
"Boleh saya tanya, apa sebenarnya hubungan Anda dengan dia, Tuan Thom?" tanya Lingga.
"Ehm … jujur, dia bukan partner kerja saya, tapi dia adalah wanita malam yang saya ajak jalan-jalan ke mari. Kami sangat dekat, hingga aku mau membiayai semua biaya operasi plastik untuk menghilangkan bekas luka di punggungnya itu," jawab Thom.
"Wa … wanita malam? Dia jadi wanita malam? Kenapa bisa?" tanya Lingga yang merasa emosi mendengar hal itu.
Thom pun lalu menceritakan awal pertemuannya dengan Mira. Bagaimana kesalahan itu terjadi, dan bagaimana Mari akhirnya berganti nama menjadi Mira.
Lingga merasa geram. Dia mengepalkan tangannya, dan
BUG!
Sebuah pukulan keras melayang di wajah Thom.
Lingga merasa tidak terima jika Mari kecilnya, telah dijamah oleh pria yang bahkan tidak mencintainya, dan hanya karena sebuah kesalahan.
Thom tidak membalas, karena dia sudah tau kalau jadinya akan seperti ini, dan ini semua memang kesalahannya yang patut mendapatkan hukuman.
"Maafkan saya, Tuan. Tapi semua itu pun di luar kesadaran saya," ucap Thom yang memegangi sudut bibirnya yang luka.
__ADS_1
"Empat tahun yang lalu? Bukankah lima tahun yang lalu pun, kejadiannya hampir sama? Mari, kenapa nasibmu seperti ini? Siapa yang sudah tega menjualmu dua kali?" batin Lingga perih mengingat gadis kecilnya dulu, kini menjadi wanita yang telah dijamah banyak pria.
"Pergilah! Aku ingin sendiri sekarang," ucap Lingga kepada Thomas.
Pria paruh baya itu pun lalu berbalik, namun sebelum pergi, ia kembali berkata kepada Lingga.
"Besok, kami akan ke pantai di propinsi N. Jika kau mau, datanglah bersama adikmu." Thom kemudian pergi meninggalkan Lingga seorang diri.
Hal itu lah yang membuat kenapa Lingga dan Cheria bisa menyusul Thom dan juga Mira ke pantai. Karena Thom lah yang telah memberitahukan informasi itu kepada Lingga.
Saat di pantai, Thom mengutarakan niatnya untuk mempercayakan nasib Mira selanjutnya kepada Lingga, orang yang menurutnya lebih tepat untuk bersama Mira.
"Tapi, hanya Anda yang bisa, Tuan. Anda yang lebih tau siapa dia, dan mungkin andalah yang bisa mengeluarkannya dari tempat itu," ucap Thom.
"Kak, terima saja. Bagaimanapun, keluarga kita udah salah sama dia. Kita harus bertanggung jawab, Kak," ucap Cheria yang juga ikut dalam pembicaraan itu.
Setelah mendengar perkataan Cheria, Lingga pun akhirnya menyetujui akan hal itu.
"Baiklah, di mana tempat dia bekerja?" tanya Lingga.
__ADS_1
"Paradise fall, dengan bosnya yang bernama Mom Winda," sahut Thom.
Setelah kejadian di pantai, Thom dan Mira kembali ke tanah air.
Setibanya di jakarta, Thom mendapati kabar bahwa selama ini, sang istri, Soraya, telah lama mengirim seorang penguntit untuk mengikuti ke mana pun dan apapun yang dia lakukan.
Saat itu lah, Thom meminta Lingga agar segera datang ke tanah air, supaya dia bisa menitipkan Mira kepadanya.
Awalnya, Lingga menjanjikan satu minggu. Dalam satu minggu, dia akan datang ke tanah air. Namun berita penguntitan Soraya, membuat Thomas meminta Lingga mempercepat kedatangannya ke tanah air.
Akhinya, Lingga pun mengiyakan, dan tiba keesokan harinya, kemudian bertemu mira di resto, lalu tiba-tiba menjadi tetangga Mira.
.
.
.
.
__ADS_1
Jangan lupa like dan komen di bawah ya guys😊