduk di sini?" tanya Lingga bingung.
Mira melingkarkan lengan di leher pria itu, dan bergelayut manja di sana.
"Kak, denger nggak sih tadi aku bilang apa?" tanya Mira dengan memesang wajah cemberut.
Lingga pun meletakkan tab-nya di samping, dan ikut melingkarkan lengannya di perut Mira.
"Yang mana?" tanya Lingga balik sambil menggesek-gesekkan ujung hidungnya ke hidung wanita itu.
"Ehm … yang tadi itu lho. Nggak denger kan? Pasti nggak denger deh," ucap Mira merajuk.
"Denger kok. Yang kamu bilang mau ke tempat temen mu kan? Kan tadi juga udah di jawab," jawab Lingga mencubit gemas pipi wanitanya.
"Ehm … terus, kenapa Kakak nggak bangun-bangun? Emang nggak mau mandi? Nggak mau siap-siap?" cecar Mira kesal dengan bibir yang mengerucut.
Lingga menatap wajah wanitanya dengan gemas, hingga ingin rasanya ia menerkam wanita itu.
Hah … kau benar-benar menyiksaku, Mira. Kalau bukan karena kandunganmu yang sedang bermasalah, aku pasti sudah menerkammu sejak tadi, batin Lingga.
Pria itu pun mencubit hidung Mira hingga si ratu es memekik kesakitan.
__ADS_1
"Kak … sakit," keluh Mira sambil menggosok hidungnya.
"Gemes tau nggak," sahut Lingga terkekeh.
"Isshhh … kakak sibuk banget yah?" tanya Mira.
"Nggak kok, kenapa lagi emang?" tanya Lingga yang tak tau maksud Mira.
"Ya abisnya, Dari tadi ku liatin, Kakak terus aja sibuk sama itu," keluh Mira sambil menujuk tab yang telah tergeletak di samping Lingga dengan bibirnya yang masih maju.
"Oh … jadi ceritanya Mommy-nya lil baby lagi ngambek nih, gara-gara daddy lil baby nggak perhatiin dari tadi?" goda Lingga yang membuat Mira merona.
"Iihhh … bukan gitu. Maksudku, kalau Kakak sibuk, ya aku ke sana sendiri aja," sahut Mira yang memukul kecil pundak prianya.
"Aku nggak sibuk kok, Sayang. Aku cuma lagi ngecek kerjaan aja, siapa tau ada yang nggak beres," ucap Lingga kepada calon ibu dari anak-anaknya.
"Tapi, kayaknya serius banget, sampe nggak perhtiin aku dari tadi," keluh Mira.
"Ya masa aku merhatiin kamu yang keluar kamar mandi cuma pake handuk doang? Kalo aku tergoda gimana? Aku kan nggak mau lil baby ku sampe kenapa-kenapa," ucap Lingga seraya mengusap perut Mira yang masih sangat rata.
"Iiisshh … gombalnya kumat," ledek Mira mengul*m senyumnya.
"Tapi suka kan kalau aku gombalin kamu? Hah? Hah?" goda Lingga yang menoel-noel dagu Mira.
"Iiihhh … tau lah! Awas, aku mau lanjut touch up," seru Mira yang berusaha menyingkirkan lengan Lingga dari pinggangnya.
"Nggak mau. Tiketnya dulu mana?" ujar Lingga yang semakin mengeratkan pelukannya di pinggang wanita cantik itu.
"Tiket? Tiket apaan?" tanya Mira tak paham.
Mira pun terkekeh, dan kemudian menangkup kedua pipi Lingga. Dia pun memberika kecupan singkat yang mendarat di bibir prianya itu.
"Muaah … udah!" ucap Mira.
"Ehm … Nggak mau. Itu terlalu sedikit," rengek Lingga yang kembali memajukan bibirnya dan mendekat ke arah Mira.
Wanita itu kembali terkekeh dan mengecup sedikit lebih lama bibir Lingga.
"Eeemmmmuuuuuaaahhhhh … udah ah! Kelamaan," gerutu Mira yang hendak bangun.
Namun, Lingga segera menarik kembali badan Mira dan dia meraih tengkuk wanita itu. Sebuah ciuman mendarat di bibir si wanita cantik.
Pria itu mem*gut bibir atas dan bawah si ratu es, dan memberikan gigitan kecil di sana. Lidahnya mengajak Mira untuk saling bertaut dan membelit, hingga mereka pun saling bertukar saliva.
"Eehhhmmmm …," leng*han Mira terdengar kala tangan Lingga mulai mengusap lembut punggungnya dan naik ke atas, mencapai pengait kain pembungkus buah dadanya.
Namun, Lingga kemudian meraih pundak Mira, dan menghentikan aksinya. Dia pun kemudian menempelkan keningnya ke kening Mira, sambil mereka mengatur nafas yang sempat memburu.
"Udah cukup. Aku takut kelepasan," ujar Lingga sambil mengusap jejak basah di bibir bawah Mira.
Wanita itu pun tersenyum begitu manis ke arah pria besarnya, dan mengecup kening Lingga.
"I love you, Daddy-nya lil baby," ucap Mira tepat di telinga Lingga, sambil memeluknya.
"I love you too, Mommy-nya lil baby," sahut Lingga yang membalas pelukan Mira.
__ADS_1
Mereka pun saling mengulas senyum meski tak saling berpandangan. pelukan hangat dan penuh perasaan itu bertahan cukup lama, hingga akhirnya Lingga mengurainya dan memutuskan untuk mandi.
Mira kembali bersiap-siap dilanjut dengan menyiapkan Sarapan yang sudah cukup telat. Wanita itu hanya menyiapkan menu nasi goreng, lengkap dengan omelet jamur. Tak lupa juga dia membuatkan kopi untuk Lingga dan susu hamil untuk dirinya sendiri.
Saat Mira tengah sibuk menata meja makan, Lingga turun dan menghampiri Mira. Pria itu memeluk wanitanya dari belakang, dan mengecup songkat pipi Mira.
"Sarapan yuk!" ajak Mira.
"Ehm … masak apa?" tanya Lingga yang masih asik menumpukan dagunya di pundak Mira.
"Cuma nasi goreng biasa. Aku udah bikinin kopi buat Kakak juga lho," jawab Mira yang masih sibuk dengan pekerjaannya.
Lingga pun melepas pelukannya dan duduk di kursi yang sudah disipakan oleh Mira.
Si ratu es dengan telaten melayani Lingga bak seorang istri yang tengah melayani suaminya. Wanita itu mengambilkan nasi goreng dan omelet, lalu memberikannya kepada Lingga. Setelah itu, dia mengambilkan untuk dirinya sendiri.
"Gimana, Kak. Enak nggak?" yanya Mira saat melihat Lingga sudah menyuapkan sesendok ke mulutnya.
"Ehm … ehm … ehm …," gumam Lingga yang bak seorang juri memasak, hendak memberikan penilaian.
"Halah … Hak Arya suka lebay. Tinggal ngomong enak apa nggak aja, pake acara ham … hem … ham … hem … segala," gerutu Mira yang duduk dan menyantap makanannya sendiri.
"Hem … bener-bener deh, mommy-nya lil baby emang nggak bisa di rayu," keluh Lingga yang kembali menyuapkan makanannya ke dalam mulut.
"Kata siapa? Bisa kok," sahut Mira yang juga makan makanannya.
"Siapa? Siapa yang bisa ngerayukamu, hah?" tanya Lingga yang seketika meletakkan sendok dan garpunya di atas piring.
"Daddy-nya lil baby," jawab Mira enteng sambil mengul*m senyumnya.
Lingga seketika tersipu. Dia kembali mengambil peralatan makannnya dan menikmati masakan wanitanya.
"Issshhh … kamu tuh ya, jadi pengin makan kamu tau nggak sih," ucap Lingga yang memandang Mira sambil mengerlingkan sebelah matanya
"Awas aja. Ntar aku laporin ke komnas perlindungan anak dan perempuan lho," ancam Mira.
"Eh … jangan dong!" cegah Lingga yang serta merta membuat Mira terbahak-bahak.
.
.
.
.
Manis truuuuuuusssss......
Lingga : jones jangan marah😁
Haaaaahhhhhhh😫😫😫😫😫😫😫
Udah lah, guys, aku merana🤧
Kalian jangan lupa like dan komen yah😊 kembang ma kopi juga boleh banget😁
__ADS_1