My Lovely Bodyguard

My Lovely Bodyguard
Episode 138


__ADS_3

...Jangan lupa like, komen, dan sajennya ya guys🤭😘😘💋...


...********...


Tok...


Tok...


Tok...


Pintu terbuka dan menampakkan sosok Arka, dia masuk ke dalam ruangan Kenzo dan memberikan sebuah berkas yang Kenzo minta padanya beberapa hari lalu.


Wajah Arka tampak sangat tidak bersahabat saat menyerahkan map itu pada Kenzo, dia nampak sangat kesal.


Kenzo membuka dan membaca berkas itu, dan sesaat kemudian Kenzo mengepalkan erat-erat tangannya. Dia melemparkan berkas itu ke atas meja kerjanya, dan menatap nyalang ke arah dokumen itu.


"Beraninya dia berusaha berbuat hal busuk seperti itu?" ujarnya, "Kau ingin bermain-main denganku, pak tua? Maka aku akan menemanimu bermain sampai akhir!" Kenzo bertekad kuat untuk membalas perbuatan yang orang itu lakukan padanya.


"Jangan lupakan aku. Bagaimana pun Maria juga adalah sepupuku, jadi aku juga ingin mencari keadilan untuknya!" sahut Arka.


"Tenang saja Arka, aku akan membuat dia jatuh sajatuh-jatuhnya. Jika perlu, sampai dia tak bisa bangkit lagi!"


Benar, masalah ini berkaitan dengan insiden kecelakaan yang terjadi beberapa hari yang lalu padanya.


Kecelakaan itu bukanlah murni sebuah kecelakaan, melainkan hasil dari kelicikan seseorang. Siapa orang itu? Tuan besar Wilson. Benar, tuan besar Wilson yang tidak lain adalah ayah dari Raisa.


Dia sangat marah saat Raisa mengadu padanya, jika Kenzo dan keluarganya sudah mempermalukan dan menginjak-injak harga dirinya hanya demi wanita sekelas Marisa. Raisa sengaja tidak memberitahu ayahnya, alasan sebenarnya kenapa dia di rendahkan dan di usir dari kediaman keluarga besar Alexander. Karena dia yakin, jika sang ayah pasti akan marah besar setelah mengetahui perbuatan bejat yang sudah dia lakukan di belakang ayahnya.

__ADS_1


Raisa memiliki hubungan gelap dengan Dimas Bruge, CEO dari King Jewelry yang terkenal sebagai playboy kelas kakap asli, yang ada badaknya.🙃


Mereka sudah menjadi teman ranjang untuk saling memenuhi kebutuhan seksual mereka selama beberapa tahun terakhir. Raisa merasa dia sudah sangat hebat dalam menyembunyikan kebusukannya dari orang-orang, dan bahkan dia memperalat Riana untuk mendapatkan Kenzo dengan berpura-pura menjadi wanita baik-baik seperti kriteria cucu menantu idaman Riana.


Tapi siapa sangka, ternyata Kenzo sudah lama mengetahui kebusukannya. Hanya saja dia merasa itu tidak penting untuknya, tapi demi mencegah hal-hal yang tida di inginkan, Kenzo juga menyimpan beberapa bukti hubungan Raisa dan Dimas. Dan terbukti bukan? Akhirnya semua itu berguna juga untuk membuat Riana tidak lagi memaksakan kehendaknya, dan menyuruh Kenzo menikahi Raisa.


Kenzo sudah cukup baik, dengan tidak menyebarkan hal itu ke publik. Tapi sepertinya kebaikan hatinya tidak membuahkan sesuatu yang baik juga, melainkan sebaliknya. Jadi dia bertekad untuk membuat tuan besar Wilson dan Raisa merasakan akibat, dari memancing sisi gelap seorang Kenzo Alexander.


"Perang dunia bisnis akan segera di mulai, sudah lama aku tidak melakukan hal yang menyenangkan," gumam Arka yang memancing senyum devil dari Kenzo.


Di sisi lain...


"Ayah... kenapa ayah tidak membantuku menyingkirkan perempuan sialan itu!? Dia sudah membuatku di permalukan! Penerus tunggal keluarga Wilson di permalukan! Apa ayah tidak marah?!" Raisa sudah kehilangan kesabarannya, karena sang ayah tak kunjung menuruti keinginannya.


"Diamlah! Kau hanya bisa mengoceh, tapi kau terlalu bodoh untuk mencari ide yang bagus!" bentak tuan besar Wilson pada Raisa.


"Aku masih harus memikirkan cara untuk menjatuhkan Kenzo, dan untuk wanita itu kau urus saja sendiri! Dasar anak tidak berguna!" Tuan besar Wilson pun meninggalkan Raisa di ruang tamu itu sendirian, dan naik ke lantai atas menuju ke kamarnya.


Beberapa saat kemudian, tuan besar Wilson kembali turun dan pergi entah kemana. Raisa yang masih sibuk memikirkan cara untuk membalas Marisa dan merebut Kenzo, tak memperhatikan kepergiam ayahnya. Dia tak perduli kemana ayahnya pergi, atau dengan siapa.


Di dalam mobil, tuan Wilson menghubungi seseorang dengan ponsel pintarnya. Dan setelah sambungan teleponnya terputus, tuan Wilson pun mengatakn tujuannya pada sang sopir. Mobil pun melaju dengan kecepatan sedang, membelah keramaian ibukota di pagi hari ini.


Mobil yang dia tumpangi terua melaju dan arahnya menuju ke luar kota. Luar kota? Apa urusan pekerjaan? Entahlah.


Beberapa jam perjalanan, mobil pun akhirnya berbelok ke sebuah bangunan apartemen yang begitu mewah dan megah. Bisa di pastikan jika harga dari apartemen itu tidak main-main, pastilah sangat fantastis.


Tuan besar Wilson melangkah masuk ke apartemen itu, dia menggunakan akses card miliknya dan masuk ke salah satu apartemen termahal yang ada di gedung itu.

__ADS_1


Dia melepaskan jas yang melekat di tubuhnya, namun tiba-tiba saja dari arah belakang ada sebuah tangan yang melingkar di perutnya yang sedikit buncit itu.


"Aku sangat merindukanmu, mas. Sudah lama kamu tidak mengunjungiku, apa hanya aku yang merindukanmu, dan kau tidak?" tanyanya dengan nada yang begitu manja lita.


Tuan besar Wilson memegang tangan mulus itu dan menciumnya dengan lembut, kemudian berkata, "Tentu saja aku merindukanmu, tapi akhir-akhir ini aku punya banyak urusan. Aku tidak sempat mengunjungimu, aku sangat sibuk. Tapi aku selalu mengurimkan uang belanja untukmu, jadi jangan marah ok?"


"Tidak, aku tidak marah. Tapi aku sangat merindukanmu."


Tuan besar Wilson berbalik dan memandangi wajah cantik wanita yang kini berdiri di depannya. Wajah yang bahkan terlihat lebih muda dari pada anaknya, Raisa. Benar, dia adalah sugar babynya. Seorang mahasiswi yang menggantungkan hidup padanya, demi bisa hidup mewah tanpa bersusah payah.


Gadis itu meraba-raba dada tuan besar Wilson dengan begitu menggoda. Tubuh mungil dengan bibir tipis, kulit putih, dan mata yang indah itu, nampak begitu menggai*rahkan di mata tuan besar Wilson. Biasanya dia akan mengunjungi sugar babynya itu, setidaknya satu atau ua kali dalam seminggu. Tapi sudah hampir 1 bulan ini, pekerjaan dan masalahnya yang menumpuk, membuat dia tak sempat mengunjungi wanita ranjangnya itu.


Hasrat terpendam yang dia tahan selama satu bulan ini pun, di buat meluap hanya dengan sentuhan manja sugar babynya.


"Sheren, aku menginginkanmu." Tuan besar Wilson mulai meremas kedua bukit kembar gadis kecil itu dengan sedikit kasar.


"Ehmh... tapi aku butuh uang tambahan, mas. Aku harus membayar kuliahku, dan kemarin aku juga melihat tas terbaru, aku menginginkannya," ucapnya dengan suara yang terbata, karena menahan segala rasa yang dia terima dari jari jemari tuan besra Wilson.


"Apapun untukmu, sayang..." tuan besar Wilson mulai menciumi leher jenjang gadis kecil itu, meninggalkan jejak kemerahan di sana sini.


...**********...


...Ooh jadi gitu ya cara mainnya....😬...


...Dasar bapak-bapak nggak inget umur😤...


...Itu ceweknya lebih muda dari anak lo, woy😈...

__ADS_1


...Benar-benar bapak ama anak sama bae kelakuannya😌...


__ADS_2