
...Jangan lupa like, komen dan amunisinya ya guys ya... hari ini author mau begadang buat up sebanyak-banyaknya.🤣...
...Minta secangkir kopi untuk menemani pisang goreng boleh lah yaaa🙈💋💋...
...********...
Johan memiliki satu orang yang sangat dia percayai. Orang itu dulunya juga tangan kanan mendiang ibunya, tapi dia tetap berada di samping ayah angkat Johan dan berpura-pura berada di pihaknya. Namun sebenarnya dia mencari dan mengumpulkan bukti kejahatan ayah angkat Johan itu, entah itu bukti tentang pembunuhan ibu Johan juga tentang pemalsuan surat wasiat dan kesalahan-kesalahan lain yang bisa dia gunakan untuk menjatuhkan manusia biadab tak bermoral itu.
Sebelum Johan menyadari jika dia tetap berada di pihak mendiang ibunya, Johan juga sangat membenci dirinya. Karena di saat ibunya masih hidup, pria itu adalah orang yang paling ibunya percayai dan juga orang yang paling baik padanya. Tapi setelah kepergian sang ibu, pria itu justru berpaling dan berpihak pada ayah angkatnya.
Namun setelah pria itu menunjukkan daftar dan beberapa bukti kesalahan dan kejahatan ayah angkat Johan padanya, dia pun akhirnya percaya jika pria itu masih setia padanya. Dan hingga saat ini, orang itu masih berada di sisi ayah angkatnya dan menjadi tangan kanannya tanpa di ketahui jika dia adalah seorang mata-mata.
Pria inilah yang membantu Johan menyusun rencana balas dendam dan juga membantunya untuk mendapatkan informasi tentang semua pergerakan ayah angkatnya. Pria itu bernama Revan, pria yang berusia sepantaran dengan ibunya. Dia pernah bercerita pada Johan jika dia dan mendiang ibunya dulu adalah teman sekolah. Mereka sudah bersahabat sejak itu, dan hubungan mereka juga sangat baik hingga ibunya Johan memberikan Revan pekerjaan sebagai asisten pribadinya.
Tapi pria bernama Revan ini ternyata menyimpan perasaan yang lebih dari sekedar sahabat pada mendiang ibunya Revan, dia juga mengatakan hal itu dengan jujur saat mencoba meyakinkan Johan jika dia tak berkhianat.
Bahkan dia menunjukkan banyak sekali foto mendiang ibunya, yang terlihat jelas jika foto itu di ambil secara diam-diam. Dan hingga wanita yang dia cintai itu meninggalkan dunia ini, dia tak pernah berani menyatakan perasaannya. Menyesal? Itu pasti. Bahkan dia sangat-sangat menyesal saat itu. Menyesali dirinya yang pengecut dan tidak berani mengatakan perasaannya, hingga akhirnya wanita pujaannya itu di miliki oleh pria lain bahkan hingga dua kali.
__ADS_1
Benar, dua kali. Yang pertama adalah ayah kandung Johan yang juga adalah temannya sendiri. Dia dengan bodohnya hanya diam saja dan membiarkan temannya itu mendapatkan hati wanita pujaannya, hingga mereka menikah dan lahirlah Johan. Namun sayangnya beberapa bulan setelah kelahiran Johan, ayah kandung Johan mengalami sebuah kecelakaan beruntun yang mengerikan.
Ibu Johan saat itu benar-benar terpuruk, bahkan sempat menderita stress berat hingga akhirnya dialah yang mengurus Johan dan juga ibu Johan selama masa penyembuhannya. Namun bahkan setelah ibu Johan sembuh, dia masih tak memiliki keberanian untuk mengungkapkan perasaannya. Kenapa? Karena kasta. Dia merasa tempatnya dan ibu Johan tidaklah sama. Ibu Johan terlahir dari keluarga KSD alias kaya sejak dulu, sedangkan dia hanyalah pria yang lahir dari keluarga biasa.
Dia bisa masuk ke sekolah elite itu juga berkat otaknya yang cerdas. Dia mendapatkan beasiswa yang di danai oleh keluarga ibunya Johan dan membuatnya mengenal wanita itu dan hanya bisa menjadi pengagum rahasia berkedok sahabat. Dia cukup sadar diri. Menjadi temannya saja dia sudah sangat bahagia namun untuk bisa mengatakan isi hatinya pada wanita yang selalu ada di hatinya itu, dia tak mau. Dia takut hal itu justru akan merusak hubungan persahabatan mereka, dan membuatnya tak bisa lagi melihat wajah wanita tercintanya.
Karena itulah dia begitu marah saat tanpa sengaja dia mendengar percakapan antara ayah Johan dan ibu tirinya, yang saat itu bisa di katakan adalah seorang pelakor. Dia mendengar dua orang biadab itu membicarakan tentang rencana pernikahan mereka, karena rencana mereka untuk membunuh ibunya Johan dan merebut semua kekayaannya sudah berhasil.
Sejak saat itulah, dia bersumpah akan membalas kematian wanita yang sangat dia cintai itu. Dia berjanji akan menebus penyesalannya dengan mengembalikan semua yang seharusnya menjadi milik Johan. Dia tak pernah menginginkan imbalan apapun, dia hanya ingin Johan kembali ke tempatnya.
#Flashbak Off
"Apa kalian pernah berfikir jika suatu saat kalian akan berada dalam posisi ini? Apa kau pernah membantuku di saat aku kesusahan, Dimas?" tanya Johan dengan senyum meremehkan. Dia berjalan mendekati Dimas yang bahkan sudah bersumpah di lantai dan melanjutkan ucapannya, "Tidak! Kau bahkan ikut andil menyiksaku, Dimas. Kau, ibu ja*langmu dan ayah sialanmu itu memakan uang ibuku, tapi kalian justru menelantarkanku!" ucapnya dengan penuh penekanan.
Benar sekali, orang yang baru saja mengatakan dia adalah adik Johan itu tidak lain adalah si CEO boneka dari King Jewelry, Dimas Bruge.
"Dengar aku Dimas Mahesa! Kau bukanlah keturunan keluarga Bruge, dan ayahmu hanya seorang penjajah yang menjijikkan! Kalian tidak pantas menggunakan nama Bruge, di belakang nama kalian!"
__ADS_1
Johan segera menghubungi scurity untuk membawa pergi Dimas secara paksa, karena casanova gila itu tak juga mau beranjak pergi dari kantornya.
Dimas menatap tidak percaya pada Johan, yang dengan beraninya memanggil scurity untuk mengusirnya secara paksa. Hingga akhirnya pintu pun terbuka, dan membuat Dimas mengalihkan pandangannya pada dua scurity yang baru saja akan menyeretnya keluar.
"Jangan sentuh aku! Aku bisa jalan sendiri!" serunya. Kemudian dia beralih menatap Johan, "Lihat saja kau! Kau tidak akan memenangkan pertarungan ini! Ayah tidak akan membiarkannya!" ucapnya dengan tatapan nyalang pada Johan.
Namun Johan tak menampakkan ekspresi takut atau gentar sedikitpun. Dia justru menatap Dimas dengan tatapan merendahkan. Anak manja itu sudah merengek dan memohon padanya, padahal dia baru melakukan langkah besar pertamanya, benar-benar bodoh dan konyol!
Apa dia pikir dengan dia memohon, maka Johan akan melepaskan mereka? Tentu saja tidak! Dia akan menjatuhkan semua orang tidak tau diri itu, dan mengambil kembali semua miliknya.
Johan menengadahkan kepalanya, kemudian sebuah senyum manis yang begitu mempesona pun terukir di wajahnya.
"Ibu, sebentar lagi Johan akan mengambil kembali semuanya. Bantu Johan dari sana ibu, aku akan membuat mereka semua membayar kejahatan mereka pada kita, ibu." Johan bergumam lirih, hingga tanpa terasa kedua matanya mulai menghangat dan air mata mulai berkumpul di pelupuk matanya. Dan dengan sekali kedipan mata, air bening itu pun luruh begitu saja.
"Ibu, ibu akan segera memiliki seorang cucu. Apa ibu bahagia?"
...*********...
__ADS_1
...Ternyata oh ternyata Johan itu pemilik King Jewelry yang sah guys😯😯...
...Berjuanglah babang Johan, author akan mendukungmu. Biar Author bantu buat mereka kapok!😤...