
Mira yang baru saja keluar dari mall dan berjalan hendak menuju ke deretan taksi, tiba-tiba ditabrak dari belakang oleh seseorang.
"Maaf," seru orang itu.
Mira berjongkok dan memunguti tasnya, dibantu oleh orang tadi.
"Ini belanjaan Anda … No … na …," ucap orang tersebut.
Nampak seorang pria tinggi, berpenampilan casual dengan kaus hitam berlengan sesiku dan celan jeans navi, menatap kearah Mira dengan terkesima.
"Thanks," sahut Mira dengan tersenyum ke arah Pira itu.
Mira buru-buru mengambil tas belanjaanya dari tangan pria tadi.
"Ehm … sepertinya kita pernah ketemu," ucap pria asing itu.
"Maaf, tapi saya tidak kenal Anda. sepertinya Anda salah orang. Permisi," jawab Mira sopan sambil melangkah hendak pergi.
Wanita itu sangat paham dengan konsekuensinya bekerja sebagai wanita malam, yang bertemu banyak pria dan melakukan hubungan satu malam dengan mereka.
Mungkin saja, pria itu salah satu dari mereka yang Mira tak bisa mengingatnya satu-satu. Sehingga Mira memilih untuk pura-pura tidak mengenal, demi menjaga privasi masing-masing di luaran.
"Tunggu!" cegah pria itu sambil meraih pundak Mira.
Mira pun menoleh dan kembali tersenyum ramah.
"Ya?" tanya Mira.
"Ehm … perkenalkan, namaku Steve." Pria itu mengulurkan tangannya dan memperkenalkan diri kepada Mira.
__ADS_1
Mira diam saja sambil mengangkat kedua tangannya yang penuh dengan barang belanjaannya.
"Oh ….hahaha … maaf, aku lupa tanganmu penuh dengan barang-barang," seru pria bernama Steve itu.
Steve menarik tangan dan mengusap rambut depannya, untuk menutupi rasa malu karena uluran tangannya tak disambut olhe Mira.
Mira pun ikut tertawa bersama pria asing tersebut.
"Aku Mira," kata Mira memperkenalkan diri.
"Ehm … Nona Mira, apa kau sedang buru-buru? aku …," ucap Steve.
"Kak! Kak Mia!" teriak Mira yang memotong begitu saja perkataan Steve.
Wanita itu kemudian berlari melewati Steve begitu saja, dan menghampiri seorang wanita yang nampak tengah berjalan bersama seorang pria yang sedang menggendong seorang gadis kecil.
Steve hanya mematung melihat Mira yang pergi begitu saja, bahkan tanpa mendengarkan ajakannya.
Disamping itu, Mira yang menghampiri wanita yang bernama Mia, seketika menjatuhkan semua belanjaanya dan merentangkan tangan memeluk wanita itu.
"Miraaaaa!" seru Mia yang membalas pelukan Mira.
"Kakak. Aku kangen," ucap Mira yang masih memeluk Mia.
Pelukan mereka pun terurai. Mira melihat pria dan gadis kecil di samping Mia.
"Ini?" tanya Mira.
"Kenalin. Ini suami ku, dan ini keponakan mu … Beri salam sama tante, Sayang," jawab Mia sambil menyeru kepada sang putri untuk memberi salam kepada Mira.
__ADS_1
"Halo, Tante. Namaku Joy," sapa si gadis kecil.
"Hai, Joy. Nama tante, Mira," sahut Mira yang mengusap lembut puncak rambut Joy.
"Halo, Kakak ipar," sapa Mira kepada suami Mia.
"Hai, Mir," sahut suami Mia.
"Sayang, aku sama Joy main dulu yah," seru pria itu kepada sang istri.
"Oke. Nanti aku nyusul ya. Joy ikut papa yah. Mama mau bareng Tante Mira dulu," ucap Mia kepada sang suami dan anaknya.
"Oke, Mama," sahut Joy.
Pria itu pun lalu membawa Joy pergi meninggalkan Mira dan Mia berdua.
"Ayo kita nongkrong di caffe," ajak Mia.
"Oke, aku yang traktir." Mira mengangkat kembali belanjaanya di bantu oleh Mia.
Keduanya pun lalu berjalan masuk kembali ke dalam pusat perbelanjaan tersebut, dengan Mira yang menggelayut di lengan Mia dengan manja.
.
.
.
.
__ADS_1
Babang Steve nongol lagi😍😍😍😍
Jangan lupa like dan komen yah😊 kembang ma kopi juga boleh banget😁