Mirage

Mirage
Tawuran


__ADS_3

Malam semakin larut. Kini sudah pukul sembilan malam, dan Mira masih betah berlama-lama duduk di bar sambil menimati suasana gemerlap paradise fall.


Dari kejauhan, terlihat Sisi yang sedang digiring keluar oleh beberapa perempuan yang terlihat masih usai sekolah. Mira pun lalu bangkit dan berjalan mengikuti ke mana mereka pergi.


Sesampainya di depan lobi klub, Mira melihat jika Sisi tengah dirundung oleh anak-anak kecil itu, di gang sempit di seberang jalan sana. Saat itu lah, Tania datang menghampiri Mira, yang tengah berdiri di luar seorang diri.


"Ngapain lu, Mir? Mau jadi patung selamat datang lu ye," kata Tania.


Mira menoleh, dan menunjuk ke arah seberang dengan dagunya. Tania pun ikut melihat ke arah yang ditunjuk oleh Mira.


"Apaan sih? Gue nggak lihat apa-apa? Gelap," sahut Tania yang memicingkan matanya, berusaha untuk melihat ke arah seberang jalan.


"Lihat bener-bener," kata Mira.


Tania pun berjalan selangkah ke depan, dan memposisikan dirinya tepat di depan gang sepit itu.


"Ada yang dikeroyok yah?" tanyanya sambil menoleh ke arah Mira.


Namun, Mira justru telah lebih dulu berjalan hendak menyeberang, dan menuju ke gang sempit itu, saat ia melihat jika mulai ada kekerasan yang terjadi di sana.

__ADS_1


"Si*alan! Gue ditinggalin. Mir, tunggu!" Tania pun lalu mengejar Mira menuju tempat Sisi dibawa oleh sekelompok anak perempuan.


Dari kejauhan, terlihat sebuah mobil menuju ke depan pintu masuk paradise fall. Seseorang turun, dan menyusul kedua wanita itu.


Saat Mira tiba di sana, Salah satu dari mereka tengah memegangi lengan sisi dari belakang, dan seorang lagi yang berada di depannya, tengah menjambak rambut Sisi. Sudut bibir Sisi nampak membiru akibat pukulan atau tamparan.


"Hei, ngapain kalian! Beraninya keroyokan!" teriak Mira, saat melihat temannya tengah disiksa.


Orang yang tadi menjambak rambut Sisi, kini melepaskan cengkeramannya dengan kasar, hingga Sisi teruhuyung ke belakang. Dia lalu berjalan menuju ke arah Mira, yang di belakangnya telah ada Tania.


"Ya ampun. Si, kamu nggak papa?" tanya Tania yang hendak maju menolong Sisi, namun di cegah oleh Mira yang mengahalaunya dengan sebelah lengan.


"Heh ... lu bilang ini urusan lu ama dia? Terus, ngapain lu bawa-bawa temen lu segala? Itu curang namanya? Dasar pecundang!" balas Mira dengan sinis dan dinginnya.


"Kurang ajar! Berani lu ya?" umpat gadis kecil itu yang kemudian melayangkan tangan ke arah Mira.


Namun, Mira dengan tenang dan sigap menangkap tangan gadis kecil itu, dan menghempaskannya kasar.


"Breng*sek!" Sekali lagi, sebuah tamparan dilayangkan, namun, lagi-lagi Mira berhasil menangkisnya.

__ADS_1


PLAK!


Sebuah tamparan telak mengenai wajah gadis kecil itu, dan itu berasal dari Mira.


Si gadis kecil pun memegangi pipinya dan meringis kesakitan. Dia pun menatap Mira tajam.


"Kenapa? Mau nangis? Ternyata kalo satu lawan satu bakal kalah ya, makanya ngajak temennya buat main keroyokan, hah? Loooooooser," ejek Mira, sambil bersedekap.


Gadis kecil itu lalu memerintahkan teman-temannya untuk menyerang Mira, namun tepat pada saat itu, para petugas keamanan paradise fall berdatangan dan membuat semuanya terkepung.


.


.


.


.


Nah lho...malem2 tawuran🤦‍♀️

__ADS_1


yuk like dan komen guys😊


__ADS_2