Mirage

Mirage
Nongkrong


__ADS_3

Mira kini tengah berada di dalam kamarnya. Berkali-kali wanita itu menelepon ke nomor Thom, namun tak juga kunjung tersambung.


"Sialan kau Thom. Kenapa tiba-tiba lost contact begini sih. Ayo lah … shi*t!" umpat Mira ketika lagi-lagi suara mesin penjawab provider yang menjawab panggilannya.


Mira pun lalu mengetikkan sebuah pesan teks kepada Thom.


Kalau kau tak bisa memberiku uang itu, sebaiknya aku jual saja mobil dari mu. Jika sampai nanti malam kau tak menjawabnya, maka besok pagi, akan ku bawa mobil itu ke tempat jual beli mobil mewah.


Mira pun dengan kesal menekan tombol kirim, dan seketika pesan meluncur ke nomor Thom.


💋💋💋💋💋


Malam hari,


"Hai, Mir. Gue denger, kemarin lu hang over pake baju badut ya. Hahaha... sejak kapan selera lu jadi turun kek gitu?" sindir Tania, yang melihat kadatangan Mira di paradise fall.


"Bukan urusan elu," sahut Mira ketus dan berjalan ke arah bar milik Samuel.


Bartender yang sekaligus tangan kanan Mom Winda itu pun, segera menyambut Mira dengan omelan


"Tidak ada mabok lagi untuk malam ini, Mir. Semalam elu hampir mati gara-gara kebanyakan minum," ujar Samuel.


Mira yang baru saja mendudukkan bokongnya di atas kursi pun, memijat pelipisnya karena pusing dengan omelan sang bartender.


"Elu kira gue ini anak kecil hah. Nggak usah larang-larah gue buat minum, Sam!" sahut Mira ketus.


Samuel mendekatkan wajahnya ke arah Mira, dan membisikkan sesuatu.


"Iya, elu memang bukan anak kecil. Tapi, kemarin elu nangis kek anak kecil di pelukan Tuan Lingga lu itu, hihihi …," ucap Samuel di telinga Mira, yang membuat wanita itu membelalak.


"Gue sememalukan itu, Sam? Oh God, ini semua gara-gara pria breng*sek itu," ucap Mira yang merasa tak percaya akan apa yang telah terjadi.

__ADS_1


Dia memijit-mijit keningnya, karena ia tak bisa mengingat apapun kejadian semalam ketika dirinya sedang dalam keadaan mabuk berat.


"Sudahlah, elu nggak usah salahin siapa pun. Cukup jangan mabuk lagi, oke," seru Samuel.


"Hah … kasih gue yang biasa," pinta Mira.


Samuel pun segera membuatkan sebuah cocktail segar untuk Mira.


"Ini pesanan mu," ucap Sam sambil menyajikan minumannya.


"Thanks," ucap Mira.


Dia pun lalu mulai menikmati minuman, sambil menggoyang-goyangkan badannya sedikit, mengikuti hentakan musik DJ, yang sangat menggoda siapa pun untuk bergoyang.


"Hei, Mir. Di sini aja lu. Nggak lapor dulu ke atas?" kata Marsha, teman se profesi Mira.


"Nggak lah. Gue hari ini dateng cuma buat cari hiburan doang. Nggak kerja gue," sahut Mira.


"Gue baru nyadar kalo elu pake baju yang tertutup gini. Tadinya gue pikir tumben amat lu nggak pake yang seksi kek biasa, ternyata emang dah niat mau libur," ucap Marsha.


Malam itu, mira mengenakan dress mera bata dengan kerah bundar tanpa lengan, yang menutup area dada dan punggungnya dengan sempurna. Serta aksen kerut di pinggang yang membentuk lekuk tubuh Mira, dan bawahan yang agak panjang selutut. Sangat berbeda dengan image Mira yang selalu tampil seksi dan menggoda.



Mira mendekatkan dirinya ke arah Marsha, dan menyingkap sebelah sisi bajunya yang memperlihatkan sebagian dadanya.


"Nih lihat. Mana bisa gue kerja kalo ada beginian," ujar Mira.


"Wah … ganas bener, Mir. Emang lu nggak suruh dia stop? Apa jangan-jangan, lu keenakan ya sampe lupa diri," ledek Marsha.


"Iya kali! Tangan gue diiket ke atas tau," sahut Mira sambil memundurkan tubuhnya menjauh dari Marsha, dan kembali duduk tegap di depan bar.

__ADS_1


"Hah … sadis amat, Mir. Dia maniak ya?" tanya Marsha yang semakin penasaran.


"Mungkin,," ucap Mira singkat sambil menyesap minumannya.


Malam semakin larut. Kini sudah pukul sembilan malam, dan Mira masih betah berlama-lama duduk di bar sambil menimati suasana gemerlap paradise fall.


Dari kejauhan, terlihat Sisi yang sedang digiring keluar oleh beberapa perempuan yang terlihat masih usai sekolah. Mira pun lalu bangkit dan berjalan mengikuti ke mana mereka pergi.


.


.


.


.


Mau ngapain nyai? Suka kepo deh yey🙄


Mira : yang kepo bukannya othor.


Aku nggak kepo kok, cuma mau tau aja😏


Mira : sama aja, Thor. Dasar othor kentang burem🤣🤣🤣🤣


Wah ..kurang asem nih bocah🤨Lingga, hukum dia nak.


Lingga : Siap, thor


Elu mah disuruh ngehukum seneng banget yah🤣🤣🤣🤣


dah ah, yuk like dan komen di bawah...next eps besok lagi ya😊

__ADS_1


__ADS_2