Mirage

Mirage
Pergilah


__ADS_3

"Mira,"


Lingga seolah melihat wanita yang mirip Mira, saat berbelok di sebuah tikungan, dekat dengan gedung apartemen.


Orang yang menurut Lingga mirip Mira itu, tengah berjalan menuju ke sebuah swalayan di area tersebut.


"Kaya Mira. Tapi pakaiannya kok gitu sih?" ucap Lingga yang kemudian menepikan mobilnya di pinggir jalan, dan keluar dari sana.


Ia setengah berlari mengikuti orang yang terlihat memaki jaket hoodie hitam, dengan kedua tangan yang dimasukkan ke dalam saku jaketnya.


Meski penampilannya sangat aneh dengan berpakaian serba hitam, namun dari cara berjalannya, dia masih terlihat anggun.


Lingga bisa tau jika orang itu adalah seorang wanita. Ditambah, dia sempat melihat sekilas wajahnya saat berpapasan dengannya tadi.


Lingga mempercepat larinya, dan meraih tangan wanita itu.


GREB!


Wanita itu pun berbalik seketika dan tatapan keduanya saling bertemu.


"Mira," gumam Lingga lirih.


Dia sangat terkejut dengan apa yang ia lihat saat itu. Mira yang selama ini ia kenal, tak terlihat lagi di sana.


Wajah cantiknya, hilang entah kemana tertutup kulit kusam, lingkar matanya yang menghitam, dan tatapan datar nan dinginnya begitu mendominasi.


Suram. Yah, itu lah yang bisa disimpulkan dari diri Mira saat itu.

__ADS_1


Sedangkan Mira, dia sama sekali tak menampakkan ketekejutannya atas apa yang Lingga perbuat. Dia justru memandang tajam ke arah pria di depannya itu dengan dingin.


Dia menghempaskan tangan Lingga dengan kasar, dan kemudian kembali berbalik.


Lingga yang tersadar dari keterkejutannya pun, segera mengejar dan meraih kembali tangan Mira.


"Mir, mau kemana kamu malam-malam begini?" tanya Lingga yang menahan tangan wanita itu, meski Mira terus berusaha melepaskan tangannya dari Lingga.


"Lepas," ucap Mira lirih tanpa memandang ke arah Lingga.


"Ehm ... kau … kau mabuk, Mir?" tanya Lingga yang mencium aroma alkohol dari mulut Mira yang sangat menyengat.


"LEPAS!" pekik Mira yang membuat Lingga tertegun.


Mira pun kembali menghempaskan tanga pria itu dan kembali berjalan pergi. Namun, Lingga terus mengikutinya dan kembali meraih tangan Mira.


"Ayo kita pulang, Mir. Ini sudah malam," ajak Lingga.


"Mir, tolong jangan seperti ini. Kau tidak boleh terus-terusan meratapi kepergian Thomas. Biarkan dia tenang di sana, Mir." Lingga terus mencoba membujuk Mira.


"Hah … peduli apa kau padaku? Peduli apa?" bentak Mira yang langsung menatap pria itu nyalang.


"Dia adalah satu-satunya orang yang peduli padaku, dan kini orang itu sudah tak ada lagi di dunia ini. Jadi, apa aku harus hidup bahagia, semenatra akulah yang menyebabkan dia mati. Apa masih pantas aku bahagia?" ucap Mira yang kembali berkaca-kaca.


"Mir, tenang lah. Aku yakin, bukan ini yang Thomas inginkan. Kita pulang yah," bujuk Lingga.


"Lepas! Kau tidak usah peduli padaku, Tuan Lingga yang terhormat. Tetap lah seperti dirimu yang dulu, yang bahkan tak mempedulikan gadis kecil yang sekarat di depan matamu," maki Mira yang membuat Lingga tersayat hatinya.

__ADS_1


"Mir," ucapnya lirih.


"Pergilah dari hidup saya, Tuan. Karena saya tak butuh orang seperi Anda," ucap Mira yang seketika menepis tangan Lingga.


pria itu terdiam. Ia sadar jika yang dilakuaknnya dulu, pasti sangat membekas dihati wanita itu.


Dia pun seperti tak punya muka lagi untuk bertemu dengan Mira, namun permintaan Thom dan dukungan sang adik, membuatnya mau untuk menemui Mari kecilnya lagi, yang kini telah menjadi seorang Mira, si ratu es.


Mira berjalan, dan kini hendak menyeberang jalan menuju ke swalayan yang berada di seberang.


Pikirannya yang kacau ditambah pengaruh alkohol, membuatnya tak bisa fokus pada jalanan.


Dia hanya tau jika lampu yang menyala saat itu adalah hijau untuk pejalan kaki.


Mira pun mulai melangkah ke depan dan menyeberang jalan.


Baru saja beberapa langkah, sebuah mobil tampak melaju cukup kencang dari arah kanannya.


Lingga yang sempat tertegun, melihat mobil melaju ke arah Mira dengan kencang seketika memekik,


"MIRAAAAAA!"


.


.


.

__ADS_1


.


Jangan lupa like dan komen yah😊 kembang ma kopi juga boleh banget😁


__ADS_2