Mirage

Mirage
Ejekan konyol dari Mira


__ADS_3

Di tengah ketegangan antara Mira dan Moli berlangsung, tiba-tiba datang seorang pria berusia sekitar empat puluh tahun, bahkan lebih tua dari pria yang sedari tadi duduk sambil terus menatap Mira, masuk ke dalam ruangan diantarkan oleh Jordan.


"Moli, kamu ngapain di sini sih? Mom, aku minta maaf kalau dia sudah membuat salah satu ladies-mu terluka," ucap Pria itu kepada Moli dan juga Mom Winda.


"Sayang, kenapa kamu malah minta maaf sih. Jelas-jelas dia udah ngegoda kamu. Aku lihat semuanya kemarin di bawah," keluh Moli yang berjalan ke arah si pria dan berlendotan manja di lenganya.


"Ohhhhhh … jadi dia cowok elu, cil? Lu bayi gula?" tanya Mira dengan ekspresi mengejeknya.


"Bayi gula? Sugar baby maksudmu, Mir?" tanya Mom Winda.


"Iya, bayi gula. Sama-sama lon*te kek aku sama Sisi. Cuma bedanya, dia kerja borongan kalo kita kerja harian. Eh bukan ding, tapi kerja per ****-an, hahahaha …," kelakar Mira yang membuat Mom Winda geleng-geleng, Dan Moli pun geram.


Sedangkan Sisi, dia terus saja tertunduk, dan pria yang duduk sambil menatap Mira, hanya diam. Wajahnya terlihat tanpa ekspresi.


"Berisik tau nggak lu!" bentak Moli.


"Eh, Cil. Service elu kurang yahut kali, atau mungkin bapak gula lu itu udah bosen, karena keseringan main ama bocil songong kek elu. Jadi, dia pikir mending nyari jajan yang bisa diiicip bentaran dan nggak kebanyakan nuntut, hahahaha …," Mira kembali berkelakar.


"Hah … sudah-sudah! Kamu, bawa pergi anak kecil ini dari sini, dan jangan bikin keributan lagi di tempat ku. Ganti rugi juga biaya pengobatan ladies-ku yang menjadi korban anak kecil itu," ucap Mom Winda kepada pria yang bersama Moli.

__ADS_1


"Baik, Mom. Nanti akan saya transfer uangnya. Ayo, Moli. Kita pulang! Malu-maluin aja!" Seru pria itu kepada Mom Winda, dan kemudian menarik Moli pergi dari kantor wanita tua menor itu.


Setelah itu, pria yang sedari tadi duduk diam, kini bangkit berdiri, dan mengancing jasnya.


"Baiklah, karena masalah di sini sudah selesai, sekarang giliran saya yang akan menyelesaikan masalah dengan ratu es ini," ucap pria itu yang membuat Mira menoleh dan melotot ke arahnya.


"Memangnya masalah apa yang sudah ku buat, Tuan? Aku tidak merasa punya masalah apapun dengan Anda," keluh Mira kesal.


Namun, pria itu tak menjawab, dan langsung mengangkat tubuh Mira, dan memanggulnya di atas pundak, serta membiarkan wanita itu terus meronta dan memukuli punggung si pria tadi.


"Tuan Lingga! Turunkan saya! Hei, turunkan saya!" pekik Mira yang semakin terdengar menajuh dari ruangan Mom Winda.


"Mom, boleh aku keluar?" tanya Sisi yang sedari tadi tertunduk.


"Yah, kau keluarlah. Ambil cuti saja beberap hari sampai lukamu sembuh. Biaya pengobatannya akan ku transfer nanti," ucap Mom Winda sambil berbalik menuju kursi kebesarannya.


Mira pun dibawa keluar menuju mobil Lingga, yang sedari awal terparkir di depan lobi. Pria itu lah yang memanggil bantuan Jordan dan rekan-rekannya, untuk menghentikan perkelahian di antara Mira dan juga Moli.


Lingga menurunkan Mira dari pundaknya, dan membukakan pintu untuk wanita itu.

__ADS_1


"Masuk!" perintah Lingga.


"Cckk!" Mira mencebik kesal seraya menghentakkan kakinya ke tanah, namun dia berbalik dan menuruti perintah pria itu.


.


.


.


.


Nah lho...siap2 hukuman lagi, Mira🤭🤭🤭


Hukuman seperti apa lagi kah?😏😏😏😏


Next eps, besok lagi ya guys.


Jangan lupa like dan komen di bawah😊

__ADS_1


__ADS_2